Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

10 Jurusan Engineering yang Paling Dicari

Pasar kerja semakin ketat sekarang, padahal biaya pendidikan pun terus meningkat. Menghadapi realita ini, orang-orang yang berencana untuk melanjutkan studi mereka perlu lebih selektif lagi dalam memilih jenjang karir untuk ditapaki. Ini berlaku juga untuk para pemuda/i yang baru saja, atau hendak memulai kuliah mereka dan juga para dewasa muda yang hendak kembali bersekolah untuk meningkatkan prospek karir mereka.

Secara keseluruhan, gelar-gelar yang paling dicari oleh banyak perusahaan sekarang ini adalah yang mempersiapkan para murid dengan keterampilan teknis di lapangan nantinya. Mereka yang memiliki gelar di bidang Seni Liberal, atau Liberal Arts, mungkin akan mengalami persaingan ketat atau bahkan prospek yang lebih lesu, namun dengan gelar engineering saat ini, banyak lowongan kerja yang justru akan menanti mereka. Karenanya, kita perlu mengecek jurusan apa saja yang akan memiliki prospek karir dengan gaji terbesar.

1. Petroleum Engineering

Jika kamu tertarik dengan ilmu bumi, dan suka travelling, kamu boleh mempertimbangkan untuk masuk jurusan teknik perminyakan. Banyak yang tergiur untuk memilih jurusan ini karena prospeknya yang cerah. Bagaimana tidak? Jurusan ini adalah salah satu jurusan dengan penghasilan tertinggi. Di Amerika, lulusan dengan gelar S1 Teknik Perminyakan bisa menghasilkan $120,000 per tahun. Apalagi yang memegang gelar yang lebih tinggi plus mengambil spesialisasi.

Banyak juga yang masih ragu untuk mengambil jurusan teknik perminyakan, dengan pertimbangan persediaan minyak di dunia sudah menipis. Akan tetapi sebenarnya ini pemikiran yang kurang tepat. Karena justru dengan persediaan yang semakin menipis malah dibutuhkan lebih banyak sarjana teknik perminyakan untuk mencari sumber daya minyak. Dan hingga saat ini di Indonesia sendiri saja masih mampu memproduksi 800,000 barrel per hari. Jadi, memang tidak heran prospek kerja teknik perminyakan sangat menjanjikan, dan dikenal dengan sebutan “jurusan yang banyak duitnya”.

Karena petroleum atau minyak bumi merupakan kebutuhan primer yang merupakan sumber tenaga, mulai dari kendaraan sampai dengan sistem penghangat ataupun pendingin, prospek karir di bidang ini kemungkinan akan terus meningkat. Orang-orang dengan gelar di bidang petroleum engineering seringkali bekerja di perusahaan-perusahaan yang berkutat dalam minyak dan gas bumi.

2. Chemical Engineering

Teknik kimia merupakan ilmu teknik (rekayasa) mempelajari pemrosesan bahan mentah menjadi barang yang lebih berguna dan bernilai bisa berupa barang jadi ataupun barang setengah jadi.

Teknik Kimia diterapkan dalam perancangan dan pemeliharaan proses-proses kimia baik dalam skala kecil maupun dalam skala besar seperti pabrik perancangan dan perawatan proses kimia pada skala pabrik. Insinyur teknik kimia melakukan penelitian yang bertujuan untuk menemukan material dan teknik baru juga berhubungan dengan berbagai disiplin ilmu lain

Jurusan Engineering kedua di dalam daftar ini adalah jurusan teknis lainnya. Kisaran gaji bagi para chemical engineer dimulai dari sekitar $50,000 atau sekitar Rp 656.250.000,- dan saat mereka naik jabatan, gaji mereka akan terus naik. Mereka yang menyukai Kimia mungkin akan menyukai mengambil jurusan ini, yang merupakan sisi praktis dari bidang Kimia.

Rincian kerja seorang Chemical Engineers bervariasi, mulai dari mengembangkan teknologi dan proses terbaru untuk mengawasi prosedur keamanan untuk perusahaan ataupun pemerintah. Prospek karirnya pun kemungkinan masih akan terus menanjak.

3. Nuclear Engineering

Teknik nuklir adalah salah satu jurusan yang menawarkan gaji menggiurkan bagi lulusannya. Gaji pertama yang ditawarkan berkisar 67.700 dolar Amerika atau sekitar Rp86 juta lebih. Mereka bisa juga mengawasi pengoperasian suatu proyek untuk menjamin prosedur keamanan yang ada. Bahkan mungkin juga mereka akan mengembangkan teknologi yang dapat digunakan di bidang medis. Kisaran gaji untuk seorang nuclear engineer adalah $100,000 atau sekitar Rp 1.312.500.000,- Biasanya mereka dapat bekerja di dalam dan di luar negeri, seperti Pertamina, PLTN, BATAN, Batantek, perusahaan perminyakan swasta, BPPT, pertambangan, Kementerian Negara terutama pada bagian Kesehatan dan Energi, Cevron, PLN, dan berbagai pekerjaan yang lain.

Saat ini di Indonesia hanya ada satu program studi Teknik Nuklir, yaitu Program Studi Teknik Nuklir, Jurusan Teknik Fisika - Universitas Gadjah Mada (UGM). Sedangkan dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) sendiri memiliki sebuah perguruan tinggi kedinasan yang mencetak Sarjana Sains Terapan bidang nuklir. Namanya adalah STTN - BATAN (Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir). Kedua lembaga pendidikan tersebut berada di Yogyakarta.

Teknik nuklir adalah penerapan praktis bidang ilmu inti atom yang disarikan dari prinsip-prinsip fisika nuklir dan interaksi antara radiasi dan material. Pelajaran yang diajarkan di Teknik nuklir tak jauh-jauh dari matematika, bahasa Inggris, elektronika, gambar teknik yang rata-rata dikerjakan di ruang pratikum.

Meskipun energy nuklir tidaklah sering didiskusikan sebanyak petroleum, ini tetap merupakan bidang yang memerlukan banyak sekali kerja dan penelitian. Para nuclear engineer dapat melakukan penelitian untuk mengembangkan teknologi berbasis nuklir baik untuk kepentingan umum maupun swasta.

4. Electrical Engineering

Jurusan teknik lainnya yang bisa membuatmu langsung kaya tak lain adalah teknik elektro. Gaji fresh graduate 64.300 dolar Amerika atau Rp82 juta. Belajar teknik elektro maka kamu harus belajar kalkulus dan matriks yang sudah pernah dipelajari di SMA. Ditambah pengenalan dasar tentang komponen komponen elektronis dan pemrograman.

Universitas terbaik untuk jurusan ini ada di Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada dan Universitas Gunadarma, Jakarta.

Masuk ke perusahaan migas atau tambang. Biasanya anak elektro ngejar kesini, karena gajinya kalau dihitung dalam juta ada di kisaran dua digit.

Ini masih juga merupakan bidang yang cukup dicari, dan gaji profesi ini mencapai 5 digit di tahap awal, yang akan terus meningkat mencapai 6 digit saat mengalami kenaikan pangkat. Kalau dikurskan ke Rupiah tentu saja ini melebih 6 digit semua ya. Bidang ini mencakup banyak sekali jenis kerja dan juga perusahaan, karena listrik dan peralatan elektronik merupakan hal yang penting yang menyalakan banyak sekali peralatan dan proses listrik.

Beberapa spesialisasi dari profesi electrical engineer bisa mencakup gaya elektromagnet, pengintegrasian sirkuit, komputer digital dan pemrosesan sinyal. Banyak dari mereka yang bekerja untuk perusahaan yang memproduksi teknologi atau sistem yang digunakan di dunia bisnis.

5. Computer Engineering

Bagi anak-anak jurusan computer science, status komputer sudah melebihi level seorang pacar. Intensitas memegang komputer jauh lebih tinggi dibandingkan dengan aktifitas-aktifitas yang lain. Mereka bisa praktikum dari jam 8 sampai 5 sore. Malamnya diisi dengan “ngoding” sampai dini hari. Belum lagi yang kalau stress ngegame atau nonton video pakai laptop. Bah, komputer menjadi teman setia kapan saja dan dimana saja.

Tapi untunglah, mahasiswa komputer hanya perlu menghabiskan empat tahun untuk mendapat gelar sarjana. Jika ingin gelar master?hanya perlu tambah dua tahun lagi. Selepas itu, lulusan computer science dianggap telah sangat siap masuk ke dunia kerja. Kerja keras dan ketekunan mereka selama kuliah terbayar dengan banyaknya lapangan pekerjaan dan jumlah penghasilan yang bisa mereka peroleh. Kalau masalah harus “berduaan” dengan komputer lagi? Ah.. mereka sudah biasa.

Computer Engineering merupakan bidang yang mengkombinasikan aspek-aspek ilmu komputer dan elektronika. Karenanya, orang-orang yang mempelajari bidang ini seringkali perlu mengambil mata kuliah yang serupa dengan mereka yang juga mengambil jurusan electrical engineering ataupun ilmu komputer atau computer science.

Beberapa pekerjaan yang siap menjadi pilihan lulusan computer science cukup beragam. Mereka bisa bekerja di perusahaan yang telah establish, atau membangun software house sendiri.

Namun kerja para computer engineer akan lebih banyak berfokus dalam pengembangan piranti lunak dan keras dari komputer. Mereka bisa juga menciptakan desain komputer terbaru atau mikroprosesornya. Karenanya mereka seringkali bekerja di perusahaan yang memproduksi komputer dan juga yang bergantung pada teknologi untuk memproduksi produk-produk mereka.

6. Software Engineering

Program studi Software Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak) memberikan pengetahuan tentang prinsip dan teknik untuk mendesain perangkat lunak yang tepat guna, tangguh, dan mudah digunakan. Para mahasiswa akan mempelajari cara mendesain dan menganalisis algoritma dan pemrograman menggunakan struktur data yang efisien serta mengembangkan sistem operasi dan aplikasi berbasis web/mobile.

Bidang ini mencakup pengimplementasian prinsip-prinsip engineering ke dalam perangkat lunak, yang telah berevolusi dalam waktu yang sangatlah singkat. Software engineers mengembangkan dan memperbaiki perangkat lunak untuk banyak tujuan berbeda.

Meskipun jurusan ini berada di peringkat ke-10, kisaran gaji di tingkat awal dan tingkat menengah tidaklah jauh berbeda dengan gelar engineering lainnya di dalam daftar ini—mulai dari sekitar $50,000 atau Rp 656.125.000,- sampai dengan $90,000 atau Rp1.181.025.000,-

7. Industrial Engineering

Industrial engineering merupakan salah satu spesialisasi dalam bidang engineering yang berurusan tidak hanya dengan teknologi namun juga dengan orang-orang dan organisasi yang terlibat di dalamnya. Bidang ini berfokus pada penemun sistem yang paling efisien dan paling menguntungkan, serta proses terbaik yang dapat diemplementasikan ke dalam bisnis dan perusahaan lain.

Industrial engineering menggabungkan beberapa ilmu berbeda, termasuk juga ilmu manajemen, ergonomi, safety engineering, dan berbagai macam ilmu sosial lainnya. Ini merupakan gelar yang dapat mempersiapkan para lulusannya untuk jenjang karir yang berbeda-beda, termasuk juga kesehatan, keuangan, dan bidang lainnya yang ingin mengoptimalkan pengoperasian mereka. Berikut beberapa kisaran gaji yang diterima oleh seorang industrial engineer pada saat bekerja nantinya.

Cost Control Engineer

Secara umum, tugas seorang cost control engineer adalah membuat kalkulasi biaya, waktu dan tenaga yang diperlukan untuk menjalankan sebuah produksi. Seorang cost control engineer dengan pengalaman kerja 5 tahun, digaji minimal Rp15.000.000 per bulan.

Engineering Manager

Sesuai namanya, seorang engineering manager bertugas membuat rencana kerja dan mengatur sumber daya yang dibutuhkan para insinyur dalam sebuah proyek kerja. Engineer manager dengan pengalaman kerja 10 tahun, rata-rata mendapat gaji Rp35.000.000 per bulan.

Health Safety Environment Engineer

Tugas seorang health safety environment engineer adalah menganalisa lokasi dan prosedur kerja atas dampak keselamatan dan kesehatan kepada pekerja. Seseorang dengan jabatan ini minimal mendapat gaji Rp10.000.000 per bulan untuk pengalaman kerja 5 tahun.

8. Mechanical Engineering

Mechanical engineer berurusan dengan beberapa dari produk dan teknologi di dunia yang cukup umum digunakan. Ini mencakup juga peralatan medis, sistem penghangat dan pendingin, senjata, robot, sistem transportasi dan masih banyak lagi. Profesi ini seringkali berurusan dengan mendesain dan menguji banyak-banyak perkakas dan perangkat.

Di sini kamu tidak ngelakuin seperti bengkel dealer kendaraan bermotor. Lulusan teknik mesin dibutuhkan untuk merancang kendaraan bermotor. Mulai dari bodi,sasis, transmisi kendaraan hingga spesifikasi engine yang ingin dibuat. Semua itu bisa dipelajari apabila memilih program studi teknik mesin.

Mechanical engineer biasanya mengimplementasikan sistem mekanis dan penghangat ke berbagai sistem dan peralatan. Ini merupakan bidang yang muncul sejak adanya revolusi industri lebih dari 200 tahun yang lalu dan terus berkembang sampai ke masa sekarang.

9. Materials Science and Engineering

Ini merupakan bidang yang kurang terkenal apabila dibandingkan dengan cabang engineering lainnya, namun sebenarnya ini masihlah bidang engineering yang penting yang mencakup bidang kimia dan fisika. Bidang materials science and engineering mempelajari bahan dan keuntungan sebuah materi, terutama yang cukup umum digunakan di industri, seperti logam, plastik, tekstil, karet, gelas, dan juga komposit.

Para materials engineer dapat terlibat dalam forensic engineering yang seringkali berurusan dengan penyebab teknis dari kegagalan sebuah produk. Karena ini merupakan sesuatu yang penting bagi perusahaan demi menghindari tuntutan akan kasus kegagalan semacam ini, material engineer menjadi salah satu profesi yang banyak dicari.

10. Aerospace Engineering

Aerospace Engineering, yang juga dikenal dulunya sebagai aeronautical engineering, juga merupakan jurusan penuh prospek untuk para mahasiswa/i yang berkutat di bidang teknik. Bidang ini banyak berfokus di penelitian, desain dan pengujian pesawat luar angkasa dan pesawat lainnya.

Secara umum, jurusan ini terbagi dalam dua spesialisasi. Yang satu berurusan dengan pesawat terbang, dan satunya lagi dengan pesawat luar angkasa. Ini merupakan bidang yang tentunya akan terus berkembang di masa depan, karena ini merupakan teknologi yang penting untuk banyak-banyak industri, mulai dari industri transporasi sampai dengan militer.

Source : HotcoursesIndonesia

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

M. Afffandi

Politeknik Negeri Bengkalis

Riau-Indonesia

“"Dream, Plan, Do It"”