Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Prospek Kerja Anak Teknik Berdasarkan Jurusannya

Ada banyak tujuan orang kuliah. Ada yang ingin memperdalam ilmu yang mereka minati, ada yang karena tak punya tujuan lain, dan ada yang menganggap kuliah sebagai pijakan untuk meraih karier impian.

Fakultas Teknik terkenal sebagai fakultas yang menaungi beberapa jurusan dengan prospek kerja paling cerah di masa depan. Penasaran nggak sih kalian, sebenarnya ada jurusan apa aja yang bernaung di bawah bidang keteknikan? Apa benar jurusan-jurusan tersebut memiliki prospek kerja yang cerah di masa depan.

Well, bagi kamu yang baru lulus sekolah atau masih mempersiapkan untuk melanjutkan kuliah. Mendingan kamu-kamu sekalian pada tertarik untuk melanjutkan kuliah dijurusan teknik nantinya, cek pembahasan di bawah ini dulu yuk ! Jangan sampai alasan kamu masuk teknik agar terlihat keren atau bahkan biar dapat gebetan. Hehehe tentu tidak pastinya.

1. Teknik Elektro

Teknik elektro merupakan ilmu teknik yang mempelajari sifat-sifat elektron yang kita kenal sebagai listrik. Mahasiswa Teknik Elektro aplikasi dan pemanfaatan listrik dalam kehidupan sehari-hari, serta teknologi yang terkait. Cakupan teknik elektro sangat luas, mulai dari sumber pembangkit tenaga listrik, sistem jaringan distribusi, sampai pada pemanfaatannya oleh pengguna akhir. Teknik Elektro pun dipecah menjadi beberapa konsentrasi, seperti teknik elektronika, teknik listrik, teknik instrumentasi, sampai teknik komputer dan telekomunikasi.

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, jurusan teknik elektro juga semakin relevan. Prospek kerja yang terkait dengan bidang Teknik Elektro pun bisa dibilang cukup mumpuni seperti: Dosen, pegawai negeri, BUMN, teknisi telekomunikasi, teknisi radar, sonar, dan navigasi; spesialis network system, hingga ahli robotik.

2. Teknik Mesin

Pada program studi Teknik Mesin, kamu akan mempelajari prinsip-prinsip fisika yang kemudian diimplementasikan pada analisis, desain, manufaktur, dan pemeliharaan mesin. Oleh karena itu, sebagai mahasiswa teknik mesin, kamu harus memperdalam kemampuan pada beberapa cabang ilmu teknik mesin, seperti mekanika, kinematika, teknik material, dan termodinamika.

Apabila kamu menyukai mesin dan hal-hal yang berkaitan dengan teknik, kamu bisa memilih jurusan Teknik Mesin. Keunggulan dari Teknik Mesin adalah, lulusannya dibutuhkan oleh berbagai macam industri mulai dari manufaktur, teknologi, pertambangan, hingga otomotif.

3. Teknik Industri

Urusan Teknik Industri secara garis besar mempelajari tentang proses industri baik dari sisi manajemen ataupun teknik. Teknik Industri berfokus kepada perancangan, peningkatan, dan pemasangan sistem terintegrasi yang membutuhkan peran manusia, material, peralatan dan energi. Jadi, nggak cuma kamu hanya belajar mengenai seluk-beluk sebuah mesin manufaktur, kamu juga akan mempelajari sistem manajemen sebuah industri khususnya manufaktur.

Teknik Industri mempunyai prospek yang bagus. Ketersediaan lapangan kerja sangat luas, dari industri kecil sampai industri besar. Para lulusan teknik industri bisa mengambil peran beberapa fungsi seperti divisi spesialisasi teknik industri, divisi produksi, divisi engineering, divisi perencanaan biaya, bahkan divisi HRD.

4. Teknik Sipil

Program studi Teknik Sipil mempelajari proses merancang, membangun, serta merenovasi, tidak hanya bangunan gedung, tapi juga infrastruktur jalan, jembatan, bendungan, dan infrastruktur lainnya. Mempelajari ilmu Teknik Sipil, kamu akan memahami unsur-unsur bangunan seperti beton, baja, aspal, dan lain-lain. Kamu juga akan memahami bagaimana perancangan struktur bangunan yang kuat, layak, dan efisien.

Teknik sipil menjadi salah satu program studi yang punya peran penting dalam perkembangan suatu negara, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan ekonomi. Sebagai negara berkembang, Indonesia sedang gencar melakukan pembangunan infrastruktur di mana-mana. Karenanya, para ahli di bidang Teknik Sipil akan sangat di butuhkan untuk menyukseskan pembangunan. Jika berhasil lulus dari jurusan Teknik Sipil, kamu bisa bekerja di berbagai perusahaan properti, konstruksi, atau pengembang. Peluang kerja lulusan Teknik Sipil juga terbuka lebar di instansi pemerintah seperti di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Perencanaan Nasional (BPN), dan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi.

5. Teknik Perminyakan

Teknik Perminyakan mempelajari tentang penambangan fluida, yaitu berupa minyak bumi, gas alam, dan panas bumi. Aspek yang dipelajari antara lain adalah teknik reservoir, pengeboran, produksi, hingga manajemen perekonomian minyak dan gas (migas). Nggak cuma belajar tentang eksplorasi, eksploitasi, dan cara pengolahan minyaknya saja, mahasiswa program studi Teknik Perminyakan dituntut untuk inovatif dalam menemukan teknik yang lebih efisien dalam eksplorasi, eksploitasi dan pengolahannya, dan dalam menghasilkan energi dengan tingkat emisi rendah.

Prospek kerja jurusan Teknik Perminyakan terkenal sangat menjanjikan, karena nggak dipungkiri sumber daya minyak merupakan salah satu sumber daya alam yang paling bernilai. Para lulusannya dapat berkarir di berbagai perusahaan sektor migas nasional dan internasional seperti Pertamina, Chevron, Medco, Total dan sebagainya, atau bekerja di bidang pemerintahan seperti Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Dunia perbankan dan asuransi ternyata juga membutuhkan lulusan Teknik Perminyakan sebagai tenaga analis resiko terhadap kredit/klaim yang diajukan dalam kegiatan eksploitasi migas.

6. Arsitektur

Arsitektur merupakan jurusan di bidang teknik yang unik, karena nggak hanya mengajarkan hal-hal yang bersifat teknis dari sebuah bangunan tapi juga memperhatikan sisi seni dan estetikanya. Para mahasiswa di program studi Arsitektur mempelajari desain dan rancangan konstruksi bangunan. Arsitektur lebih cenderung menuangkan ide, konsep, dan desain di atas kertas, sedangkan realisasi pembangunannya akan dikerjakan oleh Teknik Sipil. Dalam mendalami arsitektur, para mahasiswa harus mempelajari kekuatan bangunan (firmitas), estetika atau keindahan bangunan (venustas), dan fungsi bangunan (utilitas).

Profesi arsitek sendiri mempunyai prospek yang bagus. Hampir semua perusahaan properti dan konstruksi pasti menggunakan jasa arsitek. Tren properti yang masih melaju kencang menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap tenaga arsitek masih tinggi.

7. Teknik Nuklir

Program studi Teknik Nuklir adalah sebuah program studi yang mempelajari ilmu inti atom dengan menggunakan prinsip-prinsip Fisika Nuklir dan interaksi antara radiasi dan material sebagai dasarnya. Subyek pembelajaran bidang teknik ini meliputi perancangan, pengembangan, percobaan, pengoperasian dan perawatan sistem dan komponen fisi nuklir, seperti reaktor nuklir, PLTN, dan senjata nuklir. Teknik Nuklir juga dipergunakan dalam aplikasi nuklir pada kedokteran seperti radioterapi dan radiodiagnosis. Program studi ini memiliki dua peminatan yaitu Teknologi Reaktor Nuklir dan Teknologi Proses Reaktor

Untuk prospek kerjanya sendiri, jurusan Teknik Nuklir terbilang cukup mumpuni. Nuklir digadang-gadang sebagai sumber energi menjanjikan di masa depan, dan untuk mengembangkannya secara aman dan efektif dibutuhkan tenaga ahli di bidang Teknik Nuklir. Perusahaan pertambangan, perminyakan, dan yang perusahaan yang bergerak di bidang energi sangat membutuhkan tenaga ahli nuklir, seperti Pertamina, PLN, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Kementerian ESDM, dan sebagainya.

8. Teknik Lingkungan

Para mahasiswa Teknik Lingkungan akan belajar tentang bagaimana menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas penyakit dengan teknik dan teknologi. Ruang lingkup jurusan ini adalah konservasi sumber daya air, pengelolaan kesehatan lingkungan, upaya pengendalian pencemaran, pengolahan limbah, plumbing/perpipaan, sistem drainase, hingga pengendalian dan pencemaran udara.

Seorang lulusan Teknik Lingkungan biasanya akan bekerja di industri-industri yang bergerak di bidangpetrokimia, pertambangan, minyak dan lain sebagainya. Beberapa contoh perusahaan yang kerap membutuhkan lulusan Teknik Lingkungan antara lain PT Pertamina, Krakatau Steel, PT Unilever, Total, Kimia Farma, Chevron, Biofarma, Aneka Tambang.

9. Teknik Kelautan

Teknik Kelautan adalah sebuah program studi untuk para mahasiswa yang ingin mempelajari rekayasa kelautan. Program studi ini sama sekali tidak berhubungan dengan biota dan jenis-jenis hewan di laut, melainkan mempelajari bangunan dan struktur yang berhubungan dengan laut.Selain itu, Teknik Kelautan juga mempelajari teknik perkapalan dan manajemen sumber daya kelautan

Lulusan Teknik Kelautan tentu keahliannya sangat dibutuhkan oleh banyak industri, terutama jika industri tersebut punya hubungan erat dengan laut. Misal PLN ingin membangun pembangkit tenaga gelombang laut, atau Pertamina ingin mendirikan pengeboran lepas pantai, mereka pasti membutuhkan tenaga ahli teknik kelautan.

10. Aeronautika dan Astronautika (Teknik Penerbangan)

Program studi Aeronautika atau yang kerap disebut Teknik Penerbangan memberikan pengetahuan terkait kedirgantaraan mencakup perancangan, pembuatan dan pengoperasian pesawat dan wahana antariksa lainnya. Intinya program studi ini mempelajari ilmu keteknikan pesawat. Aeronautika berkaitan dengan segala aspek penerbangan di dalam atmosfer Bumi seperti pesawat komersil, helikopter, pesawat militer. Sedangkan Astronautika berkaitan dengan aspek penerbangan di luar atmosfer Bumi seperti roket dan satelit

Perkembangan transportasi udara sangat cepat, namun Indonesia sendiri masih belum menunjukkan taringnya dalam bidang ini. Industri penerbangan smembutuhkan tenaga ahli yang mampu menciptakan dan mengembangkan teknologi penerbangan yang lebih canggih. Lulusan Aeronautika dan Astronautika dibutuhkan di industri manufaktur (Dirgantara Indonesia), Industri jasa perawatan pesawat (GMF AeroAsia, Merpati Maintenance Facilites), maskapai penerbangan, industri telekomunikasi, dan Departemen Perhubungan Udara

11. Teknik Informatika

Teknik Informatika mempelajari dan menerapkan prinsip-prinsip ilmu komputer dan analisa matematis untuk desain, pengembangan, pengujian, dan evaluasi perangkat lunak, sistem operasi dan kerja komputer. Pada prodi ini akan diajarkan mulai dari menghasilkan ide kreatif, kemudian merealisasikan ide tersebut, memecah fungsi-fungsi, dan menciptakan struktur instruksi yang sangat detil dalam bahasa pemrograman untuk mengajarkan komputer apa saja yang harus dilakukan.

Jadi, Teknik Informatika bukan sebuah jurusan yang mempelajari gimana caranya benerin komputer yang rusak ya, gaes. Di jurusan ini kamu akan mempelajari banyaaaak banget waktu kamu untuk mengulik bahasa pemrograman, so salah satu kemampuan yang penting kamu asah sebelum memilih untuk masuk jurusan ini adalah matematika dan logika. Beragam kode yang harus kamu susun untuk membuat sebuah program pastinya membutuhkan penalaran logika yang mumpuni.

Prospek kerja Teknik Informatika di masa depan sangat sangat cerah. Gimana nggak? Semua aspek kehidupan sekarang, pasti melibatkan penggunaan teknologi—dan ini pastinya membutuhkan banyak tenaga ahli di bidang Teknik Informatika.

Menurut Bureau of Labor and Statistic(BLS), bidang Informatika adalah salah satu profesi yang akan tumbuh sangat pesat antara 2014-2024 dengan tingkat pertumbuhan rata-rata sebesar 12%, diatas rata-rata bidang profesi pada umumnya. Lulusan Teknik Informatika bisa bekerja di hampir semua lembaga mulai dari instansi pemerintah, perusahaan swasta, BUMN, hingga start-up dan software house sendiri.

Nih, beberapa bidang pekerjaan yang umumnya dimasuki oleh lulusan Teknik Informatika yaitu Engineer, Developer Software/Aplikasi, Analisis IT, Konsultan IT, Arsitek Jaringan Komputer, Ahli Cyber Security, dan Web Developer.

12. Teknik Planologi

Teknik Planologi adalah disiplin ilmu yang mendalami mengenai ruang, kota, perkotaan, wilayah hingga komponen-komponen yang ada didalamnya sebagai unsur penyusunnya. Planologi merupakan ilmu yang sangat kompleks karena mempelajari berbagai disiplin ilmu lainnya seperti geografi, geologi, ekonomi, hingga ilmu sosial bahkan Planologi dapat dikaitkan terhadap ilmu teknologi.

Setelah lulus, mahasiswa teknik Planologi seperti di lembaga-lembaga pembangunan, kerja lapangan dan penelitian, atau bahkan bekerja sebagai konsultan dalam industri konstruksi. Ada juga banyak lembaga pemerintah yang mencari lulusan dari Jurusan Planologi untuk bekerja dalam bidang jasa kepedulian sosial serta sektor perumahan hingga ekonomi dari pemerintah. Kesempatan pekerjaan juga banyak sektor lain seperti Bisnis, Keuangan, Sumber Daya Manusia dan bahkan di sektor Hukum dan Politik.

13. Teknik Pertanian

Teknik Pertanian ialah suatu disiplin ilmu yang mengkaji tentang ilmu pertanian melalui pendekatan keteknikan/rekayasa dengan melakukan transformasi sumberdaya alam secara efisien serta efektif buat kebutuhan manusia. Ilmu Teknik Pertanian menitikberatkan di beberapa disiplin keilmuan antara lain ialah dasar perencanaan, perancangan, pengembangan, penilaian dan  penerapan unsur-unsur kesatuan sistem produksi seperti insan, mesin serta alat-alat, serta asal daya pertanian.

Cakupan bidang Teknik Pertanian tidak terbatas pada penggunaan traktor, sistem pengairan dan  pengolahan yang akan terjadi pertanian saja, akan tetapi pada seluruh proses serta berbagai aspek pada budidaya tanaman juga ternak dan  proses pengolahan hasilnya. Bidang-bidang yang termasuk dalam cakupan Teknik Pertanian merupakan teknik budidaya pertanian, teknik asal daya alam pertanian, teknik proses hasil pertanian/pangan, energi dan  listrik pertanian, perbengkelan serta instrumentasi pada bidang pertanian, sistem serta manajemen keteknikan pertanian, bangunan pertanian dan  lingkungan.

setelah lulus, mahasiswa Teknik Pertanian dapat bekerja di Perusahaan Partikelir (PT. Kubota Tractor, PT. Astra, PT. Perkebunan Nusantara, Nestle, Arnott, Sriboga Raturaya, serta beberapa perusahaan lainnya yg berkecimpung pada bidang Teknik Pertanian, pangan serta agroindustri)  dan Instansi pemerintah, perguruan tinggi maupun swasta (Departemen Pertanian, Departemen Pemukiman dan  Prasarana daerah, Departemen energi Kerja serta Transmigrasi, Departemen Kehutanan, Departemen pada Negeri, Dapartemen Perindustrian dan  Perdagangan, forum Penelitian dan  Pengembangan. Sedangkan pada perguruan tinggi, lulusan Teknik Pertanian bisa berprofesi menjadi dosen juga peneliti di PTN maupun swasta)

14. Teknik Kimia

Teknik kimia dan material adalah cabang dari ilmu teknik, yang mempelajari cara memproses bahan baku dan bahan kimia menjadi barang yang lebih berguna.

Teknik kimia dan material menerapkan prinsip-prinsip kimia, biologi, fisika dan matematika untuk menyelesaikan berbagai masalah dan tantangam yang dihadapi dalam proses produksi kimia, bahan bakar, obat-obatan, makanan dan produk lainnya.

Setelah lulus, mahasiswa teknik kimia dan material dapat bekerja di industri produksi energi, elektronik, makanan, tekstil dan kertas. Mereka perlu mengerti secara menyeluruh dampak proses manufaktur terhadap lingkungan sekitar, serta keamanan kerja dan keamanan produk bagi konsumen.

15. Teknik Pertambangan

Teknik Pertambangan adalah salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari bahan galian/sumberdaya mineral, minyak, gas bumi, dan batubara. Kegiatan pertambangan dapat melingkupi berbagai kegiatan  mulai dari penyelidikan umum (propeksi), eksplorasi, penambangan (eksploitasi), pemrosesan (pengolahan dan pemurnian), pengangkutan, hingga pemasaran.

Hampir semua barang yang kita gunakan pada saat ini, sebagian atau seluruhnya dibuat dengan bahan tambang. Mulai dari perlengkapan dapur seperti pisau, sendok, garpu, panci, hingga kendaraan yang kita gunakan dibuat menggunakan bahan tambang. Dengan demikian, jurusan ini tidak akan kehilangan daya tariknya hingga berabad-abad mendatang. Berikut ini adalah beberapa prospek kerja bagi lulusan jurusan teknik pertambangan yaitu : Wiraswasta, Perusahaan Pertambangan Swasta, Badan Usaha Milik Negara dan Instansi Pemerintahan

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

M. Afffandi

Politeknik Negeri Bengkalis

Riau-Indonesia

“"Dream, Plan, Do It"”