Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Kenalan dengan Alvin, Seorang Game Developer Muda Usia 12 tahun !!!

Anak kecil bisa membuat game sendiri. Sosok Alvin Gunawan Sutanto baru berusia 12 tahun. Namun pengembang game anak dari Surabaya ini memang sudah membuat game sejak dua tahun lalu saat masih di sekolah dasar kelas 5. Sekarang Alvin - begitu dia dipanggil - baru saja memulai kelas sekolah menengahnya di Santa Clara Surabaya.

Awalnya, Alvin hanya suka bermain game, tepatnya Mobile Legend. Dia merasa kecanduan untuk waktu yang lama dan menyadari, "Itu tidak baik. Beli ini untuk bermain game, uang habis. Meskipun sebenarnya game yang saya buat, dapat menghasilkan uang. Bagaimana cara membuat game?"

Sang ayah yang juga seorang pengembang Android dan web, memiliki ide cemerlang. Dia mengajak Alvin untuk mulai belajar permainan dalam Dicoding. Bagi Alvin, memang sosok inspirasinya adalah ayah ini. Dia pertama kali belajar di Dicoding, tepatnya di kelas Menjadi Ahli Pengembang Android.

Membuat Game "Bubble Pop"

Melalui kelas lama Dicoding "Membuat Game menggunakan HTML 5," Alvin menerbitkan game pertamanya yang disebut "Bubble Pop" di playstore. Dalam permainan ini, pemain harus menekan gelembung hingga 100 kali.

Game ini dia perlobakan dengan ayahnya. di Indonesia Next App di Surabaya, kompetisi tingkat nasional. Pada foto di bawah ini, tampak Alvin dan Papa (kiri) ditanya oleh peserta lain yang penasaran, "Kok bisa anak kecil bisa bikin game?!"

Setelah membuat game Bubble Pop, Alvin lebih bertekad untuk menjadikan hobinya di dunia game serius. Dia terus mengambil kelas ke Beginner Game Developers dan Menjadi Ahli Pengembang 2 Construct. Sekarang hanya beberapa pengiriman yang tersisa untuk diselesaikan. Targetnya adalah untuk lulus sebelum Agustus 2019.

“Belajar game di Dicoding itu gampang. Buat saya yang passionnya itu memang bikin game, materinya mudah dipahami!

(Alvin Gunawan Sutanto)

Bagaimana ia membagi waktunya? Alvin menggunakan waktunya dengan cermat saat malam. Setiap hari, ia disiplin menggunakan waktunya, satu (1) jam sebelum tidur, untuk belajar di platform Dicoding.

Mimpi Pengembang Game Anak

Ia ingin terus membuat game multiplayer dan casual dengan serius. Karena alasan ini, ia terus fokus mempelajari cara menggunakan struktur mesin, meskipun ia "belajar menggunakan komputer Papa lama." Alvin!

Alvin, yang suka menyanyi paduan suara dan bermain bulu tangkis, mengakui, "Senang belajar membuat game. Ini hasrat saya!"

Ketika ditanya apa yang membuatnya bersemangat, katanya

"Niat, passion, belajar, banyak latihan. Anak kecil juga bisa (pengembang game)!"

(Alvin Gunawan Sutanto, Game Developer Anak-Anak).

Menutup pembicaraan sore itu, kisah Alvin meninggalkan pesan. Tidak peduli berapa usia Anda, siapa pun dapat membuat game atau aplikasi. Antusiasme Alvin, kesempatan Anda untuk menjadi pengembang game profesional, terbuka lebar!

sumber :  https://blog.dicoding.com/game-developer-anak-usia-12-tahun/ 

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

BISMA VERDYA ADHIKA

Bogor Agricultural University

Madiun

“menjadi manusia yang berguna dimanapun saya berada”