Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

5 Negara Penghasil Minyak Terbanyak di Dunia

Minyak menjadi kebutuhan kita sampai saat ini, bahkan seluruh dunia. Untuk bisa memenuhi kebutuhan tersebut perlu ada negara yang mampu memproduksi minyak dalam jumlah besar

Minyak merupakan sumber energi fosil yang masih digunakan sampai sekarang ini. Mayoritas konsumen di dunia menggunakan minyak sebagai sumber energi. Setiap tahun kebutuhan minyak semakin banyak sehingga harga minyak naik karena meningkatnya kebutuhan.

Pada tahun 2018, organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) menyatakan bahwa pasokan minyak dunia meningkat sebesar 490.000 barel per hari (bpd) dengan total lebih dari 80 juta barel per hari. Peningkatan ini menunjukan hasil dari peningkatan produksi minyak di negara OPEC.

1. Amerika Serikat

npr.org

Amerika Serikat menghasilkan minyak sebanyak 17,87 juta barel per hari. Produksi ini mengalami menyumbang sebesar 18% dari total kebutuhan dunia. Ini menunjukan jika Amerika Serikat berada di posisi puncak selama enam tahun terakhir.

Sebagian besar produksi minyak di Amerika Serikat mengalami peningkatan yang disebabkan oleh fracking formasi serpih di Texas dan North Dakota. Sebelum memimpin klasemen, Amerika Serikat berada di bawah Rusia dan Arab Saudi dalam jumlah produksi minyak terbanyak di dunia,

2. Arab Saudi

voanews.com

Sebanyak 12,42  juta barel per hari berhasil diproduksi oleh Arab Saudi. Jumlah tersebut mewakili 12% produksi dunia. Menurut OPEC, Arab Saudi memiliki stok cadangan minyak seluruh dunia sebanyak 18 persen.

Berdasarkan data dari The World Factbook, minyak bumi menyumbang PDB Arab Saudi sebanyak 42% dari total keseluruhan, 87% dari APBN dan 90% berasal dari pendapatan ekspor. Sumber minyak Arab Saudi terletak di Ghawar, Safaniya, Khurais, Manifa, Shaybah, Qatif, Khursaniyah, Zuluf, dan Abqaiq.

3, Rusia

voanews.com

Pada tahun 2018, Rusia menyumbang sebesar 11% dari total produksi dunia sebanyak 11,4 juta barel per hari. Sebagian besar produksi minyak Rusia terletak di ladang Priobskoye dan Samotlor di Siberia Barat. Sedangkan daerah utama produksi minyak tterdapat di Siberia Barat, Volga-Ural, Krasnoyarsk, Sakhalin, Republik Komi, Arkhangelsk, Irkutsk, dan Yakutiya.

Setelah jatuhnya Uni Soviet, industri minyak Rusia diprivatisasi, namun setelah beberapa tahun kemudian diambil alih oleh negara sehingga mereka punya "Pertamina" sendiri. Nama-nama perusahaan minyak yang ternama di Rusia ialah Rosneft, Surgutneftegaz, Gazprom Neft, dan Tatneft.

4. Kanada

thepienews.com

Kanada memproduksi 5% kebutuhan minyak di seluruh dunia dengan jumlah 5,27 juta barel per hari pada tahun 2018. Berdasarkan EIA International Energy tahun 2019, Kanada berpotensi melipatgandakan hingga 126% pada tahun 2050, prediksi ini berpotensi mengungguli negara penghasil minyak lainnya, khususnya yang bergabung dengan OPEC.

Penambahan jumlah produksi diprediksi berasal dari produksi pasir minyak, dengan mengekstraksi minyak mentah. Tentu ada biaya yang dikeluarkan untuk melakukan proses ekstraksi minyak mentah. Untuk sumber produksi minyak di Kanada berasal dari pasir minyak Alberta, Sedimentary Basin Kanada Barat, dan ladang lepas pantai Atlantik.

5. China

oversixty.com.au

China mampu memproduksi minyak sebanyak 4,82 juta barel per hari pada tahun 2018, dan menyumbang 5% produsen minyak di seluruh dunia. Walau mampu memproduksi minyak sendiri, negara ini tetap impor minyak untuk memenuhi kebutuhan minyak sebanyak 12,79 juta barel per hari pada beberapa tahun lalu silam.

Daerah timur laut dan utara tengah di China merupakan area produksi minyak, salah satunya berada di Daqing sudah dieksploitasi sejak tahun 1960an, namun produksi ladang terus meningkat, dan perusahaan mulai berinvestasi pada teknik peningkatan pemulihan minyak (EOR), seperti polimer dan aliran banjir dan injeksi air untuk mengimbangi penurunan produksi.

Kelima negara tersebut hingga sekarang masih menjadi produsen minyak terbesar di dunia saat ini. Namun karena pandemi, kebutuhan minyak jadi lesu dan harga pasar menjadi fluktuatif.

Sumber : gineersnow.com | investopedia.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”