Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

7 Bahasa Pemrograman Paling Populer dan Banyak Dicari di Seluruh Dunia

Modal uta,a menjadi programmer adalah mengerti tentang bahasa pemrograman. Tetapi bahasa pemrograman di dunia ini banyak sekali. Biar lebih mudah, belajar saja bahasa pemrograman yang paling populer di dunia.

Dewasa ini kebutuhan programmer semakin banyak, khususnya yang bergerak di bidang digital. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya lembaga yang menawarkan pelatihan pemrograman bersertifikat. Sebagai informasi, Amerika Serikat membuka 7.000 lowongan untuk programmer, sedangkan China mencapai 12.000 lowongan pada tahun 2019.

Kebutuhan programmer juga harus dibarengi dengan skill bahasa pemrograman. Pasalnya setiap perusahaan nggak menggunakan bahasa yang sama. Cara mudah mengetahuinya adalah dengan melihat lowongan. Tetapi sayang waktumu untuk nyari seluruh lowongan sepanjang hari. Kembali lagi, skill coding yang dicari sangat bergantung kepada perusahaannya.

Jika kamu masih ingin tahu bahasa apa yang paling banyak dibutuhkan oleh programmer? Baiklah, berikut adalah daftar kebutuhan bahasa pemrograman di seluruh dunia menurut hired.com.

1. Go

mitrais.com

Go atau Golang merupakan bahasa pemrograman yang dibuat oleh dua karyawan  Google bernama Rob Pike dan Ken Thompson pada tahun 2012. Bahasa pemrograman ini lahir awalnya dibuat untuk memenuhi kebutuhan Google.

Kelebihan dari Go adalah adanya memiliki fitur sederhana dan dirancang untuk produktivitas Phyton dan power of C. Sudah banyak perusahaan di Silicon Valley memakai bahasa ini, terlebih yang sangat bergantung pada sistem terdistribusi.

Dramatisnya, Go menjadi populer karena fitur-fiturnya yang tersedia. Kebanyakan permintaan bahasa  Go berada pada proyek IoT, pengembangan cloud-native, komputasi serverless, dan komputasi sistem. Walau pasarnya GO sangat sedikit tapi diprediksi permintaannya semakin pesat.

2. Ruby

geeksforgeeks.org

Yukihiro Matsumoto adalah ahli komputer dari Jepang yang menjadi otak dibalik pembuatan Ruby. Ruby pertama kali digunakan pada tahun 1990an. Oleh Yukihiro, Ruby diberi julukan sebagai "Bahasa Scripting Berorientasi Objek". Twitter, GitHub dan Airbnb adalah sebagian proyek yang dikerjakan dengan menggunaknan Ruby.

Ruby memiliki banyak kelebihan yaitu bahasa pemrograman yang sangat dinamis , berorientasi objek, fungsional, garbage-collected dan ringkas. Bersifat open source, memiliki komunitas yang besar dan memiliki sintaks yang sederhana menjadikan Ruby banyak dipakai. Bahasa ini merupakan bahasa pemrograman yang dynamically typed, multi-paradigma tingkat tinggi dan dapat diimplementasikan dalam C serta menawarkan pengumpulan sampah bagi pengguna.

Programmer yang menguasai bahasa Ruby bisa mendapatkan gaji tinggi dengan minim pengalaman. Keahlian ini lebih banyak berfokus pada pembuatan database, libraries dan logika pembentukan aplikasi.

3. JavaScript

educba.com

JavaScript lahir karena permintaan proyek oleh Netspace dan dibuat oleh Brenden Eich. Tujuan pembuatannya adalah untuk membuat bahasa pemrograman untuk browser-nya. Sayang pada awal kemunculan, JavaScript dikritik karena desain yang buruk dan minim fitur menarik.

JavaScript sangat digemari oleh klien karena sangat cepat, bisa running lewat browser dan menawarkan situs interface yang lebih kaya. Terlebih lagi memiliki fleksibilitas,  mudah bagi bahasa pemrograman web dan terus dikembangakan supaya menyesuaikan dengan iklim teknologi.

Pengembangan web, pengembangan backend, pengembangan mobile, server computing, dan game browser adalah ranah yang dikerjakan dengan memakai JavaScript. Dan pilihan karir ini sangat cocok bagi yang berminat pada pengembangan web.

4. PHP

ilearnsda.com

Bahasa PHP lahir dari sebuah proyek sampingan yang dilakukan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 90an, yang menciptakan PHP sebagai binari Common Gateway Interface yang ditulis dalam C agar aplikasi web lebih dinamis. Seiring berjalannya waktu, fungsi-fungsi baru telah ditambahkan, menjadikan PHP semakin populer hingga saat ini.

Kelebihan dari bahasa PHP adalah dimanis untuk pengembangan web dari sisi server. Serta menjadi bahasa pemrograman backend yang terpopuler dan mudah untuk dipelajari. Facebook dan WordPress menggunakan bahasa PHP sebagai ke dalam web mereka. .

Karena mudah dipelajari, banyak pengembang server-side web, penciptaan sistem CMS, dan pengembangan standalone web application menggunakan bahasa ini. Dan sangat cocok bagi yang ingin meniti karier di bidang coding.

5. C ++

geeksforgeeks.org

Bahasa C++ dibuat oleh Dennis Ritchie yang adalah perpanjangan dari bahasa C yang dibuat oleh Bjarne Stroustrup. Dennis Ritchie pernah berkerja dengan Bjarne Stroustrup  di Bell Lab pada tahun 1970an. Yang membedakan bahasa C dengan C++ adalah fitur C++ berorientasi objek. Tetapi sekarang C++ sudah menjadi multi paradigma, dengan tujuan lebih umum.

Bahasa C++ mendapat julukan bread and butter of programming karena merupakan dasar dari sistem operasi tingkat rendah, sistem file dan lainnya. Kelebihan dari C++ adalah bahasa yang cocok dipelajari untuk pemula seperti Phyron dan Java.

Pelaku industri pengembangan game, IoT dan Sistem real-tme, pengembangan robot Software, dan pemrograman sistem cendeurng menggunakna C++ sebagai bahasa pemrograman. Dan mengingat C++ punya banyak saingan, penitng juga untuk mempelajari bahasa lain selain C++.

6. Java

fossbytes.com

Java lahir karena pada pada saat itu sebagian aplikasi bisnis menggunakan bahasa pemrograman C++ di tahun 90an. Orang yang menciptakan Java adalah James Gosling. Tujuan dari pembuatan Java adalah untuk menghilangkan halangan untuk pengembangan aplikasi bisnis, membuat akses lebih mudah dan layak digunakan.

Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek lebih sederhana, serta mendukung pemrograman multi-threading. Bahasa ini menjadi salah satu yang paling terpercaya untuk pembuatan aplikasi tingkat perusahaan. Sangat menarik untuk bisnis besar, backward juga kompatibel.

Aplikasi yang menggunakan pemrogaram java banyak terdapat pada perangkat komputer, laptop, konsol dan sistem navigasi mobil. Walau mengalami penuruan popularitas, Java masih menjadi salah satu bahasa yang masih populer sampai saat ini.

7. Phyton

ictslab.com

Phyton lahir dari sebuah proyek iseng Guido van Rossum, seorang programmer asal Belanda pada tahun 1989. Tujuannya membuat Phyton adalah membuat bahasa yang sederhana, mudah digunakan serta dibaca orang, tetapi juga harus kuat. Sebagai informasi, nama Phyton terinspirasi dari acara TV bernama Monty Python Flying Circus.

Phyton banyak digunakan saat ini karena banyaknya pekerjaan yang bermain dengan data. Bahasa ini telah diadopsi oleh Google pada tahun 2006. Ditambah memiliki penafsiran tingkat tinggi, berorientasi objek, bahasa pemrograman tingkat tinggi dengan dinamika semantik.

Posisi kerjaan yang bermain dengan Phyton antara lain data scientist, machine learning engineer atau deep learning engineer. Hal ini nggak lepas dari pekerjaan yang berurusan dengan data digital.

Dari semua itu, mana bahasa pemrograman yang sudah kamu pelajari dan kuasai?

Sumber : interestingengineering.com | techrepublic.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”