Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

7 Penemuan Asal Jerman yang Telah Mengubah Wajah Dunia

Ternyata mesin diesel pertama kali dipakai untuk membuat es. Sedangkan lensa kontak sudah dari jaman jebot diprediksi oleh Leonardo Da Vinci.

Jerman adalah salah satu negara yang maju dalam bidang engginering. Banyak produk mereka yang dikonsumsi oleh dunia, termasuk juga Indonesia.

Ternyata ada alasan dibalik kemajuan inovasi teknologi di Jerman. Hal ini karena banyaknya orang yang berkarya, dan hasilnya bisa kita nikmati hingga sekarang. Pasti ada salah satu yang kalian nikmati saat ini.

1. Mesin Diesel

Mesin Diesel pertama kali dibuat oleh Rudolf Diesel. Setelah mendapatkan sarjana teknik , ia pergi ke Paris dan membangun pabrik pedingin.dan pembuat es Saat itu, es diproduksi dengan mesin uap namun memiliki kelemahan yaitu banyak energi yang terbuang selama proses berlangsung.

Akhirnya Diesel membuat mesin self igniting dengan kompresi tinggi berdasarkan siklus termodinamika. Dengan menggunakan uap dan uap amonia, ia membuat bahan bakar minyak yang disuntikan pada akhir komrpesi, dan dinyalakan pada suhu tinggi hasil dari kompresi.

Tahun 1896, Diesel berhasil membuat mesin dengan efisiensi 75%. Hingga sekarang masin itu digunakan pada sektor transportasi dan konstruksi.

2. Pembakar Bunsen

Permbakaran Bunsen pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli kimia dari Universitas Heidelberg bernama Robert Bunsen. Saat itu di Eropa, Heidelberg memasang saluran gas batubara untuk penerangan jalan dan rumah.

Melihat peluang untuk instalasi gas pada laboratorium, Bunsen bersama temannya bernama Peter Desaga membuat rancangan model laboratorium pembakaran bertenaga gas. Dengan perbandingan rasio antara udara dengan gas, mereka berhasil menciptakan pembakar yang memiliki nyala api bebas jelaga.

Hingga akhirnya pada tahun 1855, rancangan pembakar Bunsen digunakan oleh mahasiswa dan peneliti.

3. Mikroskop Elektron

Mikroskop elektron merupakan alat yang bisa membantu kita melihat benda hingga 10.000.000 kali. Ini merupakan salah satu penemuan yang dapat mengubah cara pandang manusia.

Tahun 1931, fisikawan Jerman bernama Ernst Ruska dan insinyur listrik, Max Knoll berhasil membuat mikroskop elektron. Mikroskop elektron menggunakna lensa elektrostasik dan elektromagnetik untuk membentuk gambar dengan mengendalikan berkas ekeltron yang difokuskan pada objek target.

Sempat terhenti karena perang dunia II, ilmuwan dari seluruh dunia mengembangkan mikroskop dengan desain Ruska dan Kroll. Hasilnya adalah mikroskop elektron pemindai, yang mendetaksi emisi elektron, memungkinkan ilmuwan untuk melihat lebih banak objek daripada pada sebelumnya.

Selain itu, mereka juga membuat mikroskop elektron refleksi, yang dapat mendeteksi elektron yang tersebar secara statis. Hal ini memungkinkan ilmuwan melihat bagaimana partikel berinteraksi dengan materi lain.

4. Lensa Kontak

Leonardo Da Vinci pernah berteori bahwa kekuatan kornea dapat diubah jika orang mengenakan belahan gelas berisi air di atas matanya.

Dokter mata Jerman Adolf Gaston Eugen Fick, menggunakan kaca pecah untuk membuat lensa yang nggak bertumpu pada kornea, tapi pada jaringan disekitar yang kurang sensitif. Pengujian pertama kali menggunakan pada kelinci.

Setelah itu, ia membuat lensa kontak yang digunakan untuk manusia dan mencari sukarelawan untuk pengujian.

5. Mesin Cetak

Mesin cekat pertama kali ditemukan oleh Johannes Gutenberg pada tahun 1456. Ruang lingkupnya mencangkup pembuatan paduan logam yang mudah meleleh dan didinginkan dengan cepat, yang tahan lama, dapat digunakan kembali, tinta berbasis minyak yang tebal untuk mematuhi jenis logam kemudian dipindahkan ke kertas atu vellum, mesin cetak.

6. Tape Recorder

Tape recorder pertama kali dikembangkan selama tahun 1930 di BASF, Jerman, yang merupakan bagian dari raksasa kimia IG Farben. Hal itu didasarkan pada penemuan Fritz Pfleumer, seorang Jerman / Amerika dengan bubuk oksida dipernis.

Perekaman tape recorder pertama kali bernama Magnetophon K1, didemonstrasikan pada tahun 1935. Selama perang dunia II, sekutu jadi sadar akan siaran radio simultan dengan kualitas tinggi. Menyadari adanya alat perekam, namun gak menyadari adanya bias frekuensi tinggi dari pita yang didukung PVC.

7. Format Musik MP3

MP3 merupakan singkatan dari MPEG Audio Layer III, dan merupakan standart untuk kompresi audio, di mana file musik dibuat lebih kecil dengan faktor kurang dari 12 atau tanpa kehilangan kualitas.

MPEG adalah singkatan dari Motion Picture Expert Group, dan merupakan standar kelompok untuk audio dan video yang ditetapkan oleh Organisasi Standar Industri (ISO).

Standart pertama MPEG, bernama MPEG-1 pertama kali muncul pada tahun 1992, dengan bandwidth rendah. Kemudian MPEG-2 keluar dengan standar bandwidth tinggi. MPEG-2 ini pengaplikasiannya ada di DVD. Sedangkan MP3 hanya mengkompresi audio saja.

Tahun 1989, Institut Fraunhofer Jerman mendapatkan hak paten untuk MP3, dan tahun 1992, sudah diintegrasikan ke MPEG-1. Bulan November 1996, MP3 mendapat paten dari Amerika Serikat serta tahun 1998, Fraunhofer mulai menegakan hak patennya dengan mengembangkan pembuat enkoder dan dekoder MP3 berbayar.

Sumber : interestingengineering.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”