Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

8 Tips Belajar Untuk Kamu yang Mau Menghadapi Ujian SBMPTN

Menghadapi ujian diperlukan banyak persiapan matang. Hal ini bertujuan agar apa yang sudah kalain pelajari gak berakhir dengan sia-sia.

Ujian merupakan salah satu hal yang harus dilalui oleh semua orang, termasuk juga anak sekolah yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Tetapi ketika masih sekolah, kita gak diajarkan caranya belajar. Guru kita hanya ngasih tau apa saja yang harus dipelajari untuk ujian.

Setiap harinya, terus dilakukan peneltiian dibidang pendidikan, ketrampilan mengajar dan metode pengajaran, yang dapat digunakan untuk mempelajari cara mencatat, membaca buku, mengingat dan me-review apa yang sudah dipelajari. Yang mana keahlian itu berguna ketika menghadapi ujian.

1. Bawa ke suasana hati yang tepat

pexels.com

Membawa diri kepada suasana yang ramah untuk belajar akan meningkatkan produktivitas. Dengan menggunakan eksperimen dari Ivan Pavlov, seorang fisiologi Rusia ketika ia membuat seekor anjing membuang air liur setelag mendengar bunyi bel untuk mengatisipasi makanan.

Logikanya adalah ketika belajar hal yang sama, pada waktu yang sama dan tempat yang sama maka otak akan mengasosiasikan berdasarkan apa yang dilatih. Selama periode tertentu, hanya perlu mengikuti jam dan secara otomatis mood akan terbentuk selama 10 menit.

2. Sesuaikan jadwal di kelas sama jadwal di rumah

pexels.com

Setelah selesai pelajaran di kelas segera pelajari lagi begitu sampai di rumah, perbaiki lagi dan buat catatan revisi. Ketika ada ujian, gunakan waktu untuk mempelajari lagi materi ujian sebelum masuk kelas.

3. Belajar dengan sesi pendek bekerja lebih baik dari pada sesi panjang

pexels.com

Para psikolog menemukan bahwa orang belajar sebanyak mungkin selama satu jam selama empat hari sebagaimana meraka belajar selama enam jam. Ini artinya mereka dapat memotong waktu belajar sebanyak 30% dengan memakai jadwal belajar yang sudah ditentukan.

Coba pertimbangkan, ketika belajar dengan waktu terbatas , membuat otak akan bekerja lebih efisien. Selain itu, diyakini bahwa selama libur semester , pikiran kita akan menyerap informasi secara tak sadar. Karena untuk mempelajari sesuatu, nggak boleh belajar secara berurutan lebih dari 20 sampai 30 menit.

4. Ketika belajar jangan malas atau dalam kondisi ngantuk

pexels.com

Belajar ketika kondisi mengantuk adalah hal yang sia-sia. Jika saat belajar merasa malas atau ngantuk, cobalah melakukan aktivitas ringan dahulu seperti beresin meja, merapikan rak buku atau bersih-bersih kamar untuk menghilangkan rasa malas dan ngantuk.

5. Lebih baik kerja cerdas daripada kerja keras

pexels.com

Untuk ujian kompetitif seperti SBMPTN, orang nggak menghitung waktu yang dihabiskan untuk membaca buku. Sebaliknya, kalian harus mengukur jumlah materi yang fokus kalian pelajari. Intinya adalah mengkondisikan diri agar nggak lengah.

Meminimalisir gangguan adalah salah satu cara yang bisa dilakukan.agar dapat belajar dengan tenang. Seandainya gangguan datang dari orang terdekat, misalnya keluarga maka carilah waktu dimana kondisi sedang sepi, seperti malam hari atau subuh.

Selain itu, mulailah dengan belajar hal yang sulit, Setelah menyelesaikan hal-hal yang sulit, maka persoalan lainnya akan terasa ringan.

6. Jangan menjadwalkan materi yang sama satu per satu

pexels.com

Ada baiknya untuk belajar materi yang berbeda satu persatu daripada mendepak yang serupa. Ini artinya belajar fisika setelah matematika dalah kombinasi yang kurang tepat. Ada baiknya setelah fisika mempelajari sejarah atau inggris dan otak akan dengan mudah mendapatkan informasi dari ketiganya.

7. Menggunakan metode OK4R

pexels.com

Metode OK4R adalah metode belajar yang dirancang oleh Walter Pauk, yang dapat membantu menangkap informasi lebih kuat dengan membaca. Hal ini bisa membantu untuk menghadapi ujian SBMPTN.

O untuk Overview: Untuk pertama kali, cukup baca judul, sub-judul, paragraf pengantar, dan ringkasan di akhir bab. Hal ini akan memberi gambaran umum tentang apa yang akan dipelajari.

K untuk Key ideas: Kembali lagi ke bab awal dan cobalah membaca sekilas pokok pikiran. Kalimat pertama dari tiap paragraf, huruf miring dan teks tebal, tabel, gambar dan diagram, bagian poin dan itemisasi sering menyajikan pokok pikiran dari bab tersebut.

R untuk Reading: Setelah mengetahui apa saja yang akan dipelajari, baca seluruh bab dan perhatikan penjelasan lengkap tentang pokok pikiran tersebut.

R untuk Recall: Berikutnya kesampingkan buku dan tulis-tulis poin dari yang kita pelajari dan buat catatan dalam beberapa kalimat. Proses recall hanya memakan waktu antara satu sampai dua menit tetapi melipatgandakan waktu retansi topik yang sedang dipelajari.

R untuk Reflect: Setelah membuat catatan tentang materi yang dipelajari, refleksikan kembali dan masukan ke dalam otak. Pikirkan tentang hal ini dan coba untuk temukan arti dari apa yang dibaca serta hubungannya dengan topik-topik tersebut.

R untuk Review or Revision: Setiap akhir pekan, pelajari ulang apa yang sudah kalian pelajari selama seminggu. Ulangi dan revisi kembali dari waktu ke waktu ini membantu memperbaiki informasi yang sudah ada.

8. Istirahat kalau merasa capek

pexels.com

Sediakan waktu untuk bersantai disela-sela jam belajar. Gunakan waktu bersantai untuk seperti nonton film, olahraga dan aktivitas lainnya yang menyenangkan. Karena refreshing akan membantu otak kembali segar.

Sumber : toppr.com | timesofindia.indiatimes.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”