Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Ada yang Jadi Juri MasterChef, 4 Chef Ini Ternyata Seorang Lulusan Teknik

Lulusan teknik kerja di bank, aktor dan musisi itu sudah biasa. Tetapi bagaimana jika lulusan teknik malah kerja sebagai chef. Sampai ada yang jadi juri MasterChef

Sebagian orang percaya jika lulusan teknik memiliki daya tarik yang membuat mereka terlihat berbeda daripada lainnya. Salah satu contohnya ketika ada lulusan teknik yang memilih berkarier di luar bidang yang dipelajarinya sewaktu kuliah. Hal itu sering kita jumpai di manapun, bahkan orang lain kaget mengetahuinya.

Apalagi kalau mengetahui ada seorang chef yang dulunya kuliah teknik. Ya, memang benar ada beberapa lulusan teknik yang menjadi chef. Dan nggak sedikit diantara mereka yang sukses dibidang tersebut, bahkan ada yang menjadi juri kompetisi masak.

1. Alvin Leung

torontolife.com

Alvin Leung merupakan adalah chef dan juri MasterChef Canada. Tahun 2012, restorannya mendapatkan penghargaan World's Best Restaurants. Namun siapa sangka, sebelum sukses menjadi chef, Alvin menempuh studi teknik akustik.

Ia mengenal teknik akustik dari ayahnya di Toronto, Kanada. Singkat cerita, ia pergi ke London dan menempuh studi teknik akustik di South Bank University. Setelah lulus kuliah, ia menghabiskan 20 tahun berkecimpung di bidang akustik dan merancang studio musik di Hongkong. Pada kesempatan lain, ia mengasah kemampuan mengolah makanan.

Tahun 2003 adalah awal mula ia mulai terjun di bidang kuliner. Ia mengambil alih restoran temannya dan mendirikan Bo Innovation. Walau memiliki keterbasan ilmu kuliner bukan masalah baginya.  Perlahan tapi pasti, ia berhasil di bidang kuliner dan menjadi juri kompetisi masak kelas dunia.

2. Jay McCarthy

gmanetwork.com

Pria kelahiran New York ini merupakan chef asal Amerika Serikat yang memiliki reputasi tinggi. Ia adalah chef yang terkenal dengan inovasi resep dan teknik mengolah makanan. Pada tahun 1994, ia dinobatkan sebagai chef paling kreatif di San Fransisco oleh Mary Mahaffey, Presiden Heart of Texas Specialty Foods di Austin.

Perjalanan kariernya sebagai chef nggak berbanding lurus dengan latar pendidikannya. Selama kuliah, ia mengambil jurusan teknik kedirgantaraan di Texas A&M University.

Selain ngurus urusan dapur, ia juga pergi ke beberapa tempat untuk mengajar tentang memasak. Ia juga bertindak sebagia konsultan di Dewan Daging Sapi Texas, Dewan Daging Sapi Nebraska, dan Federasi Ekspor Daging A.S. Karena jam terbangnya, tak jarang berbagai media mau meliput kegiatannya untuk kebutuhan konten.

3. Ken Skinner

careershifters.org

Lahir dari keluarga engineer membuat ia melakukan memilih untuk kuliah teknik mesin. Paca lulus teknik mesin, ia bekerja sebagai perancang struktural perusahaan migas di London. Plihan karier itu ia dapatkan secara nggak disengaja. Hal ini karena ia mendapatkan rekomendasi dari konseling sekolah atas kemampuan akademiknya.

Walau mendapat gaji yang besar bukanlah jaminan Ken bahagia. Pasalnya selama kerja di industri migas, ia mendapatkan lingkungan kerja yang toxic sehingga mempengaruhi produktivitasnya. Kondisinya semakin parah ketika industri migas sedang merosot pada saat itu. Singkat cerita, ia keluar dari industri migas.

Selama menganggur, ia belajar banyak hal dan salah satunya adalah memasak. Demi bisa belajar memasak secara intensif, ia mengambil kelas diploma bidang kuliner selama satu tahun. Hingga saat ini, ia bekerja sebagai private chef yaitu memasak sesuai keinginan klien.

4. Eric Chong

looklocalmagazine.com

Eric Chong merupakan pemenang MasterChef Canada musim pertama. Eric merupakan lulusan teknik kimia dari Universitas McMaster. Walau memiliki gelar sarjana teknik, impian adalah menjadi seorang chef. Sedangkan keluarganya ingin ia menjadi insinyur karena gajinya besar.

Untuk mengejar impiannya sebagai chef, ia mengikuti kompetisi MasterChef Canada. Di sanalah ia bertemu dengan Alvin Leung, yang pada saat itu menjadi juri. Setelah kompetisi berakhir, ia dan Alvin membentuk restoran bernama R&D, singkatan dari Rebel and Demon. Nama tersebut dipilih karena merepresentasikan mereka berdua.

Rebel merepresentasikan Eric yang melawan arus dari lulusan teknik kimia menjadi chef. Sedangkan Demon merepresentasikan Alvin, berasal dari Demon Chef yang adalah julukan Alvin.

Jadi bagaimana menurut kalian wajarkan lulusan teknik kerja sebagai chef?

Sumber : looklocalmagazine.com | careershifters.org | guide.michelin.com | gineersnow.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”