Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Apasih Bedanya Teknik Sipil Sama Teknik Arsitektur? Padahalkan Sama-Sama Ngurusin Bangunan.

Memang mereka berdua sama-sama kerjaannya dibagian konstruksi bangunan. Tapi jangan dipikir job desk mereka sama lho ya? Mending baca dulu biar tau bedanya dimana.

Sebelumnya Anak Teknik pernah membuat perbandingan antara teknik mesin dengan otomotif. Sekarang ini Anak Teknik membuat perbandingan bedanya teknik sipil sama arsitektur.

Orang awam percaya bahwa kedua disiplin ilmu tersebut sama. Padahal jika kita cermati, mereka memiliki perbedaan spesifik yang tentu didapatkan waktu perkuliahan. Sama-sama ngurusin gedung bukan berarti kerjaannya sama dong. Maka dari itu, Anak Teknik akan menjabarkan perbedaan mereka berdua biar semakin paham.

JOB DESK

Teknik sipil dengan arsitektur memiliki peranan yang vital dalam perancangan bangunan. Secara garis besar, pekerjaan mereka sama namun ada sisi lain yang berbeda dari pekerjaan mereka.

Teknik sipil bertanggung jawab pada elemen struktural seperti pondasi, material dan konstruksi. Memastikan rancangannya dapat bertahan dalam kondisi normal sampai ekstrim. Sedangkan arsitektur lebih melihat dari sisi estetika bangunan dan fungsional dari bangunan itu sendiri.

Teknik Arsitektur Lebih Banyak Ambil Peran Di Desain

Walau anak sipil dan arsitektur memiliki hak dalam mendesain bangunan. Justru arsitektur lebih dominan dalam pengerjaan desain. Arsitek akan merancang desain secara keseluruhan, termasuk warna, bentuk dan fungsi dari bangunan itu sendiri. Lalu apa perannya anak sipil?

Anak sipil tugasnya adalah merealisasikan rancangan desain dari arsitek. Mereka mulai mikir material yang digunakan hingga struktur konstruksi yang sesuai dengan desainnya.

Sering kali kerjaan anak sipil dan arsitek saling tumpang tindih. Pekerjaan mereka kecampur sehingga saling tumpang tindih, hal ini membuat produktivitas jadi terganggu.

Maka dari itu, para perancang perlu saling komunikasi biar pekerjaan sesuai dengan desain yang direncanakan.

Teknik Sipil Punya Banyak Cabang Daripada Arsitektur

Keuntungan lain menjadi anak sipil adalah banyak pilihan spesialis yang bisa diambil. Kamu bisa milih spesialis bagian jalan raya, bendungan, saluran air sampai bendungan.

Sedangkan arsitek hanya fokus pada satu bidang saja. Nggak mungkin dong arsitek suruh bikin desain bendungan. Bendungan kan intinya fungsi, bukan estetika.

Dalam Satu Proyek, Tanggung Jawab Teknik Sipil Lebih Besar Daripada Arsitektur

Ketika mengerjakan proyek, arsitek hanya bertanggung jawab terhadap desain rancangannya. Sedangkan sipil harus mikirin secara keseluruhan. Mulai dari atap sampai basement harus dipikirkan dengan baik.

Banyaknya job desk anak sipil membuat mereka jadi atasannya para arsitek. Pasalnya anak sipil harus bertanggung jawab terhadap faktor teknik dan faktor non teknik. Bahkan satu anak sipil bisa megang lebih dari satu proyek.

Sumber : godfreyhoffman.com | interestingengineering.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”