Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Banyak Dicari Ketika Wabah Corona, Dosen UGM Memperkenalkan Hand Sanitizer Herbal

Hadirnya hand sanitizer herbal diharapkan mampu mengatasi kelangkaan akibat akibat virus corona. Hand sanitizer ini adalah hasil karya dari dosen farmasi UGM

Wabah virus corona membuat sejumlah negara dilanda kalang kabut, salah satunya adalah Indonesia. Adanya sebagian warga Indoensia yang terjangkit virus Covid-19 membuat warga memborong masker dan hand sanitizer. Karena disinyalir virus corona dapat menular lewat sentuhan fisik.

Selain menggunakan hand sanitizer, kita bisa terhindari dari virus dengan rutin mencuci tangan dengan sabun. Cuci tangan dengan air mengalir.

Kelangkaan hand sanitizer berbahan kimia inilah membuat dosen dari Universitas Gajah Mada membuat hand sanitizer berbahan herbal. Dosen Farmasi Universitas Gajah Mada, Ronny Martien memperkenalkan hasil karyanya bernama hand sanitizer spray nanopolimer.

1. Menggunakan daun sirih sebagai bahan dasarnya

suara.com

Ronny Martien beralasan menggunakan daun sirih karena khasiatnya sebagai obat tradisional yang sudah dilakukan sejak jaman dahulu. Selain karena reputasinya, pemilihan daun sirih juga untuk menjaga tradisi kearifan lokal.

Pemilihan daun sirih karena punya aktivitas antibakteri yang disebabkan oleh infeksi bakteri seperti staphylococcus auerus dan escherichia coli. Kebanyakan antibiotik sintesik menimbulkan resistensi bakteri, sehingga perlu formulasi dan bahan alami, salah satunya daun sirih. Dosen Farmasi Universitas Gajah Mada ini sudah melakukan penelitian selama satu belakangan terakhir.

2. Hand sanitizer dibuat dengan menggunakan teknologi nano

edition.cnn.com

Alasan dibalik penggunaan teknologi nano pada hand sanitizer ini adalah daun sirih memiliki kelarutan yang relatif rendah daripada air. Sedangkan formulainya dalam wujud nanopartikel karena dapat meningkatkan sistem penghantar obat dan kestabilan zat aktif dalam infusa daun sirih.

Karakteristik formulas pada produk ini memiliki ukuran partikel 249,6 nm dengan efisiensi penyerapan sebesar 26,36%. Zona hambat pada terhadap bakteri staphylococcus auerus dan escherichia coli sebesar 7,85 mm dan 9,81 mm.

"Ini sudah diuji di laboratorium, aktivitasnya sebagai antibakteri. Hasilnya lebih baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri daripada ekstrak yang tidak diformulasikan nanopartikel," katanya

3. Hand sanitizer ini bebas alkohol

tekno.tempo.co

Keuntungan dari hand sanitizer ini adalah bebas alkohol. Hal ini karena diformulasikan  infusa daun sirih dengan kitosan. Harapan dari adanya produk ini adalah menjadi alternatif  akibat kelangkaan akibat virus corona.

"Harapannya, produk spray nanopolimer infusa daun sirih ini bisa membantu masyarakat dan menjadi alternatif produk antiseptik di pasaran," pungkas Ronny.

Semoga hand santizer herbal ini dapat menjadi solusi dari kelangkaan akibat virus corona.

Sumber : edukasi.kompas.com | suara.com | beritasatu.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”