Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Filipina Sudah Siap Meninggalkan Petasan Tradisional demi Beralih Ke Petasan Listrik

Bermula dari Presiden Filipina yang khawatir dengan keselamatan warganya. FISPC menawarkan solusi petasan listrik yang diklaim aman.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte terkenal dengan kebijakan yang kontroversial. Sewaktu menjadi walikota di wilayah Davao, ia membuat undang-undang No. 060-02 yang mengatu rpetasan dapat membahayakan masyarakat dan turis, khususnya anak-anak. Maka dari itu, Duterte ingin membuat kebijakan serupa di lingkup nasional.

Francisco 'Popoy' Pagayon pun menjawab kekhawatiran Duterte dengan membuat petasan listrik. Francisco 'Popoy' Pagayon merupakan presiden dan kepala eksekutif Koperasi Produsen Masyarakat Filipina Inventor (FISPC). Ia merancang petasan yang ramah lingkungan dan bebas asap beracun.

Kepala komite engineering FISPC, Arjay Munsayac menyatakan bahwa petasan listrik ini tidak menghilangkan sensasi letupan petasan konvensional

"Petasan listrik ini memberikan sensasi pada penggunanya, karena hanya perlu menyalakan pemicu sebelum menghasilkan ledakan yang berurutan."ujarnya

Munsayac menambahkan petasan ini bisa digunakan di dalam ruangan karena hanya menghasilkan suara ledakan saja. Petasan ini tersusun dari perangkat elektronik yang memuat listrik untuk menghasilkan suara yang kencang seperti petasan batang. Konsumen hanya perlu membeli sekali, karena sudah dirancang mampu menghasilkan ledakan yang tak terbatas.

Petasan listrik ini sudah dipamerkan di Showroom FISPC dan Pusat Bisnis di Gedung Delta di Quezon City. Penggunaan petasan listrik baru mulai digunakan tahun depan. Hal ini karena produsen sudah membeli bahan-bahan pembuatan petasan tradisional. Sedangkan Duterte terlambat mensosialisasikan kebijakan pelarangan petasan.

sumber : gineersnow.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”