Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Instagram Mulai Menghapus Fitur "Like" dan Follower Bot

Maraknya penggunaan jasa pencetak likes, follower dan buzzer membuat Instagram mengambil tindakan dengan membabat habis bot yang merusak ekosistem.

Instagram sudah menyatakan ingin menghapus like, follower bot dan komentar palsu. Menurut mereka, bot yang memproduksi aktivitas palsu melanggar pedoman dan syarat penggunaan Instagram.

1. Menggunakan Machine Learning untuk menanggulangi bot

Untuk Mewujukannya, pihak Instagram menggunakan machine learning yang dapat membantu mengidentifikasi akun mana yang disinyalir adalah bot untuk meningkatkan engagement, menghapus "like" , followers dan komentar.

Jika ada akun yang teridentifikasi menggunakan aplikasi bot demi menaikkan popularitas, akan mendapat notifikasi bahwa "likes" palsu telah dihapus. Selain itu, mereka juga diminta untuk mengganti password jika ada ancaman keamanan akun.

2. Kebijakan ini bermula dari meningkatnya tren menjadi selebgram

The New York Times menyatakan fenomena ini sebagai nanoinfluencer atau orang dengan 1000 followers yang mencoba cari untung dengan menjajalkan produk gratisan dengan dalih beriklan di Instagram, dengan kata lain disebut endorsement.

Meningkatnya tren influencer yang diukur dari banyaknya followers dan engagement, terkadang membuat orang menggunakan bantuan bot demi menaikkan popularitas. Ini wajar dilakukan mengingat Instagram tumbuh menjadi platform bagi influencer dan brand agar postingannya viral.

3. Hal ini dilakukan demi menjaga integritas bisnis Instagram

Sudah sejak lama Instagram memberantas akun palsu, namun baru ini mereka mulai memberantas "likes" karena ulah bot.

Instagram juga berencana menindaklanjuti aktivitas palsu kedepannya. Langah ini diambil demi menjaga integritas bisnis Instagram. Hal yang sama juga dilakukan oleh Twitter ketika menghadapi bot dan aktivitas penipuan lainnya.

Sumber : tekno.kompas.com | theverge.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”