Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Memang Berat Namun Menguntungkan, 4 Alasan Mengapa Harus Jadi Seorang Engineer

Engineering itu berat, kamu nggak akan kuat. Kuliahnya saja bisa buat kamu naik darah. Tapi ingat, kamu bukan Dilan.

Syarat untuk menjadi engineer adalah dengan memperoleh gelar sarjana teknik. Dengan itu, kamu harus menyelesaikan studi selama waktu yang ditentukan. Kamu harus bisa bertahan dalam cobaan ala mahasiswa teknik. Tumpukan laporan, dosen yang hobi ngilang saat dibutuhkan dan bikin alat untuk tugas akhir adalah segelintir dari cobaan mahasiswa teknik.

Hal-hal dari kampus saja belum cukup, kamu harus menyediakan waktu 2-4 bulan untuk magang di perusahaan agar bisa berkembang. Ketika menjadi engineer juga harus menginvestasikan waktu, tenaga dan pikiran untuk terus belajar.

Punya kepuasan tersendiri apabila proyek sesuai ekspetasi

Kepuasan yang dirasakan oleh engineer adalah apabila proyeknya sesuai ekspetasi. Sederhananya aja seperti bikin mobil listrik, kincir angin dan alat-alat lainnya. Sesederhana apapun alatnya tetap ada rasa bangga apabila alat tersebut berfungsi dengan baik. Untuk level yang lebih tinggi seperti rumah, jembatan atau gedung. Semua usaha dan pengorbanan akan terbayarkan jika proyek berhasil dan mendapat tanggapan positif dari orang lain.

Pekerjaan yang dinamis dan menantang

Siapapun yang menyukai tantangan, jangan ragu untuk menjadi engineer. Ketika berurusan pada permasalahan. Banyak pertanyaan akan berdatangan, dari situ kamu akan mikir bagaimana cara menyelesaikannya. Kamu akan menggali semua informasi yang ada sampai masalah terpecahkan. Secara nggak langsung akan membentukmu menjadi orang yang siap tempur.

Engineering memaksamu terus berkembang

Dunia engineering memang dinamis, karena itu kita harus selalu belajar. Salah satu aset seorang engineering adalah kemampuan berpikir. Waktu kuliah, kita terus dipaksa berpikir dengan tugas dan laporan praktikkum. Begitu masuk dunia professional, kamu akan belajar terus-menerus. Tanpa kamu sadar banyak ilmu baru yang masuk.

Banyak pilihan untuk menjadi engineering

Ada persamaan antara engineering dengan kedokteran yaitu sama-sama banyak cabang ilmu. Di kedokteran ada dokter umum, organ dalam, kulit dan kelamin hingga dokter gigi. Begitu pula engineering, dari udara sampai laut selalu ada cabang engineering yang dibutuhkan. Kamu bisa memilih sesuai dengan passion. Jadi nggak akan cepat bosan karena banyak pilihan yang tersedia.

Sumber : id.jobsdb.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”