Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Mengenal Silvia Halim, Orang Teknik Sipil Dibalik Konstruksi MRT Jakarta

Silvia Halim sudah main selama 12 tahun di Singapura. Lalu ia kembali ke Jakarata, membangun MRT demi kenyamanan masyarakat dan mengurangi kemacetan

Dibalik pembukaan MRT Jakarta untuk publik, pasti tokoh dibelakang layar. Tokoh tersebut adalah Silvia Halim, Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta. Silvia adalah satu-satunya perempuan yang berada di jajaran direktur. Ditengah para lelaki, justru ia menunjukan taringnya.

Lalu siapa sebenarnya Silvia Halim dan apa yang membuat ia menjadi sutradara perancangan MRT?

1. Silvia Halim merupakan lulusan Nanyang Technological University (NTU), Singapura

hipwee.com

Silvia Halim adalah anak teknik sipil dari Nanyang Technological University, Singapura. Perempuan kelahiran Jakarta, 18 Jini 1982 telah berkarier selama 12 tahun di Singapura. Selama itu, ia memegang proyek infrastruktur transportasi darat. Bisa dibilang dia udah pro untuk transportasi darat.

Sebelum ngerjain MRT Jakarta, ia pernah menjabat sebagai Project Manager untuk proyek road tunnel di Singapura. Tantangan terbesarnya adalah ketika harus mengerjakan tiga road tunnel di wilayah tersulit Singapura. Pasalnya dibawah road tunnel ada MRT yang sedang beroperasi.

Pada akhirnya ia berhasil mengerjakan proyek tersebut dengan tingkat kesulitan tinggi. Hebatnya lagi ia megang proyek ini mulai dari perancanaan, desain, konstruksi sampai pengoperasian.

2. Memilih berkarier di Singapura karena nggak kuat sama macetnya Jakarta

wolipop.detik.com

Alasan Silvia memilih berkarier di SIngapura setelah selesai kuliah karena nggak kuat dengan macetnya Jakarta. Ia bahkan bersikeras nggak mau balik ke Jakarta. Tetapi akhirnya ia mau pulang ketika tahu ada proyek MRT di Jakarta. Coba kalau nggak ada, Silvia sampai sekarang masih di Singapura.

"Waktu masih bekerja di Singapura, saya bilang ke diri sendiri, aku anti banget balik ke Jakarta karena macetnya setengah mati," ujar Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Silvia Halim.

3. Pada Akhirnya Silvia mau balik ke Jakarta berkat Pak Basuki Tjahaja Purnama (BTP)

jakartamrt.co.id

Sewaktu masih menjadi Gubernur DKI Jakarta, Pak BTP hunting orang indonesia di diluar negeri yang punya skill. Salah satu pilihannya adalah Silvia Halim. Pak BTP menawarkan dia untuk mau ikut ngerjain proyek MRT Jakarta. Sempat antipati dengan Jakarta, akhirnya Silvia mau terima tawaran untuk ngerjain MRT Jakarta.

Baginya, MRT adalah salah satu solusi untuk mengurangi tingkat kemacetan di Jakarta. Nggak butuh waktu lama, ia langsung mengajukan diri untuk posisi Direktur Produksi dan mulai bekerja pada September 2016. Demi kesuksesan MRT, Silvia rela nggak ambil jatah libur.

4. MRT Jakarta adalah titik balik untuk berkontribusi pada tanah kelahirannya

tagar.id

Begitu tahu Pemerintah Jakarta mau bikin MRT, Silvia langsung tancap gas. Ia rela meninggalkan kenikmatan di Singapura dan berkontribusi demi kampung halamannya. Berbekal pengalaman 12 tahun dibidang transportasi darat, ia siap bercapek-cepat demi MRT.

Ia justru nggak minder ketika bekerja dengan puluhan laki-laki, malah justru ia memperlihatkan sisi feminim sebagai pemimpin. Baik waktu rapat, diskusi atau ngobrol ia menempatkan posisinya setara dengan lawan bicaranya. Ia juga memotivasi anggotanya agar dapat berkembang menjadi lebih baik dan membuat suasana jadi cair.

"Cukup unik, ya, karena dunia saya dunia laki-laki. Saya cuma perempuan kedua sebagai project engineer. Bukan eksistensi, tapi orang suka bertanya apa kamu bisa kerjain ini," ujar Silvia.

"Hasrat saya sebenarnya adalah mebangun sesuatu untuk melayani dan dapat berdampak bagi masyarakat. Sungguh saya merasa puas ketika nanti melihat infrastruktur yang tim saya kerjakan itu bermanfaat bagi kehidupan banyak orang," ujar Silvia.

"Saya telah melayani Singapura selama 12 tahun. Kini saatnya saya membantu negara sendiri. Tapi saya ingin mengajak masyarakat membantu menjaga MRT yang sudah jadi nanti. Kita bangun menggunakan uang rakyat, jadi jangan sampai dirusak,” tutur Silvia.

Sumber : hipwee.com | tagar.id | wolipop.detik.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”