Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Panen Cuan, 5 Industri yang Makin Untung Selama Pandemi Corona

Waduh, dikala semua bisnis sedang sekarat tetapi bisnis-bisnis ini malah mendulang cuan selama pandemi Corona.

Semenjak Corona telah menjadi pandemi di seluruh dunia, segala aktivitas perekonomian yang terdampat mengalami gangguan. Tak sedikit dari mereka yang harus menanggung kerugian besar.Tetapi dibalik industri yang merugi, ada juga industri yang mendulang cuan dibalik pandemi.

Industri yang mendulang cuan ini bukanlah tanpa alasan. Mayoritas aktivitas yang ada di dalam rumah membuat orang melakukan segala cara agar nggak mudah bosan. Menjawab kebutuhan tersebut, kelima industri ini berhasil berjaya di tengah pandemi.

1. Industri layanan streaming

marketwatch.com

Hiburan merupakan industri pertama yang meraup keuntungan besar dari pandemi corona. Mengingat manusia lebih banyak di rumah, mau nggak mau para pelaku industri streaming menyuguhkan konten menarik. Platform seperti Netflix dan Youtube adalah segelinter dari bisnis layanan streaming yang mendulang cuan.

Telkomsel sendiri mencatat selama pandemi Corona penguna Youtube mengalami kenaikan sebesar 23 persen untuk lalu lintas data. Sedangkan Netflix mengalami lonjakan sebanyak 16 juta pelanggan baru pada bulan Maret 2020.

2. Industri Gim

denofgeek.com

Selain industri hiburan, gim juga memperoleh berkah dari Corona. Nggak tanggung-tanggung, pertumbuhan pelaku gim mencapai 75% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi. Gim seperti Call Of Duty, Fornite dan PUBG mengalami peningkatan user baik di Indonesia maupun luar negeri.

Menariknya dari industri gim adalah sebelum Corona WHO menyatakan gim masuk dalam gangguan mental. Tetapi selama Corona, WHO malah menganjurkan orang untuk bermain gim supaya nggak keluyuran keluar rumah.

3. Industri e-commerce

marketingland.com

Kebutuhan pokok merupakan kebutuhan yang wajib dimiliki sama semua orang. Jika sebelum Corona bisa bebas belanja tanpa khawatir maka kondisi sekarang berbeda. Tempat perbelanjaan nggak buka selama 24 jam dan kamu harus mengatur waktu agar supaya bisa mendapatkan kebutuhan kamu.

Melihat peluang tersebut, banyak pelaku e-commerce menebar promo untuk menggaet konsumen. Nggak sedikit dari kita yang terlena dengan promo karena nggak bisa keluar dengan tenang. Alhasil sebagian dari kita menggunakan jasa e-commerce demi keberlangsungan hidup.

4. Industri penyedia kelas jarak jauh

greatschools.org

Keterbatasan ruang gerak membuat kita mencari cara untuk menghabiskan waktu selama pandemi corona. Salah satunya adalah dengan mengikuti kelas online untuk mengasah kemampuan baru. Jika sebelum pandemi Corona mengalami kesulitan mengatur waktu karena sering di luar rumah. Sekarang jadi lebih banyak waktu untuk belajar hal baru.

Selama pandemi kemarin, banyak perusahaan menawarkan kelas secara gratis sampai diskon demi memberlakukan physical distancing. Baik itu kelas hard skill sampai soft skill, semua tersedia di layar monitor.

5. Industri penyedia komunikasi

weforum.org

Kebijakan work from home memaksa para pekerja menggunakan aplikasi penyedia komunikasi untuk terus terhubung. Nggak cuma soal pekerjaan, pendidikan juga melakukan hal serupa. Dan Zoom merupakan salah satu aplikasi yang banyak dipakai selama pandemi Corona dan meraup cuan yang banyak.

Bukan cuma Zoom, aplikasi serupa seperti WeChat Work dan DingTong Alibaba juga mengalami peningkatan jumlah pengguna. Mulai dari bulan Januari hingga Februari, jika dibandingkan dengan tahun lalu, pengguna DingTalk naik 1,446 persen dan WeChat naik sebanyak 572 persen.

Mungkin kelihatannya sedikit jahat karena sebagian besar bisnis anjlok tetapi sebagaian malah meraup cuan yang banyak. Walau begitu, semoga pandemi ini segera berakhir dan semua orang bisa beraktivitas seperti sedia kala.

Sumber: nocamels.com | statista.com | nocamels.com | bmmagazine.co.uk | cnnindonesia.com | katadata.co.id

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”