Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Resmi Berganti, Definisi Kilogram Kini Mengikuti Konstanta Planck

Tahun 2019, ilmuwan dunia resmi menggubah definisi kilogram yang berdasarkan konstanta Planck. Hal ini bertujuan untuk menciptakan standar yang tepat dan nilainya gak berubah

Pada bulan Mei 2019, ilmuwan dunia telah sepakat untuk mengubah pakem pengukuran kilogram yang sudah digunakan selama 130 tahun. Keputusan ini sudah bulat berdasarkan hasil rapat  General Conference on Weights and Measures di Versailles, Perancis, tahun lalu.

Selama ini, pengukuran berat berdasarkan Le Grand K atau K besar, logam yang menentukan berat satu kilogram. Berbagai timbangan mulai dari timbangan dapur sampai berat badan dibuat dengan standart logam yang disimpan di brangkas Paris sejak tahun 1889.

1. Perubahan definisi kilogram berdasarkan konstanta Planck

Alih-ali didasarkan pada sebongkah logam yang mengkilap yang disimpan di lemari besi di Sevres, Prancis, kilogram sekarang didasarkan oleh pada konstanta Planck, angka kecil yang nggak berubah yang berperan penting dalam fisika kuantum.

"Baru sekarang kita dapat mendefinisikan kilogram ke dalam konstanta fisika, yakni konstanta Planck, kecepatan cahaya, dan frekuensi resonansi atom sesium," jelas Terry Quinn, selaku Direktur Emeritus dari International Bureau of Weights and Measures.

Mengapa memakai konstanta Plantck, kecepatan cahaya dan frekuensi resonansi atom sesium? Hal ini karena satuan konstanta Plantck adalah Kgm^2/s, jadi pertama kali harus mendefinisikan meteran (kecepatan cahaya) dan jam (atom sessium).

Jadi berdasarkan definisi baru, perhitungan besaran satu kilogram dengan menetapkan nilai konstanta Plantck agar bernilai sama dengan 6.626.069 x 10^-34 ketika dinyatakan dalam dalam satuan SI s-1 m2 kg, yang sama dengan Js.

Untuk masyarakat gak usah khawatir perhitungan kilogram akan berubah dan menbingungkan. Jika membeli barang seberat satu kilogram maka haslinya akan sama dengan satu kilogram setelah perubahan definisi. Hal ini hanya mempengaruhi cara pengukuran dan ilmuwan pada umumnya.

2. Kuncinya adalah stabil dan konsisten

Ahli metrologi percaya jika pengukuran yang lebih konstan dan stabil dapat dicapai di seluruh dunia. Saat ini, jarak yang digunakan fisika untuk menentukan panjang pastinya.

Meter yang resmi adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam ruang hampa dalam 1/299792458 per detik. Kedua adalah ditentukan oleh waktu yang dibutuhkan untuk atom sesium untuk berosilasi 9192.631.770 kali.

3. Pendefinisian ulang kilogram bertujuan untuk menciptakan standar yang tepat dan nilainya gak berubah

Menurut Andy Henson, direktur biro internsional Weights and Measures di Serves, kilogram didefinisikan ulang untuk menciptakan standar yang tepat dan gak berubah nilainya.

Lebih dari satu abad pembersihan dan paparan udara telah menyebabkan prototype asli "Le Grand K" kelihangan 50 mikrogram. Itu kira-kira massa yang terkandung dalam beberapa sidik jari.

Karena gak berdasarkan pada objek fisik tetapi pada konstanta matematika, kilogram baru gak akan mengalami perubahan tersebut.

Jon Pratt, seorang insinyur di Institut Nasional Standar dan Teknologi (NIST) di Gaithersburg, Maryland mengatakan definisi yang lebih akurat akan membuat perbedaan besar bagi para peneliti yang bekerja dalam sejumlah kecil obat-obatan, senyawa radioaktif dan bahan lainnya yang membutuhkan presisi skala nano.

Lalu apa artinya definisi kilogram baru untuk kita semua. Para ahli mengatakan nggak banyak yang berubah. Karena penggunaan kilogram versi baru dirancang untuk gak diperhatikan banyak orang.

Dengan kata lain, dimanapun kita berada nilai satu kilogram masih sama dengan 2,2 pound.

Sumber : sains.kompas.com | interestingengineering.com | nbcnews.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”