Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Selain Belajar, 6 Tips Ini Harus Dipersiapkan Untuk Mengikuti SBMPTN 2019

SBMPTN adalah kesempatan kedua bagi para pejuang PTN. Maka dari itu, maksimalkan waktu kalian untuk mempersiapkan diri demi satu kursi PTN

Bagi yang gagal mengikuti tes SNMPTN, jangan risau karena masih ada SBMPTN. SBMPTN tahun 2019 diselenggarakan pada tanggal 13 April - 26 Mei 2019 setiap hari sabtu dan minggu. Sesuai aturan LTMPT, ujian diselanggarakan sebanyak 20 sesi dan durasinya 4 jam.

Peserta bebas menentukan tanggal dan waktu ujian sesuai keinginan. Ujian kali ini berbasis komputer, tujuannya digunakan UTBK adalah untuk mengukur kemampuan calon mahasiswa apakah ia mampu menyelesaikan studi dengan baik dan tepat waktu.

Karena waktu ujian masih panjang, jadi ada baiknya kalian mempersiapkan diri sebelum mengikuti UTBK. Karena yang mau jadi mahasiswa PTN nggak cuma kalian, tapi seluruh Indonesia.

1. Pelajari tentang logika keseharian

Dalam ujian SBMPTN, materi yang diujikan nggak semuanya bisa ditemukan di sekolah. Salah satunya adalah materi tentang logika. Logika adalah ilmu yang mempelajari tentang asas, aturan dan tata cara penalaran yang benar.

Soal yang keluar tersebut bisa berupa sinonim-antonim, analogi, pola gambar, dll. Soal-soal ini selalu muncul pada Tes Potensi Akademik. Kemampuan berlogika itu nggak ada rumusnya, jadi harus dipelajari, bukan dihafalkan.

2. Urutkan pilihan perguruan tinggi sesuai peringkat dan peminat

Berikutnya kamu harus memiliki strategi dalam memilih perguruan tinggi. Pertimbangkan antara peringkat dengan jumlah kuota yang tersedia. Perlu diingat, semakin tinggi peringkat perguruan tinggi maka semakin banyak pula saingan yang harus kalian lawan.

Salah satu tips untuk mengurutkan adalah dengan memilih perguruan tinggi dengan peminat terbanyak pada pilihan pertama, lalu disusul yang terkecil dan seterusnya. Atau bisa juga taruh pilihan pertama yang lawannya sedikit, kalau memang ngebet banget masuk PTN.

3. Untuk pilihan ketiga, sesuaikan dengan program studi yang sama

Pilihan ketiga selalu dijadikan serep karena sering diabaikan oleh banyak pejuang SBMPTN. Tetapi semua bisa terjadi tanpa kalian duga, maka dari itu perlu diperhatikan juga pilihan ketiga. Untuk pilihan terakhir, cantumkan program studi yang sama di universitas lain.

Ini bisa saja memperbesar peluang lolos SBMPTN, karena perhitungan terlihat logis dan sudah dipastikan kamu ada niat dan kemauan yang kuat karena menilih program studi yang sama.

4. Sediakan waktu untuk belajar dan mengulang materi

Ketika sudah mengatur strategi pemilihan program studi dan perguruan tinggi, langkah selanjutnya adalah tentu belajar. Enaknya dari SBMPTN 2019 adalah bisa milih jadwal ujian, maka kamu bisa mengatur siasat belajar.

Jika milih ujian pada bulan April, kamu harus langsung tancap gas untuk belajar. Jika memilih ujian bulan Mei, masih bisa bernafas lega, tapi jangan terlena sampai terlena. Aturlah waktu setiap hari untuk mengulang materi yang sudah diajarkan, kira-kira 2 sampai 4 jam perhari, bahkan lebih.

5. Cari dan kerjakan soal-soal latihan SBMPTN

Agar belajarnya jadi lebih mudah maka carilah soal-soal SBMPTN tahun-tahun sebelumnya. Kalian bisa mencarinya di internet atau buku kumpulan soal-soal SBMPTN. Ini dapat membantu untuk memetakan seperti apa soal yang diujikan nanti. Pastinya nggak jauh beda dengan tahun sebelumnya.

Ketika sudah menganasila soal-soal dan polanya, setidaknya kalian nggak kaget ketika UTBK.

6. Hadir ke lokasi ujian SBMPTN

Setelah mempersiapkan diri untuk SBMPTN, kalian harus hadir ke lokasi ujian SBMPTN. Jika tidak, semua usaha dan kerja keras kalian sia-sia. Nggak mau kan gagal SBMPTN gara-gara nggak hadir ke lokasi.

Jadi pastikan dulu kalian ujiannya dimana dan jam berapa. Jika lokasi ujian jauh dari rumah, maka perlu persiapan lebih agar nggak telat. Jika lupa, kalian bisa cek lagi tempat ujiannya dimana.

Sumber : idntimes.com | news.detik.com | zenius.net

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”