Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Transporsi Masa Depan Indonesia, Taksi Drone Buatan Perusahaan Startup dari Yogyakarta

Frogs Indonesia membuat gebrakan dalam bidang transportasi dengan membuat taksi drone. Perusahaan yang berada di Yogykarta telah memulai pengerjaan sejak tahun 2017. Taksi ini dapat digunakan pada berbagai situasi dan cocok untuk geografis Indonesia

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dair negara kepulauan adalah banyak potensi wisata berupa pantai dan lautan. Sedangkan kekurangannya adalah keterbatasan akses akibat terpisah jarak antar pulau.

Apalagi untuk kota-kota besar, masalah kemacetan sudah menjadi konsumsi harian warganya. Adanya kemacetan dapat menganggu produktivitas karena ada waktu yang terbuang di jalan serta kelelahan psikis.

Melihat permasalah itu Frogs Indonesia memutuskan untuk membuat taksi helikopter. Perusahaan rintisan yang berdomosili di Yogyakarta ini telah mengerjakan ini sejak tahun 2017 silam.

1. Menggunakan tenaga listrik sebagai bahan bakar

regional.kompas.com

Dede Satria Maulana selaku CTO Frogs Indonesia menyatakan jika taksi drone ini menggunakan tenaga energi terbarukan yaitu dengan tenaga listrik dengan sistem kendali otomatis. Untuk biaya produksi lebih murah dari helikopter pada umumnya.

Taksi yang diberi nama Frogs 282 ini masih dalam tahap pengujian kestabilan terbang. Sebelumnya telah lulus uji terbang statis. Bahkan taksi ini sudah diuji coba di Lapangan Udara Gading, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta.

2. Taksi ini mampu menahan beban maksimum 200 kilogram

ayoyogya.com

Berdasarkan kapasitasnya, taksi ini mampu menampung kapasitas dua orang dengan beban maksimum 200 kilogram. Taksi ini dapat terbang selama satu jam ketika diuji coba. Untuk sekali pengisian daya, memiliki daya jelajah sejauh 100 kilometer dengan ketinggian maksimum mencapai 2400 meter. Kendaraan ini duga dilengkapi dengan sistem autopilot.

Untuk penggeraknya, Frogs 282 menggunakan motor dan bilah baling-baling masing-masing delapan. Komponen yang digunakan adalah benda yang kuat, mudah diproduksi dan sudah lolos uji kekuatan.

Taksi drone telah dilirik oleh beberapa negara dan booming. Dan beberapa negara berkembang sudah mengembangkan alat transportasi sejenis. Harapan Dede adalah Indonesia mampu menjadi negara Asean pertama yang mampu mengembangkan transportasi udara seperti taksi drone.

Sampai saat ini Frogs Indonesia masih membuka kesempatan terbuka untuk berbisnis. Nggak melulu tentang penjualan komersil, tetapi juga terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai perusahaan transportasi.

3. Masih terkendala dengan regulasi dan perizinan

tekno.tempo.co

Sampai sekarang, Frogs 282 masih terkendala masalah regulasi dan izin produksi dari pemerintah. Hal ini disebabkan termasuk kendaraan bertenaga listrik. Kendaraan tenaga listrik menjadi permasalahan tersendiri di Indonesia. ia berharap masalah regulasi cepat terselesaikan sehingga masyarakat bisa menggunakannya.

Apabila regulasi dapat berjalan dengan baik, taksi drone ini bisa dipakai untuk berbagai kebutuhan. Selain transportasi dapat digunakan untuk menelusuri hutan, perkebunan, kebutuhan militer dan lain sebagainya.

Sumber : regional.kompas.com | ayoyogya.com | tekno.tempo.co

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”