Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Willis Carrier : Bapak Air Conditioner Karena Masalah Kelembaban di Pabrik Kertas

Siapa sangka Air Conditoner (AC) yang kita nikmati sekarang ini bermula dari pabrik kertas yang punya masalah di bagian kelembaban ruangan.

Air conditioner (AC) sudah menjadi kebutuhan baik perusahaan, tempat publik atau kalangan pribadi. Dengan AC, kita bisa mengatur kondisi suhu dalam ruangan sesuai kebutuhan. Bahkan ada juga orang yang menggunakan AC agar bisa tidur nyenyak.

Kamu bisa berterima kasih kepada Willis Carrier, karena jasanya AC bisa dinikmati oleh orang banyak. Ia menemukan alat tersebut pada tahun 1902 dengan tujuan untuk menjaga kelembaban dari kerutan pada majalah di pabrik kertas.

Willis Carrier sendiri lahir pada tanggal 26 November 1876. Ia merupakan lulusan sarjana teknik dari Universitas Cornell.

1. Kemunculan AC dimulai ketika terdapat permasalahan kelembaban pada pabrik kertas

internasional.kompas.com

Pada tahun 1902, Sackett & Wilhelms Lithography and Printing Company mendapatkan masalah pada proses pencetakan majalah pada bagian berwarna. Adanya variasi kelembaban membuat kertas mengembang dan menyusut, sehingga terjadi penyimpangan pada lapisan tinta, yang mengakibatkan terdapat sisa tinta pada kertas tersebut. Dengan kata lain, kelembaban dapat mempengaruhi kualitas kertas cetak.

Sampai akhirnya mereka menghubungi Buffalo Forge New York. Buffalo Forge merupakan pemasok benda tempa, kipas dan alat pemanas. Salah satu insinyur yang bekerja disana adalah Willis Carrier. Carrier diminta untuk merancang sistem untuk mengendalikan kelembaban di pabrik kertas tersebut.

2. Cikal bakal AC lahir dari mengganti uap dengan fluida cair

time.com

Solusi yang diberikan Carrier adalah dengan mengganti uap dengan air yang mengalir lewat koil pemanas. Rancangan inilah yang menjadi cikal bakal pendingin udara modern saat ini.

Hasil dari rancangan ini adalah suhu menjadi seimbang pada permukaan kumparan, serta menarik suhu udara yang dimiliki oleh titik embun sesuai kebutuhan. Dengan mengendalikan suhu ruangan, titik embun dapat dicapai sesuai rancangan dapat melepas uap lembab dari udara.

AC pertama rancangan Carrier dipasang ketika musim panas yang terdiri dari sistem kipas, pemanas, saluran udara dan pipa untuk menggerakan udara dan mengendalikan suhu. Dengan menggunakan air sebagai sistem pendingin, rancangannya berhasil mengendalikan kelembaban pabrik mencapai 55%. Ini setara dengan melelehkan 100.000 pon es setiap hari di musim panas.

3. Carrier mulai mengembangkan mesin pengkondisi udara rancangannya

indiatoday.in

Menyadari potensi hasil rancangannya, Carrier mulai mengembangkan alatnya, khususnya pada pengendalian suhu dan kelembaban pada pabrik dan bangungan selama lima tahun ke depan pasca rancangannya sukses.

Selama masa pengembangan, ia menemukan metode untuk mengendalikan udara dengan cara melewatkan melalui semprotan air, yang berfungsi untuk mengembunkan air lebih banyak di udara. Fungsi dari memanaskan semprotan air adalah untuk mengendalikan titik embun udara demi menjamin kelembaban sesuai kebutuhan.

4. Berkat Carrier, perusahaannya mulai masuk ke industri pengkondisian udara

dnaindia.com

Keberhasilan rancangan Carrier membuat Buffalo Forge menerapkan mesin AC ke pabrik di seluruh dunia, sehingga fokus mereka pindah ke pendingin udara yang bernama Carrier Air Conditioning Company of America. Perusahaan ini resmi berdiri pada tahun 1909.

Untuk mempermudah perancangan AC, Carrier membuat dokumen berjudul "Rational Psychrometric Formulae." atau biasa disebut diagram psikometri. Ia mempresentasikan di American Society of Mechanical Engineers (ASME) pada tahun 1911. Diagram psikometri berfungsi untuk membantu pengaturan kelembaban dan suhu pada perancangan mesin AC.

5. Mulai memasukkan chiller pada tahun 1922

process-heating.com

Chiller berfungsi untuk menghilangkan panas dari cairan melalui siklus kompresi uap. Cairan tersebut mengandung panas yang diserap dan dipompa melalui heat exchanger untuk mendinginkan udara atau benda. Sistem ini memakai cairan pendingin, contohnya air, yang masih ada pada sistem AC modern.

Sistem chiller menjadikan pendingin udara jadi lebih aman dan pada akhirnya mulai menyesuaikan penggunananya seperti untuk mobil dan rumah. Sampai pada tahun 1924, chiller mulai digunakan di bioskop seluruh Amerika Serikat. Alhasil kebanyakan bioskop merupakan tempat yang asik buat santai dan ngadem,

Sampai saat ini, kita masih bisa merasakan kenikmatan AC berkat penemuan dari Carrier. Mungkin kalau ia nggak mendapatkan proyek perancang kelembaban, belum tentu akan ada AC.

Sumber : interestingengineering.com | williscarrier.com | time.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ishak Okta Sagita

Universitas Sanata Dharma

“”