Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

5 Mitos yang Salah Kaprah Terhadap Jurusan Teknik Sipil, Bagi Camaba Wajib Tahu Nih!!

Calon mertua mana yang tak gemetar bulu kuduknya, ketika mendengar pacar anaknya ialah seorang lulusan teknik sipil? Untuk cari kerja gampang, gaji diatas UMR, pembangunan nasional sedang yag tak ada habis-habisnya. Perkara finansial dijamin hampir 100% clear. Ini juga mitos yang perlu diluruskan. Kalau dilihat berdasarkan persentase, maka praktik di lapangan hanya 30% dari total mata kuliah yang ada. Semua praktikum dilakukan di dalam ruangan, termasuk saat kamu menghadapi mata kuliah yang tak butuh banyak praktek.

Calon mertua mana yang tak gemetar bulu kuduknya, ketika mendengar pacar anaknya ialah seorang lulusan teknik sipil? Untuk cari kerja gampang, gaji diatas UMR, pembangunan nasional sedang yag tak ada habis-habisnya. Perkara finansial dijamin hampir 100% clear.

Karena itu, makin banyak pula calon-calon sarjana atau camaba yang mengincar teknik sipil sebagai tujuan utamanya. Bagi kamu yang ingin masuk jurusan ini, wajib tahu akan mitos salah kaprah tentang jurusan teknik sipil.

Apa sajakah mitos-mitos itu? kuy kita simak!

1. Jika kamu ingin sukses di jurusan teknik sipil, kamu harus pandai hitung-hitungan. Mitos atau fakta?

Mitos! Di jurusan ini, kamu tak perlu muluk-muluk menghafal rumus ini-itu yang njelimet. Kamu, cukup tau konsep dasarnya atau cara penggunaannya saja sudah cukup, dan yang jelas, jangan mudah bosan.

jika kamu bosan dalam menghadapi rumus-rumus matematika yang njelimet, ya sudah, selesai. Tapi kalau kamu antusias, suka penasaran terhadap hal yang belumkamupahami, maka pintar dan tidak pintar bukanlah suatu masalah. Toh, pintar itu tidak bisa ditarik kesimpulan hanya lewat angka, bukan?

2. Kaum hawa ogah masuk jurusan ini, karena melihat prospek kerjanya di lapangan yang panas-panasan di siang hari

Ini juga mitos yang perlu diluruskan. Kalau dilihat berdasarkan persentase, maka praktik di lapangan hanya 30%  dari total mata kuliah yang ada. Semua praktikum dilakukan di dalam ruangan, termasuk saat kamu menghadapi mata kuliah yang tak butuh banyak praktek.

Jikalau memang terpaksa panas-panasan, sebagai mahasiswa yang cerdas harusnya sudah tau kegunaan payung dan sunblock, iya ndak? kalau memang sudah tekad bulat mengejar mimpi, apapun jenis dan sulit tidaknya rintangan pasti dihadapi dengan senang hati.

3. Fresh graduate di jurusan ini, masih terbilang kecil dan kalah sama jurusan lainya. Benarkah?

Tidak sepenuhnya ha itu benar. Mungkin kelihatannya kecil, karena kerjaannya yang berat dan gajinya tak setimpal dengan pekerjaan yang dilakukan. Tapi itu hanya pekerjaan yang biasa terlihat saja, masih banyak profesi bergaji tinggi di bidang teknik sipil.

Sebut saja, bekerja di pertambangan, proyek infrastruktur nasional, eksplorasi minyak lepas di pantai, hingga BUMN dan asing, yang kalau dibandingkan dengan profesi lainya, gajinya bisa bersaing di deretan atas.

4. Minimnya mahasiswi, akibatnya cowok teknik sipil menjadi mahasiswa jomblo abadi, benar apa tidak?

Khusus buat para cowok-cowok, tenang aja. Untuk mendapatkan cewek, kaian nggak harus mencari di fakultas teknik. Banyak cewek yang dari jurusan lain, memandang cowok-cowok teknik ialah cowok yang seksi, keren dan mempunya masa depan yang cerah.

jadi, pede-pede aja buat kalian para cowok yang pengen masuk ke jurusan teknik sipil. Kabar baiknya, sekarang juga cukup banyak kok, mahasiswi teknik sipil. Emansipasi wanita sudah lama tergerus jaman, bukan?

5. Pandangan terhadap dosen killer yang sering jadi batu sandingan, sehingga banyak camaba yang ragu-ragu untuk milih jurusan ini

Ada benernya, Karena terkenal keras dan kaku, kalau dosen teknik sipil tergolong killer. Tapi faktanya, tetapi dosen killer itu bukan hanya ada di jurusan teknik sipil lho. Informasi bias ini, tersebar luas karena teknik sipil keras dan kaku, makanya dosen killer di jurusan lain tidak tersorot.

Niat dosen-dosen bersikap seperti itu, semata-mata demi kebaikan kita juga kok gaes. Karena kita adalah aset bangsa, agent of change, yang menjadi tumpuan harapan dan calon generasi penerus bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

Sumber: Hipwee.com

Sumber gambar:  https://www.anakteknik.co.id/a/windawati/7-Tips-Cantik-Ala-Mahasiswi-Teknik

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

ADAM MAULANA

Uneversitas Negeri Surabaya

Pasuruan

“KAPITALIS DERMAWAN.”