Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Inilah Alasan Bungkus Plastik Pada Mie Instan Tak Teruari 19 Tahun

"Tapi yang jelas jika posisi nya ada di atas akan lebih cepat hancur dibanding posisi nya yang ada di dasar perairan karena secara suhu lebih kecil. Lalu kemungkinan paparan sinar mataharinya lebih pendek daripada yang di bagian permukaan," tutur Reza. Sempat juga Reza memberi contoh, pada bahan plastik botol air mineral kemasan yang biasanya dijual di toko-toko, bahan itu bisa bertahan selama 50 hingga 100 tahun. Namun dia tidak dapat memastikan berapa lama plastik yang berada di perairan dapat terurai karena bergantung dengan material yang menempel pada plastik.

Peneliti Oseanografi Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) Muhammad Reza Cordova mengungkapkan faktor utama plastik sulit terurai di perairan adalah intensitas sinar matahari yang kurang akibat posisi plastik berada di bawah permukaan air.

Reza juga menjelaskan ada faktor plastik yang awalnya berada di permukaan air bisa berada ke permukaan air, dikarenakan terjadinya penempelan bahan-bahan organik seperti lumpur, nutrien dan biota-biota kecil.

"Tapi yang jelas jika posisi nya ada di atas akan lebih cepat hancur dibanding posisi nya yang ada di dasar perairan karena secara suhu lebih kecil. Lalu ada kemungkinan paparan terhadap sinar matahari yang lebih pendek dari pada yang di bagian permukaan," jelasnya.

"Terdapat biota-biota lain yang mengakibatkan plastik itu akan menjadi lebih berat dari air. Akbat banyak yang ditempeli lumpur, nutrien, dan biota-biota lain dan akhirnya turun ke bawah permukaan air," sambungnya.

Sempat juga Reza memberi contoh, pada bahan plastik botol air mineral kemasan yang biasanya dijual di toko-toko, bahan itu bisa bertahan selama 50 hingga 100 tahun. Namun dia tidak dapat memastikan berapa lama plastik yang berada di perairan dapat terurai karena bergantung dengan material yang menempel pada plastik.

"Plastik ini diciptakan awalnya itu untuk bisa bertahan lama, tergantung dari materialnya apa saja yang menempel agak susah untuk dipastikan tetapi bisa tahunan," pungkasnya.

Dilansir dari diet kantong plastik, plastik memang sulit diurai oleh mikroorganisme karena rantai karbonnya yang panjang. Apalagi sifatnya yang sangat cepat terurai menjadi mikro plastik, malah dapat lebih mudah untuk mencemari lingkungan.

Selain itu, jika plastik digunakan sebagai wadah makanan maka berpotensi untuk mengganggu kesehatan manusia karena racun yang ada di plastik itu akan berpindah ke makanan yang dikonsumsi.

Permasalahan sampah plastik ini muncul akibat foto yang viral yang diupload oleh pemilik akun yang benama Finanisa Tiara Pradani melalui Twitternya "@selfeeani pada Minggu (7/4) yakni kemasan plastik mi instan berumur 19 tahun yang bertuliskan 'Dirgahayu 55 Tahun Indonesiaku' ".

Bungkus mi instan tersebut ia temukan di Pantai Sendang Biru, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Saat dihubungi CNNIndonesia.com, Fianisa mengatakan bungkus Indomie ini akan dikirimkan ke Aceh untuk kepentingan iklan layanan masyarakat.

"Rencananya Mau dikirim ke Aceh, guna iklan layanan masyarakat agar supaya munculnya kesadaran masyarakat akan bahayanya plastik bagi pencemaran lingkungan. Karena di Twitter, ada yang meminta sampah bungkus mie instan ini supaya dikirimkan ke Aceh" kata Fianisa

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

ADAM MAULANA

Uneversitas Negeri Surabaya

Pasuruan

“KAPITALIS DERMAWAN.”