Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Apakah Kamu Seorang Engineer Sejati atau Hanya Sekedar Lulusan Teknik? Beda lho ya!

Ada perbedaan besar antara real engineer dengan lulusan engineer. Tidak semua lulusan engineer bisa menjadi real enginer. Jadi, apa makna sesungguhnya dari 'engineer' itu?

Semua orang bisa mengambil jurursan teknik dan mendapatkan pembelajaran tentang keteknikan  dari sana, tetapi tidak semua orang memiliki apa yang benar-benar dibutuhkan untuk menjadi engineer.

Sangat mungkin seseorang dapat menjalani dunia perkuliahan teknik, lulus, dan mendapatkan gelar sarjana tekniknya. Tetapi ada hal-hal yang lebih penting yang harus dimiliki oleh seorang lulusan teknik daripada gelar engineer nya. Menjadi engineer merupakan profesi yang bersifat heroik, karena engineer memiliki tantangan dan tanggung jawab yang besar. Orang-orang melihat bahwa para engineer adalah yang dapat memberikan jawaban atas kejadian atau permasalahan yang membingungkan di seluruh dunia. Oleh karena itu, tanggung jawab para engineer adalah membuktikan bahwa mereka layak untuk kepercayaan yang diberikan oleh orang-orang dalam mencari jawaban atas kejadian atau permasalahan tersebut.

Berikut adalah hal-hal yang membedakan antara engineer sesunggunya dengan lulusan engineer belaka:

1. Seorang engineer harus memberikan pengaruh atau dampak pada kehidupan disekitarnya

Seorang engineer merupakan individu yang memiliki kemampuan memahami dunia dengan sudut pandang yang berbeda. Mereka melihat segala sesuatu yang ada di sekelilingnya secara matematis dan ilmiah. Dengan demikian mereka dapat menganalisis lingkungan disekitarnya melalui analisis kuantitatif.

Engineer harus mengaplikasikan pengetahuan dan kemampuannya untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat saat ini dan yang akan datang. Dengan modal berupa studi, penelitian, dan memiliki pengalaman bertahun-tahun, engineer harus memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah paling kritis di dunia, baik itu masalah energi, lingkungan, teknologi, transportasi, infrastruktur, perawatan kesehatan atau makanan, dan lain-lain. Engineer harus berusaha untuk menciptakan kehidupan di dunia yang lebih baik tidak hanya bagi umat manusia, melainkan untuk semua makhluk hidup.

Contohnya, lulusan teknik biomedis harus menjadi pelopor dalam pembuatan obat-obat untuk penyakit yang mematikan di dunia, seperti Covid-19 dan AIDS. Insinyur teknik mesin harus menciptakan mesin dengan efisiensi yang baik dan ramah lingkungan. Insinyur teknik sipil harus membangun jalan dan infrastruktur yang lebih banyak yang menghubungkan tiap daerah sehingga memudahkan kegiatan yang lainnya. Insinyur teknik elektro harus dapat menyediakan listrik untuk daerah terpencil dan harga yang terjangkau. Insinyur teknik komputer harus membuat aplikasi dan program yang baik sehingga dapat memudahkan kehidupan manusia.

2. Engineer harus "think outside the box"

Sifat yang harus dimiliki engineer adalah kreatif dan selalu ingin tahu. Para engineer harus dapat keluar dari zona nyaman mereka dan berkelana untuk mencari solusi terbaik untuk segala permasalahan di dunia. Mereka harus dapat mengalahkan diri sendiri dan tak pernah berpuas diri atas hasil yang mereka capai sehingga mereka selalu terpacu untuk keluar dari zona nyaman.

Bayangkan teknisi pesawat Boeing dan Airbus berhenti untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pesawatnya, apakah kita akan mendapatkan kenyamanan dan kemananan dalam pejalanan udara yang kita miliki saat ini? Bayangkan apabila engineer yang bekerja di perusahaan Apple, Samsung, atau Xiaomi hanya memproduksi Nokia 5110, akankah kita memiki handphone dengan spesifikasi yang hebat yang banyak membantu dalam kehidupan saat ini?

3. Engineer harus tetap tabah

Tugas yang dihadapi oleh engineer sangat besar dan rumit, sehingga profesi ini bukan untuk orang yang hanya "iseng". Engineer harus memiliki hati dan tekad yang kuat. Mereka dipastikan akan gagal dalam usahanya, tidak sekali atau dua kali, tetapi akan gagal berkali-kali dalam karir mereka.

Akan ada desain yang tampak bagus dan menarik diatas diatas kertas tetapi gagal pada tahap prototipe. Akan ada bangunan, jalan, jembatan, dan infrastruktur lainnya yang tidak dapat dibangun sesuai rancangan karena berbagai kendala.

Seorang engineer tidak seharusnya down dengan berbagai kegagalan tersebut. Mereka harus menemukan kekuatan untuk bangkit dan bertanggung jawab atas segala keputusan dan tindakannya. Mereka harus selalu mengingat alasan mengapa memilih untuk mengejar bidang pada awalnya dan harus selalu bangga dengan profesi yang mereka pilih serta mempertahankan komitmen mereka terhadap misi yang mereka rencanakan

Inti dari profesi teknik harus menjadi "tempat" untuk kesejahteraan orang lain, rasa lapar akan inovasi yang tak pernah kenyang, dan dedikasi tak tergoyahkan untuk bidang ini. Dengan ini penulis berharap bahwa telah membuat perbedaan antara "real engineer" dengan lulusan teknik belaka.

Sumber: gineersnow.com

Sumber gambar: pinterest.com  goodfon.com   worldwarwings.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Nabiel Mustaqim Rakhman

UPN Veteran Yogyakarta

Depok

“”