Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Mahasiswa Teknik Telekomunikasi PENS Buat Alat Untuk Tingkatkan Kewaspadaan Pengemudi Sepeda Motor

Dilatarbelakangi oleh tingginya angka kecelakaan sepeda motor di Indonesia menginspirasi pembuatan SAFE-T yaitu sebuah alat untuk meningkatkan kewaspadaan pengemudi sepeda motor dengan memberikan peringatan berupa teks dan bunyi saat kendaraan di depan alat sedang mengerem pada jarak tertentu. Diharapkan dengan alat ini dapat meningkatkan kewaspadaan para pengemudi sehingga dapat mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi akibat tabrakan di Indonesia.

Tingkat kecelakaan sepeda motor di Indonesia terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah pemilik kendaraan roda dua. Pada tahun 2017 kendaraan pribadi terutama sepeda motor merupakan penyumbang terbesar dari kecelakaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Menurut Indra Baruna, Direktur Utama Adira Insurance, sebanyak 90% kasus kecelakaan yang terjadi karena kelalaian pengemudi di jalan.

Oleh karena itu dengan memanfaatkan teknologi komunikasi cahaya tampak, mahasiswa Teknik Telekomunikasi PENS yang tergabung dalam sebuah tim Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) PENS yaitu Bagas Adi Pamungkas, Ammas Safinadriyah, dan Dhea Amalia Lutfiani berinisiatif untuk membuat sebuah alat bernama SAFE-T (Implementation of Visible Light Communication for Safety Driving in Intelligence Transportation System) yang dapat memberikan peringatan kepada pengendara sepeda motor agar lebih waspada dan tidak lalai saat mengemudi sehingga dapat mengurangi kecelakaan yang diakibatkan tabrakan. Alat ini dilengkapi dengan sensor cahaya dan sensor jarak LIDAR untuk mendeteksi apabila terdapat kendaraan didepan alat mengerem pada jarak tertentu dan berpotensi terjadi kecelakaan. Peringatan yang diberikan berupa bunyi dari buzzer dan tulisan pada layar LCD. Saat ini SAFE-T masih dalam proses pengembangan untuk integrasi sistem yang lebih baik lagi dan akan mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 31 pada akhir Agustus nanti. Dalam pengembangannya SAFE-T dibantu oleh beberapa mahasiswa Teknik Telekomunikasi PENS lainnya serta dosen Sistem Komunikasi Optik yaitu Hani’ah Mahmudah, ST.,MT.

SAFE-T juga telah mendapatkan respon positif dan saran pengintegrasian sistem dengan salah satu produk dari TELKOMSEL yaitu T-Bike, hal tersebut disampaikan oleh Bapak Arifin selaku Operation Senior Manager Fiber Zone 5 Jatim Balnus PT. Telkom Akses “Idenya sangat bermanfaat dan dapat mendukung smart city, namun perlu pengembangan lebih jauh yang mungkin nantinya dapat diintegrasikan dengan produk telkomsel misalnya T-Bike”, saran pengembangan juga didapatkan dari Bapak Arie Rasyid selaku Staff Technical Support Telkomsel yang mengatakan “Solusi yang bagus untuk mencegah kecelakaan, tapi lebih baik jika juga terdapat analisa perilaku selama mengemudi agar pengemudi dapat mengevaluasi dirinya saat berkendara”.

Diharapkan dengan adanya alat ini dapat bermanfaat untuk masyarakat dalam mengantisipasi situasi berbahaya saat berkendara dan meningkatkan kewaspadaan para pengemudi sehingga dapat mengurangi tingkat kecelakaan yang terjadi akibat tabrakan di Indonesia.

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Ammas Safinadriyah

“”