Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Mengintip Megahnya Kantor Alibaba dan Budaya Kerja Jack Ma

Raksasa E-commerce asal Tiongkok, Alibaba Group, tak hanya memiliki nama besar, tapi juga kantor yang sangat luas. Kesuksesan ini tak lepas dari peran Jack Ma selaku founder dalam menerapkan budaya kerjanya di lingkungan Alibaba.

Berawal dari Apartement Kecil

Sebagian besar dari kamu pasti sudah tahu kalau Alibaba Group yang didirikan Jack Ma adalah grup e-commerce terbesar di Cina bahkan dunia. Seperti diketahui, pada 1999 Alibaba berhasil menarik perhatian para investor dunia. Perusahaan ini pun mendapatkan pendanaan dari Goldman Sachs sebesar US$ 5 juta dan US$ 20 juta dari Softbank.

Tapi jangan salah, dulu di awal mendirikan Alibaba tahun 1995, perusahaan Alibaba hanyalah perusahaan kecil yang kondisi kantornya agak memprihatinkan. Yakni berkantor di apartemen milik Jack Ma yang letaknya di Hangzhou. Bahkan saat itu sistem Internetnya juga masih dial up. Bayangin aja seberapa lemot koneksi Internet di sana.  Jack Ma sendiri baru melek Internet pada tahun 1995 dan Alibaba didirikan pada 1999. Dia mengenal Internet saat berada di Seattle dan kata pertama yang ditulisnya di mesin pencari adalah “beer”.

Merekrut Petani sebagai Tenaga Penjualan

Alih-alih mencari lulusan ekonomi atau bisnis sebagai tenaga penjualan atau sales, Alibaba Group malah merekrut petani. Pasalnya, Jack Ma gak sanggup membayar gaji dari sarjana lulusan universitas ternama di China.

Dengan merekrut para petani atau pemuda-pemudi dari pedesaan, maka mereka bisa menggajinya dengan upah yang kecil. Bagi mereka yang menetap di Alibaba dari tahun 1999 hingga kini, pasti mereka bangga banget karena bisa menyaksikan evolusi perusahaannya dari bayi hingga raksasa.

Bermodalkan US$ 60 ribu.

Jack Ma mendapatkan uang untuk mendirikan perusahaan Alibaba. Dana sebanyak itu dipinjam oleh Jack Ma dari 18 orang. Mereka diminta berkumpul di apartemen Jack Ma, dan sang founder Alibaba itu pun berpidato selama dua jam. Setelah itu semua orang langsung mengeluarkan uangnya dan terkumpul lah US$ 60 ribu.

Ngomongin soal kantor alibaba, admin sendiri mengutip dari beberapa sumber untuk membahas megahnya markas e-commerce ini. Uniknya, Alibaba menyebut kantornya itu sebagai kampus. Ya, kantor bagi pegawai Alibaba tak hanya pusat bekerja namun sekaligus tempat menimba dan mengembangkan potensi diri.

Sumber : Liputan6.com/Sunariyah

Kantor Penuh Filosofi

Setidaknya ada 8 gedung di kantor pusat Alibaba yang terletak di Distrik Xixi, Hangzhou ini. Selain itu, juga terdapat sebuah museum dan cafetaria. Di museum ini terdapat banyak informasi soal asal muasal berdirinya Alibaba dan juga program kerja mereka. Sementara cafetaria menjadi tempat berkumpul dan istirahat karyawan saat makan siang.

sumber ; LIputan6.com/Sunariyah

Saking luasnya, karyawan yang bekerja kerap menggunakan sepeda untuk berpindah dari satu gedung ke gedung lainnya. Jumlah karyawan Alibaba Grup yang bekerja di Alibaba Campus di distrik Xixi mencapai lebih dari 20.000 orang. Fasilitas yang disediakan juga komplit. Mulai dari sepeda, restoran, sarana olahraga seperti tenis meja hingga bulutangkis, ruang rapat khusus, musium besar, hingga danau.

sumber :  KOMPAS.com/YOGA SUKMANA

Musium ini banyak menyimpan barang-barang yang punya nilai historis bagi Alibaba.  Di bagian depan kampus, terdapat kolam air besar yang juga memanjang hingga kebagian tengah kampus.  Memasuki bagian tengah, pengujung akan disuguhi dengan berbagai informasi perkembangan Alibaba dari awal dirintis hingga menjadi raksasa e-commerce.

sumber :  KOMPAS.com/YOGA SUKMANA

Keberadaan air di kantor Alibaba tepat dipinggir gudang-gedung. Bahkan tak ada pembatas dinding khusus antara kolam air dan area pejalan kaki. Hal ini tak lepas dari kuatnya Jack Ma memegang filosofi China. Di China, air adalah lambang kemakmuran dan berkah. Lantaran hal itulah Jack Ma menginginkan kantor Alibaba tak jauh-jauh dari air.  Selain itu Jack juga berpesan bahwa hanya kegigihan dan kemauan kuat, serta mental pantang menyerah lah yang bisa mengantarkan bisnismu menjadi raksasa.

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

arka

Surabaya - Kupang

“#SuccessBefore30”