Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Pesawat Intai Maritim CN-235 Buatan PT Dirgantara Indonesia Diborong Banyak Negara

Pesawat militer angkut Tipe MPA (Maritim Patrol Aircraft)ini sukses diborong oleh 5 negara !

Jokowi membanggakan pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia (PTDI) lantaran laris dibeli sejumlah negara. Beliau mengatakan bahwa berbagai negara CN235 dikenal sebagai pesawat multiguna yang digunakan untuk evakuasi medis, angkut penerjun, kargo, sipil, maupun VIP dan VVIP. Negara-negara tersebut yakni ; Senegal di Afrika, Thailand, Korea Selatan, Nepal dan kabarnya Malaysia juga akan memesan pesawat ini untuk keperluan patroli maritim.

Pesawat produksi dalam negeri ini menggunakan desain winglet, untuk mengefisienkan gaya hambat yang juga penghematan bahan bakar. Dengan penghematan bahan bakar ini, CN 235 MPA bisa lebih lama di udara sehingga cocok untuk operasi maritim. CN 235 MPA juga dilengkapi tiga hardpoints di bawah masing-masing sayapnya, sehingga mampu membawa Rudal Anti kapal Harpoon. Pesawat CN 235 MPA ini juga mampu membawa dua torpedo mk46 atau exocet M-39 air-launch anti-ship missiles. Hardpoint sisanya kemungkinan ditujukan untuk mengangkut rudal anti pesawat, sebagai pertahanan diri. Sehingga pesawat ini tidak hanya sebagai pesawat intai maritim saja, namun juga bisa digunakan untuk penindakan secara langsung.

Sedangkan untuk jeroannya telah dilengkapi sistem komputer yang diintegrasikan dengan sistem sensor hingga memiliki kemampuan menangkap rute dan pancaran frekuensi. Kemampuan radar yang dapat menjangkau antara 100 hingga 200 Notical Mile yang dikonfigurasi seperti CN-235 milik Coast Guard Korsel. Selain itu terdapat pula bubble window pada bagian belakang pesawat yang berfungsi sebagai tempat awak pesawat melakukan pengamatan secara visual.

Pesawat CN235 sendiri terdiri atas tiga jenis, yaitu CN235-220 Civil, CN235-220 Military, serta CN235-220 Mission dengan berbagai kegunaan yang berbeda-beda. Dan hingga saat ini, PT Dirgantara indonesia telah membuat 18 unit pesawat yang saat ini telah digunakan oleh Turki sebanyak 9 pesawat, 4 pesawat untuk Korea dan selebihnya digunakan TNI baik Angkatan Udara mauapun Angkatan Laut.

sumber : detik.com, kompas.com, jakartagreater.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

arka

Surabaya - Kupang

“#SuccessBefore30”