Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Jenis-Jenis Valve yang Sering Digunakan di Pembangkit Listrik

Valve merupakan alat yang berfungsi untuk mengatur dan mengarahkan laju aliran fluida dengan cara membuka, menutup dan menutup sebagian aliran fluida. Banyak banget jenis katup atau valve yang sering digunakan di perindustrian. Sekarang kita akan bahas valve apa aja nih yang sering digunakan di pembangkit listrik. Simak artikel dibawah ini

Penggunaan valve sangat penting untuk berbagai keperluan dalam mensupport produksi listrik. Valve bisa dioperasikan manual seperti dengan tuas atau kunci F dan bisa juga otomatis melalui DCS (Distributed Control System). DCS itu menampilkan sistem yang di lapangan ke komputer atau monitor lebar, jadi kita bisa memonitor atau mengoperasikan alat baik itu pompa, blower,motor, valve dan lain-lain melalui komputer.

1. Check Valve

Si check valve ini berguna untuk mengatur aliran fluida searah jadi kalau aliran bolak balik atau back flow itu gak ada di valve ini. Kalau tekanan sesuai dengan arahnya maka plug nya akan terbuka, sebaliknya ketika arah fluida nya tidak sesuai maka plug nya akan tertutup sehingga gak ada fluida mengalir. Si check valve ini ada dibagi beberapa jenis lagi, nah yang jenis lift check valve itu sering digunakan di PLTU, salah satu pengaplikasiannya adalah si valve ini bisa mencegah aliran balik kondensat ke steam trap yang bisa menyebabkan korosi pada turbin uap.

2. Solenoid Pneumatic Valve

Si valve yang ini adalah valve yang bergerak kalau ada energi listrik melalui solenoida. Arus listrik nya bisa yang AC maupun DC. Valve ini mempunyai kumparan itu untuk mendorong piston,tabung silinder, blow zet valve, dan lain-lain.

3. Safety Valve

Si safety valve ini berguna untuk melepas tekanan berlebih yang ada di equipment atau sistem pemipaan. Kalau tekanannya mencapai level yang gak aman maka pegas baja yang ada pada valve ini akan otomatis terbuka, tapi kalau tekanan masih normal maka valve tetap tertutup. Level tekanan yang aman bisa diatur di safety valve ini, bisa diatur pada level berapa valve ini terbuka.

4. Ball Valve

Valve ini mempunyai plug atau pengontrol aliran yang berbentuk bola dengan lubang ditengahnya. Jadi ketika lubang pada bola sejalan dengan kedua ujung valve maka aliran akan terjadi.Valve ini sangat cocok untuk tekanan tinggi dan temperatur tinggi. Fungsi ball valve ini untuk pengendali tekanan, suhu, shut off.

5. Gate Valve

Valve ini berguna untuk mengangkat gerbang penutupnya yang berbentuk bulat atau persegi panjang.Gate valve ini gak bisa ngatur besar kecilnya laju aliran fluida jadi ya harus full open atau full close. Misalnya kalau valve ini terbuka setengah atau ga full bisa membuat sudut-sudut gate nya terkikis.

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Dhea Gultom

Politeknik Negeri Medan

Medan

“do what you love and love what you do”