Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Kenapa Dollar Naik Terus dan Rupiah Melemah ?

Kita tau ya gaes kalau dalam bulan-bulan setelah wabah ini muncul,nilai mata uang USD naik terus terhadap rupiah. Apa saja penyebab rupiah melemah terhadap dollar?. Berikut penjelasannya.

Seperti yang kita tau pada tanggal 3 April 2020 dollar terhadap rupiah naik terus sehingga 1 dollar sama dengan Rp 16.644. Sekarang kita harus tau dulu ya sebenarnya apa sih penyebab yang bisa membuat rupiah naik turun?

Demand adalah permintaan dan supply artinya adalah penawaran. Seperti yang kita tau jika permintaan terhadap suatu barang tinggi maka harga dari barang tersebut cenderung naik. Nah contohnya pada saat Idul Adha harga kambing naik karena permintaan terhadap kambing cukup banyak. Sama dengan mata uang USD, jika banyak permintaan menukar rupiah ke dollar, maka nilai dollar akan terus naik. Begitu juga sebaliknya jika banyak orang menukar USD ke rupiah maka rupiah akan semakin menguat. Nah terus apa aja sih faktor yang buat orang berbondong-bondong menukar rupiah ke USD ?

1. Prospek Investasi

Investasi nya ada berbagai bentuk, bisa dalam bentuk deposito simpanan, bisnis, infrastruktur dan saham. Jika orang luar negeri berinvestasi di Indonesia itu bisa menjadi 1 hal yang baik karena bisa membantu pergerakan ekonomi dan Indonesia akan dianggap di mata negara lain sebagai negara yang memiliki prospek ekonomi dan bisnis yang baik. Contoh jika kamu mau berinvestasi pasti kamu mencari tempat yang aman suasana politik dan ekonomi nya.

2. Ekspor dan Impor

Misalnya nih kita jual hasil tekstil kita ke Amerika lalu Amerika menjual gadget nya kepada kita Indonesia. Nah kalau kita lebih banyak membeli barang dari luar negeri (Impor) daripada menjual barang ke luar negeri (Ekspor) maka rupiah bisa melemah, kenapa? karena jika kita membeli barang dari luar maka kita akan membayar nya dalam mata uang USD maka permintaan terhadap dollar meningkat membuat nila dollar menguat, semakin banyak permintaan tukar terhadap dollar maka semakin naik harga dollar. Sedangkan jika kita ekspor barang ke Amerika, maka Amerika akan membayar dalam bentuk rupiah sehingga jika permintaan dalam menukar mata uang rupiah meningkat maka nilai mata uang rupiah juga akan meningkat.

3. Safe Haven Currency

Safe Haven Currency adalah mata uang yang dianggap mata uang negara yang dianggap paling kuat dan stabil. Mata uang yang dianggap sebagai safe haven currency adalah USD, JPY (Jepang Yen) dan Franc Swiss (CHF). Maka dari itu banyak orang yang gak mau berinvestasi pada negara berkembang yang politik nya berpengaruh terhadap kestabilan ekonomi contohnya Venezuela dan Zimbabwe.

Ada juga beberapa harga komoditas yang berpatokan pada dollar seperti minyak, batu bara, emas, dll. Hal ini juga yang buat dollar adalah tempat berlabuh saat ekonomi berguncang.

Nah sekarang kenapa sih dollar menguat terus dan rupiah melemah beberapa bulan ini gaesss ?

1. Wabah COVID-19

Ketika wabah ini merajalela banyak investor yang milih nyimpan dollar ketimbang mata uang lainnya. Karena dollar dianggap sebagai safe haven currency yang relatif aman saat gejolak ekonomi. Nah karena banyak orang yang mau nukar mata uang ke dollar maka harga dollar naik. Sesuai hukum demand dan supply.

2. Penarikan Investasi Luar Negeri

Wabah itu membuat banyak investor luar negeri yang menarik investasinya dari Indonesia. Investasinya yang ditarik ada dalam bentuk saham, bisnis, dll. Nah karena banyak investor yang menukar investasi rupiahnya ke USD maka permintaan terhadap dollar meningkat yang membuat harga dollar juga terus naik.

Nah itu dia gaesss beberapa penyebab dollar naik terus dan rupiah melemah belakangan ini.

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Dhea Gultom

Politeknik Negeri Medan

Medan

“do what you love and love what you do”