Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Siapa Sangka Arsitek Masjid Istiqlal Beragama Kristen Protestan

Tahukah kamu arsitek dibalik kemegahan dari Masjid Istiqlal? Siapa sangka kalau Masjid Istiqlal terlahir dari arsitektur beragama Kristen Protestan. Siapa arsitek tersebut? Yuk, intip bersama-sama ulasannya!!!

Pernahkah kamu penasaran tentang Masjid Istiqlal? Siapakah yang mendesain atau merancang kemegahannya?. Jika kamu ditanya, tahu atau tidak Masjid Istiqlal? pastinya kamu dapat menjawab pertanyaan ini.

Namun jika kamu ditanya, siapa sosok arsitek di balik berdirinya Masjid tersebut? tentunya akan sulit terjawab jika tidak mengetahui.

Supaya kamu tidak penasaran lagi dengan pertanyaan-pertanyaan di atas. Ini dia sosok arsitek yang merancang Masjid Istiqlal, yaitu Frederich Silaban.Perlu kamu ketahui, Frederich Silaban bukan berasal dari lulusan universitas loh. Dia hanya seorang yang lulus dari sekolah teknik.

Untuk mengetahui lebih dalam sosok Frederich Silaban. Mari simak ulasan di bawah ini !!!

1. Pria Kelahiran Sumatera Utara

Frederich Silaban, pria kelahiran Bonandolok, Sumatera Utara, 16 Desember 1912 merupakan arsitek di balik kemegahan Masjid Istiqlal di Jakarta.

Dia hanya mengenyam pendidikan di HIS Narumonda, Tapanuli, Sumatera Utara dan Koningen Wilhemlmina School, sebuah sekolah teknik di Jakarta atau pada saat ini setara dengan tingkat SMK.

Selain itu dia juga belajar di Academic van Bouwkunst Amsterdam, Belanda pada tahun 1950. Saat itu bukan pertama kalinya dia ke Belanda.Melainkan pada saat itulah Frederich Silaban mempelajari dunia arsitektur.

2. Berkeyakinan Kristen Protestan

Pria penganut Kristen Protestan dan anak dari seorang pendeta miskin itu mampu melahirkan berbagai karya bangunan yang berdiri kokoh hingga hari ini. Salah satunya ialah Masjid Istiqlal di Jakarta.

3. Awal Mula Terpilihnya Arsitek Frederich Silaban Merancang Masjid Istiqlal

Berawal pada tahun 1955, Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno mengadakan sayembara untuk mendesain maket Masjid Istiqlal. Terdapat sebanyak 22 arsitek dari 30 yang lolos persyaratan. Salah satunya Frederich Saliban.

Soekarno sebagai Ketua Dewan Juri ketika itu mengumumkan Frederich Silaban sebagai pemegang sayembara arsitek itu dengan karya berjudul "Ketuhanan". Bahkan Frederich dijuluki sebagai "By the grace of God" karena telah memenangi sayembara itu.

4. Gaya Arsitektur Masjid Istiqlal

Mengutip dari Wikipedia, Masjid ini bergaya arsitektur islam modern internasional, yaitu menerapkan bentuk geometri sederhana. Seperti kubus, persegi, dan kubah bolam dalam ukran raksasa untuk menimbulkan kesan agung dan monumental.

Masjid Istiqlal berdiri di atas lahan seluas 9,5 hektar, ditopang 12 pilar raksasa serta 5.138 tiang pancang. Dinding berlapis batu marmer putih. Air mancur besar melambangkan "tauhid" dibangun di barat daya.

Dilengkapi dengan menara setinggi 6.666 sentimeter, sesuai dengan jumlah ayat Al Quran. Masjid ini mampu menampung jamaah hingga 20.000 umat.

5. Wafatnya Frederich Silaban

Sang arsitek tutup usia pada hari Senin, 14 Mei 1984, di RSPAD Gatot Subroto. Frederich S wafat karena mengalami komplikasi. Namun, dia wafat meninggalkan banyak bangunan hasil karyanya.

Selain Masjid Istiqlal masih terdapat peninggalannya yang lain. Seperti Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta/1962), Monumen Nasional atau Tugu Monas (Jakarta/1960), Monumen Pembebasan Irian Barat (Jakarta/1963).

Bagaimana cukup menarik bukan? Dari latar belakang singkat beliau dapat diambil pembelajaran bahwasannya tidak peduli kamu berasal dari agama, suku atau ras apapun.

Selagi ada usaha dan kerja keras untuk menciptakan suatu kebaikan maka jalan akan selalu ada.

sumber : id.wikipedia.org | kompas.com | republika.co.id

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Doohan Aditya Saputro

STT Adisutjipto

Bekasi

“Work Hard Dream Big”