Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Dibangun Diatas Laut, Bandara Kansai di Jepang Ini Bisa Jadi Referensi Dunia!

KANSAI International Airport merupakan bandara Internasional yang berlokasi di tengah lautan tepatnya di tengah teluk Osaka dan sangat jauh dari garis pantai distrik sennan Osaka, Jepang. Bandara ini juga merupakan karya terbaik di Jepang. Sehingga pergerakan ekonomi di jepang pun pastinya akan melalui bandara ini apabila itu pergerakannya via udara.

Bandara Kansai ini memiliki panjang lebih kurang 4 km (2,5 mil) dan luas 2,5 km (1,6 mil). Sementara panjang dari jembatan yang menghubungkan pulau buatan (bandara kansai) dengan daratan di Desa Rinku lebih kurang 3 km dengan menghabiskan biaya untuk pembangunan jembatan tersebut lebih kurang $1 milliar. Namun sayang sekali, ternyata pulau buatan ini (bandara kansai) akan tenggelam yang disebabkan dari bahan material yang digunakan untuk pembangunan yang akan menyebabkan kompres secara signifikan pada pondasi nya. Tetapi pulau (bandara kansai) tersebut mengalami penurunan lebih kurang 8 meter (26 kaki) jauh lebih dalam dari yang telah diperkirakan. Ternyata proyek bandara ini merupakan adalah karya proyek sipil yang paling mahal dalam sejarah modern setelah dua puluh tahun perencanaan, tiga tahun konstruksi dan beberapa milliar dollar investasi.

Pada 17 Januari 1995, Jepang terkena gempa yang berpusat di 20 km dari bandara kansai. Dikarenakan adanya rekayasa gempa yang diterapkan pada konstruksi bandara, sehingga bandara tidak mengalami cedera berat dikarenakan adanya penggunaan sendi geser. Sementara pada tahun 1998, bandara kansai pun selamat dari badai topan dengan kecepatan angin mencapai 200 km/jam (120 mph). Akhirnya pada tahun 2001, bandara kansai masuk nominasi 10 besar sebagai struktur yang diberi Rekayasa Sipil Monumen dari Millenium dan mendapatkan penghargaan dari American Society of Civil Engineers. Total biaya dari pembangunan bandara kansai ini mencapai $20 milliar.

Bandara Kansai ini mulai beroperasi pada tahun 1994 dengan melayani beberapa maskapai diawal yaitu All Nippon Airways, Japan Airlines dan Nippon Cargo Airlines. Bandara kansai memiliki jumlah lantai yaitu 4 lantai. Bangunan tersebut merupakan terminal bandara terpanjang di dunia, dengan panjang mencapai 1,7 km. Pada tahun 2011, bandara kansai telah menampung lebih dari 60 maskapai penerbangan internasional dan domestik.

Dengan hasil mahakarya yang sangat luar biasa di bidang proyek konstruksi sipil yang begitu mempesona dan mengagumkan itu, sangat patut di banggakan bagi seorang civil engineering.

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Abdul Rahim Tanjung

Universitas Teknologi Sumbawa

Sumbawa Besar

“Berfikir Merdeka dan Berkehendak Meraja Namun Tetap Bersahaja Bersama Masyarakat”