Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Mana Yang Benar: Di Non-Aktifkan Atau Airplane Mode On?

Dunia penerbangan kembali berduka. Jatuhnya pesawat Lion Air JT610 menambah catatan buruk dalam hal penerbangan. Rasa trauma yang diterima oleh keluarga korban pun turut hadir meskipun tidak mengalami secara langsung kejadian jatuhnya pesawat tersebut. Selama penerbangan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh seluruh penumpang, salah satunya adalah penggunaan Handphone. Lantas manakah yang dibenarkan, non-actif atau Airplane Mode On?

Penulis beserta tim Anak Teknik Indonesia turut berduka cita atas jatuhnya pesawat Lion Air JT610. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan serta korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Nya (aamiin).

Larangan penggunaan ponsel telah diatur dalam peraturan Kementerian Perhubungan Nomor AU/4357/DKP.0975/2003 tentang Larangan Penggunaan Ponsel di Dalam Pesawat.

Walaupun smartphone saat ini telah dilengkapi dengan Airplane Mode, tetap saja smartphone harus di non-aktifkan saat sudah memasuki pesawat. Sebagian penumpang pesawat masih saja belum menyadari betapa pentingnya me non-aktifkan smartphone ketika didalam pesawat. Padahal hal ini ditujukan untuk keselamatan pribadi dan seluruh penumpang yang ada.

Terdapat beberapa alasan kenapa smartphone harus di non-aktifkan saat di dalam pesawat:

1. Mengganggu Sistem Navigasi & Komunikasi Pesawat

Selama penerbangan dilakukan, pilot terus terhubung dengan air controller di darat dan memperhatikan radar. Terhubungnya pilot dengan air controller dan koneksi radar menggunakan signal atau gelombang radio. Aktifnya smartphone dalam pesawat akan mengganggu gelombang radio dan radar saat pilot melakukan komunikasi ke air controller yang ada didarat. Apabila pilot terganggu dengan aktifitas gelombang radio yang tidak biasa tersebut, kapten atau pramugari akan langsung mengumumkan kepada penumpang untuk segera me non-aktifkan smartphone nya demi keselamatan bersama.

2. Take off & Landing Adalah Situasi Yang Paling Kritis Saat Penerbangan

Pilot sangat membutuhkan koordinasi dengan pusat kendali penerbangan (air controller) yang ada di darat. Komunikasi tersebut lagi-lagi menggunakan Sistem Navigasi pesawat. Jika terdapat smartphone yang aktif didalam pesawat, maka hal tersebut akan mengganggu komunikasi radio dan pilot kemungkinan tidak akan mendengar informasi yang dikirimkan oleh pengawas lalu lintas pesawat.

3. Flight Mode Dalam Pesawat

Di zaman teknologi ini hampir semua jenis smartphone high class memiliki fitur flight mode atau Airplane mode. Fitur tersebut masih saja menjadi perdebatan dalam keselamatan penerbangan, apakah sebaiknya hanya mengaktifkan flight mode saja atau me nonaktifkan smartphone secara keseluruhan? Meskipun ada beberapa negara yang memperbolehkan hanya pengaktifan flight mode hal itu tetap tidak disarankan kepada penumpang pesawat. Karena, keselamatan seluruh penumpang tetap menjadi nomor satu. Maka sebaiknya non-aktifkan secara keseluruhan smartphone kita.

Itulah alasan mengapa smartphone harus di non-aktifkan saat di pesawat. Semoga kita tetap menjadi konsumen dan pengguna yang cerdas dan pintar dalam bersikap dan bertindak demi tercapainya keselamatan bersama.

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Abdul Rahim Tanjung

Universitas Teknologi Sumbawa

Sumbawa Besar

“Berfikir Merdeka dan Berkehendak Meraja Namun Tetap Bersahaja Bersama Masyarakat”