Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Jangan Keburu Beralih ke Smart SIM, Yuk Lihat Dulu Spesifikasinya!

Minggu, 22 September 2019, Korps Lalu Lintas Kesatuan RI (Korlantas POLRI) akan meluncurkan SMART SIM (Surat Izin Mengemudi Pintar). Acara ini juga bertepatan dengan Hari Lalu Lintas Bhayangkara. Penasaran seperti apa SIM-nya?

Beberapa tahun terakhir ini pemerintah telah menggencarkan program yang berkaitan dengan teknologi pintar (smart).

Contoh yang lagi ramai baru-baru ini adalah Smart SIM.

Apa itu Smart SIM?

Smart SIM merupakan Surat Izin Mengemudi Pintar yang memiliki banyak keunggulan dibanding SIM yang lama.

Dari segi desain, SIM baru akan dibuat berebeda dari SIM yang beredar di masyarakat.

Spesifikasi Smart SIM

Dilihat dari warnanya, Smart SIM melambangkan warna bendera Indonesia (merah putih). Ada pula tulisan Indonesia yang terletak di bagian atas.

Di bagian bawah sebelah kiri, terdapat foto wajah pemilik SIM beserta nama, tempat tanggal lahir, golongan darah, jenis kelamin, alamat, dan pekerjaan.

Di bagian paling bawah sebelah kanan ada foto lagi, tapi berukuran lebih kecil dan berwarna hitam putih.

Di bagian belakang Smart SIM, berlatar putih. Jelas berbeda dengan SIM lama yang berwarna latar biru.

Oiya, menurut Korlantas POLRI memang sengaja ada bagian yang dihilangkan. Yaitu, tulisan nama spasi titik dua, alamat, dan sebagainya. Hal ini dilakukan agar desain SIM baru terlihat lebih simpel.

Selanjutnya, dicantumkan pula golongan darah pemilik SIM. Tujuannya adalah untuk memudahkan pemberian darah ketika keadaan darurat.

Infografis oleh Kompas.com

Keunggulan Smart SIM

Hal yang paling WOW dari Smart SIM ini adalah kemampuannya dalam menyimpan data pemilik SIM juga bisa merekam jenis pelanggaran lalu lintas pemegang SIM.

Selain itu, Smart SIM juga punya keunggulan lain seperti:

  • Ditanamkan cip yang bisa merekam pelanggaran dan tercatat secara online dan real time saat evaluasi
  • Bisa menyimpan saldo uang maksimal Rp. 2 juta
  • Bisa digunakan untuk melakukan pembayaran tol, tiket kereta api, belanja online, dll.

Nah, untuk mendapatkan SIM baru dapat dilakukan saat perpanjangan SIM lama. Selain itu, juga bisa melalui gerai SIM keliling.

Persyaratannya:

  1. Usia minimal 17 tahun
  2. Sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  3. Menjalani tes kesehatan terlebih dahulu
  4. Lulus teori dan praktik

Untuk Biaya Pembuatan SIM sendiri sudah diatur dalam ketentuan PP Nomor 60 Tahun 2016.

Berikut daftarnya:

  • Penerbitan SIM A Rp 120.000
  • Penerbitan SIM A Umum Rp 120.000
  • Penerbitan SIM B1 Rp 120.000
  • Penerbitan SIM B1 Umum Rp 120.000
  • Penerbitan SIM B2 Rp 120.000
  • Penerbitan SIM B2 Umum Rp 120.000
  • Penerbitan SIM C Rp 100.000

Berikut tarif perpanjangan SIM:

  • Perpanjang masa berlaku SIM A Rp 80.000
  • Perpanjang masa berlaku SIM B Rp 80.000
  • Perpanjang masa berlaku SIM C Rp 75.000
  • Perpanjang masa berlaku SIM D Rp 30.000

Untuk pengisian saldo mekanismenya sama seperti e-toll, selain itu juga bisa di ATM ataupun minimarket.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai Smart SIM.

Baca Juga:

Jangan Mau Ketinggalan, Yuk Intip Wajah Baru Ibu Kota Republik Indonesia!

Semoga bermanfaat :)

Referensi: nasional.kompas.com | cnnindonesia.com

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Kak Yull

“Sharing is a part of my soul”