Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

TELEPORTASI: Mungkinkah Manusia Dapat Menembus Bumi?

Pernahkah kamu menonton film sci-fi? Katakanlah Star Trek, Time Machine, The One, dan lain sebagainya. Pasti sering kan kamu jumpai, dalam suatu adegan di mana ada seorang karakter yang bisa menghilang dalam hitungan detik. Kemudian orang tersebut berada di tempat lain. Nah, itulah tema menarik yang akan kita bahas pada artikel ini.

“Apakah Teleportasi itu benar adanya?” Sebuah pertanyaan tingkat tinggi diajukan oleh seorang Mahasiswa dari Binus, Serpong.

Dalam sesi tanya jawab tersebut, dihadiri pula oleh seorang ahli fisika dari Karlshure Institute of Technology, Jerman, Doktor Martin Spinrath.

“Berdasarkan penelitian sebelumnya, ada yang pernah mencoba untuk memindahkan suatu benda. Namun masih dalam jangkauan yang dekat, sekitar 10 meter.” Jawab Martin.

Fakta di lapangan menyebutkan bahwa neutrino merupakan suatu partikel yang memilliki keistimewaan yaitu dapat menembus benda padat. Misalnya Bumi, Bulan, dan Planet lainnya.

Martin menambahkan, “Jika kita dapat memahami  tentang neutrino lebih dalam, ke depannya kita dapat mempelajari bumi dan inti bumi tanpa repot-repot pergi ke sana.”

APA ITU NEUTRINO?

Pertanyaan selanjutnya, apakah yang di makasud dengan neutrino?

Neutrino merupakan salah satu jenis partikel elementer dan mempunyai massa sangat kecil.

Campuran tiga jenis neutrino yaitu (neutrino elektron, neutrino muon, dan neutrino tao) memiliki bermassa kurang dari 0,28 eV (elektron-Volt).

Bandingkan dengan masa elektron yang sebesar 105,6 MeV (Mega-elektron-Volt). Tentu neutrino bermassa sangat ringan kan?

Neutrino muncul bersama siraman sinar matahari ke bumi. Walaupun tersebar di muka bumi, neutrino sulit untuk dideteksi.

Nah, pada tahun 1960-an. Ilmuwan telah berhasil menentukan jumlah neutrino yang berasal dari reaksi nuklir dan menyebabakan matahari bersinar.

Namun, saat dihitung di bumi. Nyaris 2/3 dari jumlah neutrino tersebut hilang tanpa diketahui sebabnya.

Pada akhirnya, ada seorang Ilmuwan dari Tokyo bernama Takaaki Kajita berhasil meneliti tentang penyebab raibnya dua per tiga neutrino.

Ia mengatakan, “Neutrino tidak lenyap tanpa suatu sebab, melainkan hanya berganti ‘rasa’ menjadi muon neutrino, elektron neutrino, dan tau neutrino.”

PENERAPAN NEUTRINO DALAM KEHIDUPAN.

“Mungkin neutrino belum bisa digunakan untuk teleportasi. Tetapi neutrino bisa dimanfaatkan untuk komunikasi bawah laut.” Kata Martin.

Sampai detik ini, kapal selam masih mengalami kesulitan saat berkomunikasi menggunakan radio. Gelombang radio yang dipancarkan tidak bisa merambat dengan baik pada medium air.

Sehingga kapal selam harus sedikit naik ke permukaan untuk bisa lancar dalam komunikasi.

Nah, neutrino ini dapat dimanfaatkan sebagai instrumen dalam kapal selam. Karena ia memiliki kemampuan dapat menembus benda cair dan padat sekalipun.

JIKA MEMUNGKINKAN, KAPAN TELEPORTASI BISA DIGUNAKAN MANUSIA?

Saat ini, Tim ilmuwan yang sedang mengembangkan teknologi teleportasi adalah tim yang bekerja untuk Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Berdasarkan informasi dari Express, Selasa (28/8/2018), para ilmuwan tersebut bahkan sudah menguji coba teknologi dalam tahap molekular.

“Dalam kisah fiksi ilmiah 20 tahun silam, sebenarnya teknologi ini sudah ada. Namun, saat ini kami sedang berusaha mewujudkan mimpi itu di kehidupan nyata.” Ujar Alexander Galitsky, selaku pimpinan dalam sebuah uji coba.

Meskipun kendengarannya mustahil, para ilmuwan yakin bahwa teknologi teleportasi dapat direalisasikan di kehidupan nyata. Bahkan, teknologi ini diberitakan rampung pada tahun 2035 mendatang. Hmmm, Semoga saja ya :)

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Kak Yull

Sekolah Tinggi Teknik Pati

Indonesia

“Sharing is a part of my soul”