Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

8 Mobil Esemka Sudah Lulus Uji

Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BMTP), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) yang memiliki sertifikat internasional dan resmi. Ini merupakan langkah yang harus dipenuhi agar mobil tersebut dikatakan layak jalan dan dapat diproduksi massal, setelah mendapatkan Nomor Identifikasi Kendaraan.

Kabar mobil Esemka yang lulus uji di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) akhirnya terjawab sudah. Esemka adalah produk mobil hasil rakitan siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang bekerja sama dengan institusi serta industri dalam negeri dan beberapa perusahaan lokal dan nasional. Kandungan komponen lokal (dalam negeri) berkisar antara 20 persen-80 persen.

Kabarnya ada delapan tipe mobil yang mendapat Vehicle Type Approval (VTA) Online dan satu lagi masih dalam proses. Namun dari data yang diberikan, delapan unit tersebut tidak semuanya mendapat Sertifikat Uji Tipe (SUT) pada 2018. Ada beberapa mobil yang sudah diluluskan pada tahun 2016 lalu.

Beberapa prototipe Mobil Esemka sudah diluncurkan, dan siap diproduksi massal antara lain :

1. Esemka Rajawali (R2)

Adalah varian dan pengembangan dari tipe Esemka Rajawali (Alpha), dengan kekuatan mesin 1600cc dan berpenumpang  5 orang. Pengembangan Esemka Rajawali R2 ini bertitik tumpu pada mesin dengan yang lebih besar dari sebelumnya. Tetap mengacu pada tipe SUV dan mengedepankan fitur keamanan. Esemka Rajawali R2 dilengkapi dengan ABS (Anti Lock Brake System), BA (Brake assist), EBD (Electronic brakeforce distribution), dan SRS Air Bag Esemka Rajawali.

2. Esemka Rajawali

Yakni model SUV bermesin Esemka 1.5i, 1.500 cc multi point injection 4 silinder yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 103 tenaga kuda pada putaran 5.500 rpm dengan torsi puncak hingga 145 Nm di 4.100 rpm. Rajawali juga telah dibekali sederet fitur elektronik mirip SUV premium lainnya, misalnya power steering, central lock, power window, AC dual zone, sensor parkir, hingga head unit CD player. Rajawali mampu menampung 7 orang karena mempunyai panjang 5.035 mm, lebar 1.690 mm, dan tinggi 1.630 mm.  Rajawali dirakit oleh SMK Negeri 2 Surakarta dan SMK Warga Surakarta. Mobil Esemka Rajawali menjadi terkenal setelah Joko Widodo, mantan wali kota Solo memakainya sebagai mobil dinasnya.

3. Esemka Digdaya

Merupakan model pick up kabin ganda yang dirakit oleh SMK 1 Singosari. Kendaraan ini berjenis MPV dan dipamerkan dalam Pameran Produk Indonesia 2009 Di Kemayoran Jakarta. Tenaga penggerak menggunakan mesin eks Timor 1.500 cc. Digdaya dan Rajawali mempunyai spesifikasi mesin dan bodi yang sama. Pilihan-pilihan untuk Rajawali dan Digdaya tersebut antara lain mesin bensin berkapasitas 1.800 cc, 2.000 cc, dan 2.200 cc. Sedangkan untuk yang berbahan bakar diesel sudah disiapkan 2.500 cc.  Mobil Esemka Digdaya dirancang multifungsi, baik untuk kenyamanan berkendara maupun niaga. Kuat menampung hingga lima orang dan kabin belakangnya bisa mengangkut sepeda atau barang belanjaan.  Mobil ini dibanderol dengan harga di bawah Rp150 juta.

4. Esemka Bima Van 1.5i

Merupakan model van yang dirakit oleh SMK Negeri 6 Malang.

5. Esemka Hatchback

Merupakan model mobil kota dengan mesin 1.5i multi injection.

6. Esemka Surya

Merupakan mobil Esemka yang dirakit oleh SMK Muhammadiyah 2 Borobudur bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Beberapa model yang dibangun antara lain mobil ambulans, mobil box roti, Sang Surya Esemka Rajawali, Sang Surya Esemka Double Cabin dan Sang Surya Mini Truk. Mobil ambulans yang diluncurkan telah memiliki kelengkapan surat izin resmi dan telah laik jalan.

7. Esemka Zhangaro

Merupakan model pikap niaga yang dirakit oleh SMK Negeri 10 Malang.

8. Esemka Patua

Adalah truk mini (pic up) yang dirakit SMK Negeri 2 Surabaya.

asset.kompas.com

Sementara dari data terbaru  VTA, ada tiga unit yang baru lulus uji. Ketiganya terdiri dari dua unit mobil niaga dan satu unit mobil penumpang. "Model yang sudah VTA ada tiga, Bima 1.0 (4x2) MT jenis mobil barang, Bima 1.3L (4x2) MT tipe mobil barang, dan Garuda 2.0 (4x4) mobil penumpang,"

Dalam perjalanannya Esemka melibatkan sekolah-sekolah menengah kejuruan Indonesia antara lain:

SMK Negeri 2 Salatiga

SMK Warga Surakarta

SMK Tunas Harapan, Pati

SMK Negeri 4 Jakarta

SMK Muhammadiyah 2 Borobudur

SMK Negeri 6 Malang

SMK Negeri 1 Singosari

SMK Negeri 2 Pasuruan

SMK Negeri 1 Trucuk Klaten

SMK Negeri 2 Surabaya

SMK Negeri 2 Kendal

SMK Negeri 1 Semarang

SMK Negeri 2 Tasikmalaya

SMK Negeri 2 Terbangi Besar

SMK Negeri 2 Surakarta

SMK Negeri 5 Surakarta

SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo

SMK Negeri 1 Pungging Mojokerto

SMK Negeri 2 Probolinggo

SMK Negeri 1 Madiun

SMK Negeri 1 Kediri

SMK Negeri 1 Blitar

SMK Negeri 1 Bekasi

SMK Negeri 56 Jakarta

SMK Negeri 5 Banjarmasin

SMK Negeri 1 Tengaran

SMK Negeri 1 Cilegon

SMK NU Kaplongan

SMK Negeri 5 Padang

SMK Negeri 2 Wonogiri

SMK Negeri 2 Manado

SMK Negeri 2 Jember

SMK Negeri 2 Ciamis

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

Fatih

makassar

“”