Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Bagaimana Cara Kerja Quick Count Pemilu 2019?

Rakyat Indonesia telah menggunakan hak suara pada Pilpres 2019 untuk menentukan sosok pemimpin Indonesia selama lima tahun ke depan. Salah satu cara paling cepat untuk mengetahui hasil Pemilu 2019 ini adalah melalui quick count atau hitung cepat. Bagaimana sih cara kerja hitung cepat?

Pemilu 2019 adalah pemilu pertama dalam sejarah ketika Pilpres dan Pileg digelar secara serentak.Dalam kontestasi kali ini, dua pasangan capres-cawapres berebut suara pada gelaran Pilpres sementara pada Pileg total 16 parpol dan 7.968 caleg berebut kursi di DPR RI. Berdasarkan data termutakhir yang dirilis KPU, 192 juta orang terdaftar menjadi pemilih, dengan 2 juta di antaranya berada di luar negeri. Dan untuk menghitung suara sebanyak itu, salah satu cara paling cepat untuk mengetahui hasil Pemilu 2019 ini adalah melalui quick count atau hitung cepat.

Bagaimana sebenarnya sebuah lembaga membangun dan membuat agar mesin quick count bekerja? Hamdi Muluk  anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia mengatakan, quick count atau Parallel Vote Tabulation (PVTs) merupakan alat yang diadopsi dari The National Democratic Institute (NDI). Hamdi menjelaskan, quick count adalah alat untuk mengetahui hasil pemilu secara cepat dengan mengambil sampel di tempat pemungutan suara (TPS).

Langkah pertama membangun mesin quick count adalah menentukan sampel TPS

Makin besar jumlah sampel yang diambil, makin akurat hasil yang didapat. Metode acak (random sampling), terutama multistage random sampling juga ikut menjadi penentu akurasi selain jumlah sampel. Faktor yang dapat membedakan hasil survei itu adalah penetapan sampel, margin of error (MOE), dan metode penarikan sampel yang ditentukan dari tiap lembaga.

SMRC misalnya, metode hitung cepat lembaga ini menggunakan metode stratified cluster random sampling dengan margin of error plus minus 1 persen dengan tingkat kepercayaan 99 persen.

Langkah Kedua,  Merekrut relawan

Setelah menentukan sampel TPS. Lembaga survei kemudian mencari relawan yang akan menarik data dari sampel TPS yang sudah ditentukan. Relawan yang direkrut berdasarkan asal kelurahan di mana sampel TPS berada. Dimana relawan ini harus melaporkan data secara kredibel dan dapat dipertanggung jawabkan.

Langkah Ketiga, Simulasi quick count

Setelah mesin quick count terbentuk, langkah selanjutnya adalah menguji coba apakah mesin tersebut telah bekerja dengan baik. Poltracking melakukan simulasi quick count selama seminggu sebelum pemilu presiden. Simulasi ini bertujuan untuk mengetahui letak kelemahan mesin quick count. Dengan demikian,  human error dan technical error tidak terjadi pada hari-H.

Langkah Keempat, Mengirim rekapitulasi ke pusat data

Setelah ketiga proses tersebut selesai dijalankan, maka yang terakhir para relawan yang memantau di setiap TPS akan mengirim data hasil rekapitulasi suara dalam formulir C-1 dengan menggunakan alat telekomunikasi, kalau dulu menggunakan SMS, sekarang dapat menggunakan email ke pusat data. Selain itu di tingkat pusat yang mengakumulasi dan menjemput data di lapangan yang terlambat masuk.

Adapun daftar lembaga survei yang terdaftar di KPU:

1. Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI)

2. Poltracking Indonesia

3. Indonesia Research And Survey (IRES)

4. Pusat Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan Radio Republik Indonesia

5. Charta Politika Indonesia

6. Indo Barometer

7. Penelitian dan Pengembangan Kompas

8. Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC)

9. Indikator Politik Indonesia

10. Indekstat Konsultan Indonesia

11. Jaringan Suara Indonesia

12. Populi Center

ADVERTISEMENT

13. Lingkaran Survey Kebijakan Publik

14. Citra Publik Indonesia

15. Survey Strategi Indonesia

16. Jaringan Isu Publik

17. Lingkaran Survey Indonesia

18. Citra Komunikasi LSI

19. Konsultan Citra Indonesia

20. Citra Publik

21. Cyrus Network

22. Rataka Institute

23. Lembaga Survei Kuadran

24. Media Survey Nasional

25. Indodata

26. Celebes Research Center

27. Roda Tiga Konsultan

28. Indomatrik

29. Puskaptis

30. Pusat Riset Indonesia (PRI)

31. PT. Data LSI (Lembaga Survei Indonesia)

32. Centre for Strategic and International Studies (CSIS)

33. Voxpol Center Research & Consultan

34. FIXPOLL Media Polling Indonesia

35. Cirus Curveyors Group

36. Arus Survei Indonesia

37. Konsepindo Research and Consulting

38. PolMark Indonesia

39. PT. Parameter Konsultindo

40. Lembaga Real Count Nusantara‎

sumber : kompas.com, republika, cnnindonesia

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

winda

Universitas Indonesia

Karawang

“Belajar dan belajar, sebab pencapaian besar harus sesuai dengan isi otak kita!”