Yuk berkontribusi, menjadi akselerator IPTEK anak bangsa !

Breaking News

Indonesia - Malaysia Semakin Serius Siapkan Proyek Mobil Asean

Indonesia dan Malaysia sepakat berkolaborasi mengembangkan industri otomotif hingga mampu menciptakan mobil ASEAN.

Melihat populasi manusia di Asean yang mencapai 600 juta orang dengan potensial market untuk penjualan mobil yaitu empat juta setiap tahunnya. Dari alasan tersebut, Indonesia bekerja sama dengan Malaysia untuk membangun mobil yang akan dipasarkan di kawasan Asean.

Langkah sinergi kedua negara serumpun ini, ditandai dengan pertukaran Memorandum of Agreement (MoA), antara Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI), I Made Dana Tangkas dan CEO Malaysia Automotive Institute (MAI), Dato Mohamad Madani Sahari.

Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI) I Made Dana Tangkas mengatakan mobil ASEAN yang dimaksud adalah kendaraan yang diproduksi dengan 40 persen komponen-komponennya berasal dari negara-negara ASEAN.

Kerjasama ini akan meliputi pengembangan kompetensi sumber daya manusia, penguatan rantai pasok, peningkatan daya saing industri komponen, serta kegiatan penelitian dan pengembangan (RnD).

Selain itu, kerjasama ini diharapkan bisa membuat komponen bersama yang kritikal dan nonkritikal untuk diproduksi dan dipasarkan di Asia Tenggara. Indonesia dan Malaysia memiliki kekuatan bersama dengan tersedianya 2.000 industri komponen, dan siap menghasilkan produk bernilai tambah tinggi, buat dukung industri otomotif seusai tren global dan selera konsumen saat ini.

Hingga saat ini, ada tiga industri komponen asal Indonesia yang siap menjalin joint venture dengan industri komponen dari Malaysia. "Jika digabungkan bisa mencapai 90 persen untuk memenuhi kebutuhan komponen di ASEAN. Sangat besar," ujar CEO Malaysia Automotive Institute (MAI) Dato Madani Sahari.

ARTIKEL TERKAIT

Profile Kontributor

winda

Universitas Indonesia

Karawang

“Belajar dan belajar, sebab pencapaian besar harus sesuai dengan isi otak kita!”