Bundling Buku Monograf Manajemen Desain
Paket DISKON

Rp 143.450

Buku Monograf Manajemen Desain: Desain Bangunan Berbasis Kinerja

Properti adalah sebuah bisnis space and place yang pengelolaannya menjadi faktor penting untuk keberhasilan bisnis properti, sebagai contohnya adalah bisnis pada properti hunian dan properti ritel. Bangunan properti adalah sistem yang kompleks dan dirancang untuk memenuhi kriteria tertentu. Penentuan kriteria bangunan dapat ditentukan sejak awal proyek, yaitu pada tahap perencanaan dan perancangan. Namun proses perancangannya sering mengalami perdebatan diantara partisipan yang terlibat sehingga mengakibatkan desain tidak mencapai hasil yang terintegrasi (Love dkk, 2012). Tidak hanya permasalahan pada tahapan desain, permasalahan tersebut juga akan berdampak pada pelaksanaan proyek konstruksi (Vivacqua dkk, 2011) dan mengakibatkan ketidakpuasan penghuni sebagai pengguna akhir sebuah gedung. Partisipasi stakeholder yang terlibat sebaiknya dapat memandu pengembangan sasaran kriteria yang ditetapkan sebagai tujuan kinerja, sehingga desain dikembangkan untuk mencapai tujuan ini (Sayin dan Çelebi, 2015).

Bangunan properti adalah sistem yang kompleks dan dirancang untuk memenuhi kriteria tertentu. Pada proses perancangannya sering mengalami perdebatan diantara partisipan yang terlibat sehingga mengakibatkan desain tidak mencapai hasil yang terintegrasi. Padahal bangunan properti memiliki banyak indikator kinerja yang dirancang agar dapat menjalankan fungsinya dalam mendukung aktifitas penghuni gedung sebagai pengguna akhir. Desain bangunan berbasis kinerja sebagai konsep desain yang digunakan sebagai sarana inovatif dalam menghasilkan bangunan berkinerja sesuai dengan persyaratan kinerja pengguna/penghuni gedung. Aspek kinerja dalam desain gedung yaitu kinerja teknikal, kinerja fungsional, kinerja ekonomi, kinerja lingkungan dan kinerja proses. Buku ini menjelaskan mengenai konsep desain bangunan berbasis kinerja secara lengkap yang disertai dengan contoh faktor penerapan pada properti hunian dan properti ritel di Indonesia.

Buku Monograf Manajemen Desain: Faktor Keberlanjutan Proyek

Faktor Keberlanjutan Proyek Infrastruktur Jembatan merupakan salah satu infrastruktur dari sektor transportasi. Dimana tujuan dari penyedian jembatan berkelanjutan di Indonesia untuk mempercepat kemajuan suatu daerah, dengan mempersingkat jarak dan waktu dari daerah yang secara geografis banyak yang terpisah oleh sungai dan lembah, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan suatu daerah dan menghilangkan kesenjangan dengan daerah-daerah yang sulit dijangkau tersebut. Jembatan harus memiliki nilai keberlanjutan sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur transportasi saat ini dan masa yang akan datang. Dimana keberlanjutan dari infrastruktur jembatan sendiri akan berdampak terhadap masyarakat (sosial), ekonomi, dan lingkungan.  Untuk mengetahui keberlanjutan dari proyek infrastruktur jembatan buku ini meninjau sesuai dengan aspek teknikal, ekonomi, sosial, dan lingkungan yang nantinya akan diketahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberlanjutan proyek infrastruktur jembatan di Indonesia.

Buku ini menyajikan monograf manajemen desain tentang faktor keberlanjutan proyek infrastruktur jembatan, sesuai dengan aspek teknikal, ekonomi, sosial, dan lingkungan. Mendukung kesadaran mengenai pentingnya keberlanjutan jembatan bagi kehidupan, apalagi dengan adanya pembangunan beberapa megaproyek infrastruktur yang pesat guna meningkatkan perekonomian dan menurunkan kesenjangan antar daerah yang sulit dijangkau secara geografis. Pendekatan yang dilakuan adalah mobilitas dan aksesibilitas, pergerakan orang dan barang, penyediaan moda transportasi seperti keselamatan dan kenyamanan serta penggunaan angkutan publik.

Bundling Buku Monograf Manajemen Desain

Desain Bangunan Berbasis Kinerja & Faktor Keberlanjutan Proyek

Rp 143.450