Fun Fact

Begini Proses Kapal Dinaikkan ke Darat Hingga Diperbaiki

Dalam proses pengedokan sebuah kapal secara umum dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu pada perusahaan pelayaran, perusahaan galangan kapal, dan kelas.

Alif nur rochmad8 November 2021

Pengedokan Kapal

proses docking kapal (https://www.rivieramm.com/news-content-hub/news-content-hub/malaysian-shipyard-adds-new-dry-dock-for-ships-up-to-400000-dwt-62510)

Pengedokan yaitu proses pemindahan kapal dari air menuju dok dengan menggunakan peralatan dok. Untuk melakukan proses pengedokan, perlu melakukan persiapan yang matan dan terencana.

Proses pengendokan sangat bergantung dengan spesifikasi, bentuk, ukuran, dan jenis kapal. Hal itu meliputi ukuran kapal, tanggal docking, repair list, biaya pengerjaan dan durasi pengerjaan. 

Jenis Pekerjaan pada Pengedokan Kapal

pekerjaan pada docking kapal (https://www.nydailynews.com/new-york/ny-marco-polo-largest-ship-new-york-20210520-fhbhm4hyeracplmh5fbwemenzq-story.html)

Terdapat berbagai langkah prosedural pada proses pengendokan kapal. 

  1. Penerimaan kapal di dermaga pada dok
  2. Pengedokan kapal (docking)
  3. Pembersihan dan perawatan badan kapal
  4. Permeriksaan plat dan kerusakan lambung kapal
  5. Pemeriksaan sistem dan peralatan dibawah air
  6. Pengecatan pada lambung kapal
  7. Percobaan kapal / ship trial
  8. Penyerahan kapal ke pemilik kapal
  9. Proses penurunan kapal (undocking)

Jenis Fasilitas Docking

fasilitas docking kapal

Dok Kolam (Graving Dock / Dry Dock)

Jenis fasilitas bentuknya seperti kolam yang terletak di pinggir laut untuk mudahkan akses kapal. Dinding dan lantai pada dok terbuat dari beton dan tiang pancang yang kuat. Pintu pada dok langsung mengarah ke laut dengan memanfaatkan prinsip Archimedes.

Ketika air dalam pintu dipompa masuk, pintu akan tenggelam dan merapat ke dok. Sebaliknya jika air dipompa keluar, pintu akan mengapung dan mudah digeser sehingga kapal bisa masuk.

Keuntungan menggunakan dok kolam

  • Aman
  • Umur pakainya lama
  • Perawatan cukup rendah
  • Bisa dipakai untuk pembangunan kapal baru

Kerugian menggunakan dok kolam

  • Biaya pembangunan cukup besar
  • Permanen/tidak bisa dipindah
  • Lokasi/tempat amat berpengaruh

Dok Apung (Floating Dock)

​Jenis fasilitas ini berbentuk berupa bangunan kosntruksi di laut yang digunakan untuk proses pengedokan kapal pada lepas pantai. Caranya dengan menenggelamkan dan mengapungkan dok secara vertikal. Umumnya Dok apung ini terbuat dari baja berupa plat sehingga memiliki bentuk menyerupai ponton.

Sumber listrik disuplai melalui 2 sumber, yaitu suplai dari darat maupun dari dok. Kelebihan dari floating dock yaitu mampu mereparasi ponton (self docking).

Bagian dari dok apung :

  • Pompa pengeluaran
  • Katup pemasukan
  • Jangkar 
  • Crane

Dok Tarik (Slipway)

​Jenis fasilitas ini, cara pengedokannya dengan menarik kapal dari air menuju pinggir pantai. Kapal kemudian meletakkan diatas gerobak/cradle dengan bantuan mesin derek.

Jenis Slipway :

  • Sistem slipway secara melintang
  • Sistem slipway secara memanjang

Dok Angkat (Syncrolift)

​Jenis fasilitas ini berbentuk fasilitas dengan memanfaatkan prinsip kerja elevator. Dimana kapal akan melakukan proses pengedokan, dok angkat akan diturunkan sampai dibawah permukaan air dengan kedalaman tertentu.

Pada kapal sudah masuk, maka dok akan diangkat dengan bantuan mesin derek listrik. Sumber listrik dari dok ini memakai catu daya dari daratan dan disalurkan kepada mesin elevator.

​ 

Share:

0 Komentar