Pengetahuan

Mengenal Jenis-jenis Maintenance dalam Dunia Industri

Mari kita mengenal lebih dekat tentang apa saja jenis-jenis maintenance agar maintenance yang kita lakukan efektif dan tepat sasaran.

Wicaksana Rismawardi1 Agustus 2026

Pengertian maintenance pada umunya adalah serangkaian tindakan pencegahan dan perbaikan untuk menjaga kondisi mesin, fasilitas, atau sistem agar tetap berfungsi optimal, mencegah kerusakan tak terduga, dan memperpanjang masa pakai aset. Namun ternyata maintenance tidak sesederhana itu. Ternyata maintenance bukan hanya tentang memperbaiki mesin yang rusak. Setiap jenis maintenance memiliki tujuan dan pendekatan yang berbeda untuk menjaga keandalan aset dan mendukung kelancaran operasional. Berikut adalah jenis-jenis Maintenance yang umum kita temui di dunia industri dan wajib kita ketahui sebagai engineer.

1. Autonomous Maintenance (AM)

Autonomous Maintenance adalah aktivitas maintenance dasar yang dilakukan oleh operator mesin untuk menjaga kondisi mesin tetap berjalan dengan optimal. Autonomous maintenance menggunakan kaidah CILT yaitu Cleaning, Inspecting, Lubricating, & Tightening.
Contoh:
- Membersihkan mesin
- Melakukan pelumasan ringan
- Mengencangkan baut yang longgar
- Inspeksi visual terhadap kebocoran pipa

2. Reactive Maintenance (Breakdown Maintenance)

Reactive Maintenance adalah aktivitas maintenance yang dilakukan setelah peralatan mengalami kerusakan / breakdown. Reactive Maintenance sering juga disebut dengan Breakdown Maintenance.
Contoh:
- Mengganti motor pompa yang terbakar
- Memperbaiki conveyor yang putus

3. Corrective Maintenance

Corrective Maintenance adalah aktivitas maintenance yang bertujuan memperbaiki penyebab utama kerusakan agar masalah tidak berulang. Corrective maintenance biasanya dilakukan ketika belum sampai terjadi breakdown dan tidak memiliki interval waktu tertentu.
Contoh:
- Melakukan alignment ulang pompa setelah bearing sering rusak akibat misalignment
- Penggantian selang pneumatic yang bocor atau pecah

4. Preventive Maintenance (PM)

Preventive Maintenance adalah maintenance yang dilakukan secara berkala dan memiliki interval waktu atau jam operasi untuk mencegah kerusakan.
Contoh:
- Penggantian oli kompresor setiap 2.000 jam
- Inspeksi panel listrik setiap bulan

5. Predictive Maintenance (PdM)

Predictive Maintenance adalah maintenance yang dilakukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi peralatan menggunakan data atau teknologi monitoring.
Contoh:
- Mengganti bearing setelah hasil vibration analysis menunjukkan adanya indikasi kerusakan
- Mengganti kontaktor setelah hasil infrared thermography menunjukan adanya indikasi short

6. Proactive Maintenance

Proactive Maintenance adalah maintenance yang berfokus pada menghilangkan akar penyebab kegagalan sebelum kerusakan terjadi.
Contoh:
- Memperbaiki sistem pelumasan
- Mengurangi kontaminasi oli
- Melakukan redesign part yang sering mengalami kerusakan

Setiap strategi maintenance memiliki perannya masing-masing. Kunci keberhasilan maintenance bukan memilih metode yang paling canggih, tetapi menerapkan metode mana yang paling sesuai dengan tingkat kritikalitas aset dan kebutuhan operasional perusahaan. 

Share:

0 Komentar