Opini

Seberapa Istimewanya Orang yang Memiliki "Hak Istimewa"

Apa semua orang punya hak istimewa ?

Fadillah Insani Maskhurun 22 Oktober 2021

Sosial media membawa dampak terhadap penggunanya. Salah satunya adalah mudah menilai orang dengan apa yang terlihat di layar.

Mayoritas pengguna sosmed ini senang berbagi tentang pencapaiannya atau hal-hal yang terlihat bahagia. Seringkali dikaitkan dengan good looking sampai lahir darii keluarga terpandang.  

Apa itu privelege

Banyak pendapat tentang privilege, namun kebanyakan berpendapat  privilege adalah hak istimewa yang diperoleh sejak lahir. Salah satu keuntungannya adalah lebih mudah mencapai kesuksesan.

Dalam podcast Subjective,  Iqbal Hariadi (Head of Brand Communication Kitabisa.com) mengemukakan bahwa privilege itu orang-orang yang nggak bisa mencapai sesuatu tanpa bantuan orang lain. Kalo mendengarkan podcast "Sukses Karena Beruntung, Bukan Karena Kerja Keras" ternyata masih ada buhungannya dengan privilege.

Ia menghatakan ada beberapa hal yang membuatnya merasa beruntung diantaranya, pilihan sekolah dan kerja keras orangtuanya mencari nafkah, terpapar dan mendapatkan hadiah buku dari kakek/neneknya yang membuatnya tertarik baca buku dan belajar science

Maksud dari privelege

Dalam kariernya, ia merasa beruntung  bertemu dengan orang yang "tepat" sehingga gak perlu nyebar CV ke perusahaan untut mendapatkan pekerjaan. Dan masih bisa memenuhi kebutuhan keluarganya sampai saat ini. Meskipun begitu, di ending podcastnya bilang kalo kamu nggak ngerasa beruntung ya berarti cari cara untuk membuka peluang.

Jangan gampang ngomong "lu mah enak A,B,C, dsb" atau ngerasa jadi korban atas privilege yang dipunya orang lain. Karena apa yang didapatkan bukanlah sekadar beruntung tapi ditambah juga dengan kerja keras.

In another opoinion, kalo nonton channel CXO Media nya Putri Tanjung di acara NSS yang bintang tamu nya Ibu Najeela Shihab. Beliau bilang pentingnya peran orangtua untuk memberi pengaruh ke anak. Dalam konteks ini, Bu Najeela Shihab melihat dari sisi pendidikan.

Faktor yang mempengaruhi kesuksesan anak adalah harapan yang diberikan ke anak. Nggak harus punya orangtua dengan background pengusaha atau lulusan S3 kampus ternama.  Bahkan petani yang tinggal di area kecil masih bisa memberi harapan tinggi pada anaknya. Orang tua ini percaya dan mengatakan ke anaknya bahwa kamu bisa, kamu mampu, terlepas dari lulusan mana.

Contoh dari privelege

Jadi kalo nggak punya privilege dengan standar tertentu bukan berarti kamu gak bisa berhasil. Nggak semua privilege harus berupa materi atau status sosial keluarga yang tinggi. Hak istimewa memanglah istimewa.

Kamu bisa memaknai itu dari hal yang terkecil di sekitar kita. Misalnya mendapatkan kepercayaan sama orang tua unttuk lanjut kuliah meskipun harus merantau jauh.  Mendapatkan beasiswa atau bisa menghasilkan uang sendiri. Karena semua punya jalan dan proses masing-masing. Semangat !!!

Share:

0 Komentar

Artikel Terkait