Pengetahuan

Cara Membaca Jangka Sorong Untuk Membaca Ukuran Benda

Cara membaca data jangka sorong adalah dengan menjumlahkan besar nilai dari skala utama dan skala nonius. Selama pengukuran, disarankan untuk mengkalibrasi jangka sorong agar tidak merusak hasil pembacaan ukuran.

Ishak Okta Sagita22 September 2026

Pengukuran menjadi salah satu aspek yang selalu ada di ranah engineering. Kemampuan ini mencakup kemampuan membaca alat ukur untuk menentukan sebuah nilai. 

Jangka sorong menjadi media pembelajaran ilmu pengukuran. Alatnya yang sederhana, mudah didapatkan, serta sering ditemukan di industri membuat benda ini masuk ke jajaran materi pembelajaran.

Dalam ulasan ini, Anak Teknik Indonesia membahas bagaimana cara membaca jangka sorong serta kegunaannya di industri.

Jangka sorong

Jangka sorong adalah untuk mengukur panjang, ketinggian, dan diameter benda dengan tingkat presisi tinggi. Alat ini digunakan untuk mengukur benda berukuran kecil yang tidak bisa dibaca dengan penggaris biasa.

Jangka sorong memiliki tingkat ketelitian 0,1mm karena memakai skala nonius sehingga bisa membaca ukuran pada skala milimeter. Angka ini jauh lebih presisi apabila dibandingkan dengan penggaris dengan kepresisian 1 mm. 

Alat ukur ini digunakan ketika hendak melakukan pengukuran benda mekanik berdimensi berukuran kecil. Tujuannya untuk memastikan ukuran benda sesuai dengan ukuran perencanaan sesuai gambar teknik dan pengambilan data.

Bagian jangka sorong

Alat ukur benda milimeter ini memiliki dua bagian yaitu rahang tetap dan rahang geser. Rahang tetap digunakan untuk skala utama, sedangkan rahang geser menjadi tempat untuk skala nonius.

Rahang dalam

Rahang dalam terdiri dari rahang geser dan rahang tetap. Bagian ini fungsinya untuk mengukur benda dengan diameter.

Rahang luar

Rahang luar memiliki dua rahang yaitu geser dan tetap. Fungsinya untuk mengukur bagian luar benda.

Tangkai ukur

Tangkai ukur memiliki fungsi mengukur tingkat kedalaman suatu benda.

Skala utama

Skala utama berguna untuk menampilkan hasil ukuran utama yang dinyatakan dalam satuan cm maupun inci. 

Skala nonius

Skala nonius berguna untuk menambahkan tingkat akurasi pada hasil pengukuran yang dinyatakan dalam satuan mm atau inci. 

Batu pengunci

Baut pengunci berfungsi untuk menahan rahang agar tidak terlepas atau bergeser selama proses pengukuran. Apabila terjadi pergeseran rahang membuat hasil pengukuran tidak valid.

Cara membaca jangka sorong

Analog

Membaca hasil pengukuran jangka sorong adalah dengan menjumlahkan nilai dari skala utama dan skala nonius. Skala utama berada pada sisi atas, sedangkan skala nonius berada pada sisi bawah. 

Berdasarkan gambar di bawah ini, ditemukan hasil pengukuran benda menggunakan jangka sorong. Kemudian berapa angka yang dihasilkan.

cara membaca jangka sorong

  • Temukan posisi letak angka 0 pada skala vernier yang sejajar dengan skala utama. Dalam contoh ini, posisinya berada di antara 1,1 dan 1,2 cm. Untuk memudahkan pembacaan dapat mengambil angka 1,1 cm.
  • Cari tanda pada skala vernier yang sejajar dengan skala utama. Dalam contoh ini, angka 6 dan 7 paling mendekati. Namun angka 6,5 yang paling sejajar. Nilai pada skala vernier memiliki arti seperseratus sentimeter. Jika ditemukan angka 6,5 maka hasilnya adalah 0,065 cm.
  • Kemudian jumlahkan angka dari skala utama dan skala nonius, sehingga menghasilkan : 1,1 cm + 0,065 cm = 1,165 cm.

Digital

Membaca pengukuran jangka sorong digital jauh lebih mudah daripada manual. Tidak perlu menyelaraskan skala utama dan skala nonius. Hasil pengukuran langsung tampil pada layar.

Kesimpulan

Jangka sorong merupakan alat ukur untuk menemukan nilai dari benda mekanik dengan ukuran milimeter. Penggunaannya biasa ditemukan pada praktik industri sebagai bentuk quality control maupun pengambilan data.

Cara membaca data jangka sorong adalah dengan menjumlahkan besar nilai dari skala utama dan skala nonius. Selama pengukuran, disarankan untuk mengkalibrasi jangka sorong agar tidak merusak hasil pembacaan ukuran. Kemudian bersihkan permukaan benda yang akan diukur agar tidak mempengaruhi pengukuran.
 

Share:

0 Komentar