Asap solder muncul dari penguapan flux karena proses pemanasan solder. Timah yang menempel mendapat tekanan dan panas yang mengubah menjadi bentuk gas, dan lepas ke udara.
Sebagian besar asap solder mengandung racun dan berbahaya bagi kesehatan. Tingkat racun menyesuaikan dengan kandungan kimia yang terbakar.
Pekerja dapat tidak sengaja terhirup asap solder karena pergerakan asap secara vertikal ke melewati hidung. Jika dibiarkan terlalu lama menyebabkan iritasi mata sampai gangguan pernafasan.
Melindungi diri dari bahaya asap solder adalah keharusan bagi teknisi elektronika. Memahami risiko kesehatan karena menyolder setap hari penting untuk mencegah penyakit yang akan datang di masa depan.
Asap solder mengandung partikel padat dan gas
Kandungan asap solder terdiri dari 99,5% partikel padat dan 0,5% gas. Partikel padat meliputi debu berukuran 0,3 sampai 10 mikron yang mengandung timah, timbal, dan paduan lainnya. Kemudian partikel gas terdiri dari senyawa organik volatil (VOC) seperti formaldehida, benzena, dan hidrogen klorida.
Bahaya asap solder bagi kesehatan
Tingkat bahaya asap solder tergantung dari tingkat paparan, durasi, dan sensitivitas setiap orang. Dalam berbagai kasus ada pekerja yang menunjukan gejala bahaya solder secara cepat, namun ada yang baru terlihat selama pada beberapa tahun terpapar.
Dalam satu waktu, Anda dapat menemukan orang yang langsung sesak nafas karena terhirup asap solder. Namun ada yang kondisi paru-paru rusak setelah bertahun-tahun menghidup asap fluks.
Terdapat tiga jenis risiko bahaya dari terpapar asap timah solder, yaitu
- Gangguan pernafasan : Ditandai dengan batuk terus menerus sampai sulit bernafas
- Alergi : Ditandai dengan asma setelah terpapar asap rosin
- Toksisitas logam : Ditandai dengan efek neurologis dan sistemik ketika menghirup asap solder
Masih ada efek samping lainnya ketika Anda terhirup asap solder. Mata berair, tenggorokan gatal, batuk terus-menerus, dampak peningkatan sensitivitas terhadap iritan udara.
Bentuk perlindungan ketika bekerja dari asap solder
Menyadari pekerjaan menyolder dapat berisiko bagi kesehatan, maka perlengkapan proteksi adalah kewajiban untuk melindungi diri. Sebab pekerjaan menyolder sendiri masih berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja.
Kacamata pelindung
Kacamata melindungi Anda dari cipratan timah solder karena selama proses penyolderan. Apabila terkena mata menyebabkan penglihatan kabur akibat benda asing yang masuk ke area kornea.
Masker
Masker melindungi Anda dari asap solder yang mengandung bahan kimia berbahaya. Khususnya bagi teknisi elektronika yang memiliki gangguan pernafasan sejak lahir.
Ikat rambut
Ikat rambut terlihat sepele namun bisa menyelamatkan Anda. Saat menyolder dengan kondisi rambut panjang terurai memperbesar peluang rambut Anda terkena timah solder panas akibat pergerakan Anda.
Kasus kecelakaan kerja dapat terjadi dari rambut terbakar atau mengenai benda panas. Jika terjadi hal demikian, maka produktivitas penyolderan dapat terganggu yang berdampak pada keterlambatan.
Alas solder tahan panas
Alas solder berbahan tahan panas harus selalu ada di area kerja solder. Jangan ada benda mudah terbakar di sekitar area penyolderan.
Alas kayu tebal menjadi pilihan tepat untuk melindungi area kerja. Tetapi plastik anti meleleh dapat menajdi pertimbagan Anda untuk menjaga keamanan ruang kerja.
Apabila Anda memakai alas solder berbahan mudah terkena panas, risiko terbentuknya asap solder semakin besar. Kasus paling parah adalah terjadi kebakaran di tempat kerja Anda.
Penghisap asap
Penghisap asap solder (fume extractor) menjadi alat untuk membersihkan ruangan dari asap solder. Benda ini dapat Anda gunakan di area kerja dengan keterbatasan tempat.
Walaupun idealnya ruang penyolderan harus memiliki ventilasi baik dengan langt-langit tinggi agar dapat menguapkan asap solder. Tetapi jika Anda tidak memiliki ruangan tersebut, fume extractor bisa menjadi solusi bebas asap timah solder.
Regulasi K3 terkait penggunaan solder di dalam ruangan
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) memiliki regulasi terkait penggunaan solder di dalam ruangan. Adanya regulasi untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja, meningkatkan produktivitas, dan menjaga keselamatan selama bekerja.
- Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
- Permenaker No. 5 Tahun 2018 tentang K3 Lingkungan Kerja
- Permenaker No. 12 Tahun 2015 tentang K3 Listrik di Tempat Kerja
Panduan Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk menghadapi asap solder
Asap timah solder mendatangkan bencana apabila tidak segera ditangani. Jangan sampai teknisi elektronika sering izin karena lebih banyak menghirup asap solder daripada oksigen.
Kesehatan dan keselamatan kerja mengambil peran untuk memastikan area kerja tetap aman dan produktif. Menggunakan APD, memastikan area meja solder bebas benda mudah terbakar, sampai ruang kerja memiliki ventilasi adalah bentuk dari penerapan K3.
Anak Teknik Indonesia menyediakan Buku Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk mengurangi resiko dampak asap solder di area kerja. Masuk tautan ini untuk informasi serta pemesanan buku.
0 Komentar
Artikel Terkait







