Solder listrik tidak panas disebabkan beberapa faktor. Apakah kondisi mata solder kotor, kualitas solder, sampai ketidaksesuaian suhu solder dengan kebutuhan pekerjaan.
Solder tidak panas dapat mempengaruhi kualitas penyolderan. Hasil solderan tidak rapat, pekerjaan tidak rapi, dan dalam jangka panjang dapat merusak komponen elektronika.
Sebelum terjadi kerusakaan komponen di masa depan, mulailah lakukan tindakan preventif dengan menemukan penyebab solder listrik tidak panas. Berikut ini adalah berbagai penyebab kenapa solder tidak panas.
Penyebab solder listrik tidak panas

Mengenali faktor yang membuat solder tidak dapat panas penting untuk Anda yang setiap hari bekerja dengan solder.
Elemen pemanas rusak
Elemen pemanas berfungsi untuk mengubah energi listrik menjadi energi panas dan dialirkan ke mata solder. Apabila Anda menemukan solder tidak panas walau mata solder bersih, besar kemungkinan ada masalah pada elemen pemanas.
Colokan tidak terpasang dengan benar
Bagian ini terdengar konyol namun pemasangan solder yang tidak proper membuat panas yang dihasilkan tidak maksimal. Pemasangan colokan tidak benar membuat solder tidak terhubung ke sumber listrik seperti stopkontak.
Hal tersebut dapat diantisipasi dengan memastikan pemasangan solder sudah benar. Beberapa solder modern terpasang indikator lampu. Jika lampu menyala, maka daya listrik normal. Jika lampu tidak menyala, maka daya listrik berkurang atau tidak tersambung.
Selain lampu, solder listrik dengan temperatur digital menunjukan suhu solder. Jika suhu solder tidak mencapai titik maksimal, maka ada masalah pada saluran listrik.
Durasi memanaskan solder
Solder panas tidak datang begitu saja. Sebaliknya, ada proses perpindahan panas yang membuat panas solder naik perlahan sampai ke titik puncak.
Hanya saja, setiap solder membutuhkan waktu untuk mencapai suhu standar. Umumnya, pemanasan solder memakan waktu 30 sampai 150 detik. Biasanya solder berdaya tinggi memiliki waktu panas lebih cepat daripada solder berdaya rendah.
Karakteristik solder
Umumnya proses penyolderan memiliki tiga jenis yaitu penyolderan lunak, penyolderan keras, dan penyolderan brazing. Setiap jenis penyolderan dapat dikenali berdasarkan batas suhu leleh.
Penyolderan lunak memiliki suhu leleh 90 – 450 °C. Jenis penyolderan ini memakai timah solder dengan paduan material timah dan timbal.
Penyolderan keras memiliki suhu leleh diatas 450 °C. Jenis penyolderan ini memakai timah dengan bahan kuningan atau perak.
Penyolderan brazing memiliki suhu leleh diatas 450 °C. Jenis ini menyerupai dengan penyolderan keras.
Dari karakteristik tersebut, dapat dikatakan kalau perbedaan penggunaan solder dan timah mempengaruhi proses penyolderan. Semakin tebal timah solder, makin tinggi suhu yang dibutuhkan untuk melelehkan timah solder.
Kualitas solder
Alasan klasik penyebab solder tidak panas adalah kualitas solder. Hal ini umum ditemukan ketika Anda memakai solder harga murah.
Solder murah umumnya memiliki kualitas rendah. Untuk memanaskan solder memakan waktu lama, distribusi panas buruk, serta konsistensi panas tidak terjaga. Hal ini dapat menimbulkan masalah di kemudian hari.
Agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kualitas solder harus masuk pertimbangan. Harga solder berkualitas tinggi cenderung lebih mahal, tetapi memiliki ketahanan jangka panjang. Konsistensi panas terjaga sehingga kualitas penyolderan tetap terjaga.
Oksidasi
Solder tidak cukup panas karena mata solder telah teroksidasi. Ciri fisik solder teroksidasi adalah mata solder berwarna hitam akibat oksidasi besi.
Mata solder teroksidasi dapat menghambat distribusi panas solder. Sumber panas tertahan oleh oksidasi yang mengakibatkan solder tidak panas. Ketika digunakan, timah solder tidak meleleh sama sekali.
Oksidasi pada mata solder dapat dibersihkan menggunakan flux. Peran flux dapat menghilangkan lapisan oksidasi pada logam, mencegah oksidasi baru ketika dipanaskan, dan menjaga mata solder agar tidak terkorosi.
Kesimpulan
Solder listrik yang tidak panas disebabkan oleh berbagai faktor, yaitu
- Elemen pemanas rusak
- Colokan tidak terpasang
- Durasi memanaskan solder lambat
- Karakteristik solder
- Kualitas solder
- Oksidasi
Jika solder listrik tidak panas, maka fungsi solder listrik akan berkurang yang dapat mempengaruhi kualitas pekerjaan teknisi elektronika. Perawatan solder secara teratur dapat menjaga panas solder. Selain itu, berinvestasi ke solder station menjadi pilihan bijak demi keberlangsungan masa depan.
0 Komentar
Artikel Terkait







