Kreatifitas

PT Intan Pertiwi Industri Gelar Seminar Pengelasan Bersama Universitas Diponegoro

Kolaborasi antara PT Intan Pertiwi Industri dan Himpunan Mahasiswa Mesin Universitas Diponegoro ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa

PT Intan Pertiwi Industri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pengetahuan dan keterampilan generasi muda di bidang pengelasan melalui kolaborasi bersama Himpunan Mahasiswa Mesin Universitas Diponegoro dalam kegiatan Seminar Pengelasan.

Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 12 Mei 2026, bertempat di Ruangan B.204 Departemen Teknik Mesin Universitas Diponegoro. Seminar tersebut diikuti oleh hampir 100 peserta dari kalangan mahasiswa yang memiliki ketertarikan terhadap dunia teknik mesin, manufaktur, dan teknologi pengelasan.

Seminar Pengelasan ini menjadi wadah penting untuk mempertemukan lingkungan akademik dengan dunia industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memahami lebih dalam mengenai peran teknologi pengelasan dalam berbagai kebutuhan industri, termasuk pentingnya pemilihan kawat las elektroda yang tepat untuk menghasilkan kualitas sambungan yang optimal.

Dalam dunia pengelasan, pemilihan elektroda tidak hanya berkaitan dengan proses penyambungan logam, tetapi juga berpengaruh terhadap kekuatan, kestabilan busur, hasil deposit las, serta ketahanan sambungan terhadap kondisi kerja tertentu. Oleh karena itu, pemahaman mengenai karakteristik kawat las menjadi hal penting bagi mahasiswa teknik yang nantinya akan terjun ke dunia industri.

Baca Juga : 4 Jenis-Jenis Pengelasan Yang Harus Kamu Ketahui

Pada sesi seminar, materi disampaikan oleh Syuhada Aleen, Kobelco Business Development Indonesia Area. Pembahasan yang diberikan mencakup pengenalan dunia pengelasan, dasar-dasar pemilihan elektroda, aplikasi kawat las dalam berbagai sektor industri, serta pentingnya kualitas produk dalam mendukung hasil pengelasan yang sesuai standar.

Penyampaian materi berlangsung dengan suasana interaktif. Para peserta tidak hanya menerima penjelasan secara teori, tetapi juga dapat berdiskusi secara langsung mengenai penggunaan elektroda, tantangan dalam proses pengelasan, hingga kebutuhan pengelasan di lapangan. Hal ini membuat seminar menjadi lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa sebagai calon tenaga profesional di bidang teknik.

Baca Juga ; Pengelasan SMAW Vs Pengelasan TIG, Mana Yang Lebih Unggul?

Setelah sesi pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pengetesan kawat las elektroda dari PT Intan Pertiwi Industri di ruang pengelasan. Pada sesi praktik ini, mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung performa kawat las elektroda saat digunakan dalam proses pengelasan.

Melalui pengalaman tersebut, peserta dapat memahami bahwa kualitas hasil las dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari jenis elektroda yang digunakan, teknik pengelasan, kondisi material, hingga pemahaman operator terhadap karakteristik produk.  

Sesi praktik ini menjadi nilai tambah karena mahasiswa dapat menghubungkan teori yang diperoleh di kelas dengan penerapan nyata di lapangan.

Kolaborasi antara PT Intan Pertiwi Industri dan Himpunan Mahasiswa Mesin Universitas Diponegoro ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa. Kegiatan edukatif seperti seminar dan praktik pengelasan menjadi salah satu cara untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

PT Intan Pertiwi Industri percaya bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang teknik perlu didukung melalui akses terhadap pengetahuan, pengalaman praktik, serta pengenalan produk dan teknologi yang digunakan dalam industri.  

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya standar kualitas dalam proses pengelasan.

Ke depannya, PT Intan Pertiwi Industri akan terus mendukung berbagai kegiatan edukasi, seminar, pelatihan, dan pengenalan teknologi pengelasan bagi mahasiswa maupun generasi muda Indonesia.  

Melalui sinergi bersama institusi pendidikan seperti Universitas Diponegoro, pemahaman mengenai pengelasan, pemilihan kawat las elektroda, dan standar kualitas industri diharapkan dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dunia teknik dan manufaktur di Indonesia. 

Share:

0 Komentar