Kreatifitas

7 Pilar Teknik Metalurgi, Belajar Cara 'Memasak" di Fakultas Teknik

Pernah dengar Teknik Metalurgi? Yap, sederhananya adalah jurusan yang mengolah biji logam menjadi logam. Dari resep hingga metode pengolahannya harus paham betul.

Khomaria21 April 2021

Secara umum, Metalurgi merupakan ilmu terapan sains yang mempelajari produksi logam dan rekayasa komponen-komponen logam untuk digunakan pada produk-produk yang ditujukan bagi konsumen dan industri-industri manukfaktur. Ilmu metalurgi berawal dari  teknologi pengolahan hasil pertambangan. Dipenghujung abad ke-19, pengertian metalurgi semakin luar dan mencakup kajian ilmiah tentang logam secara umum, termasuk paduan logam , dan proses-proses pengolahan logam.

Logam pertama yang digunakan manusia adalah emas. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya emas di gua-gua Spanyol pada masa Paleolitikum, sekitar 40.000 SM. Selain itu, mengekstraksi besi dari bijihnya] ke dalam logam telah diciptakan oleh orang-orang Hittit pada sekitar 1200 SM, pada awal Zaman Besi.

Selanjutnya ilmu metalurgi ini dilestarikan oleh para pandai besi dan para pembuat senjata logam lewat ilmu metalurgi tradisional yang masih hanya terfokus pada pemaduan logam dan mekanisme perlakuan panas sederhana. Sedangkan secara historis, metalurgi sangat berdekatan dengan  pertambangan maka awal pendidikan metalurgi lahir dari sekolah-sekolah pertambangan seperti pendidikan metalurgi di Colorado School of Mines.

Didalam ilmu Metalurgi, untuk mengolah bahan mentah perlu melalui berbagai proses supaya menjadi barang jadi. Proses itulah yang disebut dengan pilar metalurgi. Adapun 7 pilar tersebut adalah :

  1. Extraction

sumber gambar : virusmetalurgi.wordpress.com

Proses memisahkan mineral atau logam berharga dari oksida atau senyawa dan pengotor via pirometalurgi (panas dan furnace), hidrometalurgi (larutan air dan solvent) dan elektrometalurg (eletrolisis dan listrik)..

 

  1. Smelting

sumber gambar : elebia.com

Proses mereduksi bijih logam dan atau proses mencairkan logam pada temperatur tertentu dengan menggunakan energi panas yang dihasilkan oleh bahan bakar atau tungku.

 

  1. Foundry

sumber gambar : reliance-foundry.com

Proses menuangkan logam cair ke dalam rongga cetakan untuk menghasilkan bentuk yang mendekati bentuk geometri akhir produk.

 

  1. Forming

sumber gambar : ferralloy.com

Proses mengubah sifat logam atau material dengan cara memberikan gaya luar sehingga terjadi deformasi plastis pada material sampai terbentuk sesuai dengan geometri yang diinginkan.

 

  1. Heat Treatment

sumber gambar : kuhn-edelstahl.com 

Proses mengubah sifat logam dengan cara mengubah struktur mikro melalui proses pemanasan dan pendinginan logam dalam keadaan padat.

 

  1. Welding

sumber gambar : welding.org

Welding atau pengelasan merupakan menyambungkan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi, menggunakan tekanan, dan menambahkan logam penambah sehingga menghasilkan sambungan yang kontinyu.

 

  1. Coating

sumber gambar : royalpowdercoating.co.id

Proses pelapisan yang diterapkan pada permukaan logam atau substrat dengan tujuan memberikan perlindungan dan dekoratif.

 

Selain pilar metalurgi, berbagai inovasi dan penelitian untuk industri yang inklusif dan berkelanjutan dibidang metalurgi dan material telah dilakukan. Salah satu inovasinya adalah baterai litium sebagai kunci dari era energi baru. Bambang, peneliti di P2F ini mengemukakan bahwa fase Revolusi Industri dari 1.0-4.0 yang meniscayakan terjadinya Revolusi Energi. Pengembangan inovasi baterai litium ‘Merah Putih’ berbasis sumber daya lokal yang mempunyai keunggulan dapat diproduksi massal, proses pengisian cepat, awet dan memiliki voltase tinggi.

Bahan baku baterai litiumdiambil dari beberapa wilayah Indonesia seperti Laut Jawa, Trenggalek, Kalimantan dan Sulawesi. Pengembangan nanoteknologi dalam baterai Merah Putih ini diharapkan mampu menjawab tantangan kebutuhan energi baru masa depan, dan meningkatkan peran Indonesia di pasar dunia baterai litium.

Baca Juga : 4 Jurusan Teknik yang Tempatnya Cuma Satu di Indonesia

Share:

0 Komentar

Related Article