Opini

Etika Dalam Bisnis di Era Digital

Etika berasal dari bahasa yunani Ethos adalah adat istiadat. Hal ini berkaitan erat dengan kebiasaan hidup yang baik pada diri seseorang maupun masyarakat atau kelompok.

Mawarni23 Oktober 2022

Etika berasal dari bahasa yunani Ethos adalah adat istiadat. Hal ini berkaitan erat dengan kebiasaan hidup seseorang.

Pada prinsipnya etika berbeda dengan hukum. Apabila melanggar hukum maka sanksinya pidana atau perdata sedangkan melanggar etika mendapatkan sanksi moral semata.

Namun, dalam pertumbuhannya etika sangat berpengaruh di kehidupan manusia. Etika mengajarkan bagaimana manusia berorientasi dalam menjalani hidupnya.

Etika membantu manusia untuk bersikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Hal perlu dipahami adalah etika dapat diterapkan dalam berbagai aspek.

Pada Era Globalisasi, perkembangan teknologi dan informasi sering kali tidak memperhatikan etika lagi. Hal ini mengakibatkan banyaknya permasalahan terkait perkembangan teknologi dan informasi di dalam dunia bisnis.

Selain hukum, dunia bisnis juga memerlukan etika di dalamnya. Mengapa demikian ? sebab etika dalam bisnis mengajarkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam sebuah bisnis.

Bisnis yang memperhatikan etika bisa jadi akan mendapatkan keuntungan jangka panjang. Dengan kata lain, dalam melakukan bisnis kita harus selalu memperhatikan etika dan moral yang berlaku di masyarakat.

Etika dalam Transaksi E -Commerce

Perkembangan teknologi menjadikan orang lebih kreatif dan inovatif dalam melakukan bisnis. Hal ini dibuktikan dengan adanya E-commerce, dimana dalam melakukan jual beli secara online. Kita dapat membeli barang yang dibutuhkan dimanapun dan kapanpun itu.

Kemajuan teknologi saat ini, memacu perkembangan dalam dinamika kehidupan bermasyarakat. Hadirnya teknologi terbaru memudahkan masyarakat dalam melakukan atau menjalankan aktifitasnya. E-commerce hadir sebagai salah satu strategi perdagangan terbaru.

Teknologi seringkali disalahgunakan oleh pihak tertentu untuk mendapat keuntungan dan tidak bertanggung jawab. Tindakan tersebut mengarah pada suatu bentuk kejahatan yaitu penipuan.

Penipuan ini dilakukan berawal dari kebiasaan pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya. Maka dari itu melakukan bisnis harus usaha mendapatkan kepercayaan dari konsumen yang bertransaksi e-commerce.

Kepercayaan adalah modal utama dalam melakukan transaksi e-commerce karena perdagangan dilakukan tidak bertemu langsung antara penjual dan pembeli.

Berikut ini adalah prinsip etika bisnis menurut keraf diantaranya adalah :

1. Prinsip otonomi

Sikap dan kemampuan manusia untuk bertindak berdasarkan kesadarannya sendiri. Dengan bertindak secara otonom seseorang akan bertanggung jawab dan bebas dalam menentukan keputusannya.

2. Prinsip kejujuran

Prinsip ini sangat penting dalam etika bisnis untuk menjamin kegiatan bisnis jangka panjang.

3. Prinsip berbuat baik (beneficence) dan tidak berbuat jahat (non maleficence)

Prinsip ini merupakan sikap moral untuk bertindak baik kepada seseorang.

4. Prinsip keadilan

Prinsip ini menuntut bahwa dalam melakukan hubungan bisnis, seseorang memperlakukan orang sesuai haknya.

5. Prinsip menghormati diri sendiri

Dalam prinsip ini, seseorang harus menghargai diri sendiri dalam melakukan hubungan bisnis dan memperlakukan dirinya sebagai pribadi yang memiliki nilai sama.
 

Share:

0 Komentar