Pengetahuan

5 Fakta Menarik Tentang Mobil Listrik

Mobil listrik merupakan teknologi ramah lingkungan yang menarik untuk dipelajari karena akan banyak fakta menarik yang bisa diperoleh. Berikut adalah fakta-fakta menariknya.

Pada akhir abad 21 teknologi mobil listrik semakin berkembang dan marak diperbincangkan. Hal ini dikarenakan harga minyak yang semakin melambung tinggi dan kesadaran masyarakat akan dampak polusi yang ditimbulkan ketika masih menggunakan mobil bensin.

fakta tentang mobil listrik
Ilustrasi Mobil Ramah Lingkungan (freepik.com/macrovector)

Mobil listrik sendiri merupakan mobil menggunakan motor listrik sebagia penggeraknya, dan memanfaatkan energi listrik sebagai sumber dayanya. Energi listrik ini didapat dari hasil pengisian daya (charge) dan tersimpan dalam baterai. Dengan teknologi yang sedang berkembang setidaknya ada 5 fakta menarik tentang mobil listrik yang harus diketahui, berikut ulasannya :

1. 4 Tipe Mobil Listrik

Pada umunya sumber tenaga mobil listrik berasal dari energi listrik, namun faktanya mobil listrik dibagi menjadi 4 tipe berdasarkan teknologi mesinnya. Berikut adalah ulasannya :

  • Hybrid Electric Vehicle (HEV)

Tipe ini merupakan perpaduan dari motor bakar dengan motor listrik sehingga bahan bakar minyak pada mobil tipe ini masih dibutuhkan, sedangkan motor listriknya mendapat suplai energi llistrik dari baterai. Beberapa pabrikan mobil yang sudah menggunakan teknologi Regenerative Braking yakni sebuah sistem pengisian daya baterai dengan memanfaatkan energi kinetik yang dihasilkan dari deselerasi mobil ketika berjalan.

  • Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)

Pada tipe ini mobil masih memadukan teknologi motor bakar dan motor listrik, yang membedakannya adalah energi listrik bisa di-recharge melalui sebuah soket/colokan yang ada di mobil.

  • Battery Electric Vehicle (BEV)

Tipe ini sudah meninggalkan teknologi motor bakar yang ada dengan sistem penggeraknya digerakkan oleh motor listrik sepenuhnya. Energi listrik yang digunakan berasal dari baterai yang bisa di-recharge baik dari colokan rumah/stasiun pengisian listrik umum.

  • Full Cell Electric Vehicle (FCEV)

​​​​​​​Pada tipe ini mobil mengusung teknologi energi yang dihasilkan dari sel bahan bakar yang berasal dari reaksi kimia hydrogen dengan oksigen untuk menghasilkan energi listrik yang digunakan untuk penggerak motor listrik.

2. Sumber Tenaga dari Baterai

Mobil listrik menggunakan baterai sebagai media penyimpanan energi listriknya. Berdasarkan yang ada di pasaran, dikutip dari beberapa jenis baterai yang ada saat ini dan berikut adalah detailnya :

  • Lithium-Ion (Li-On)

​​​​​​​Baterai jenis ini paling banyak ditemui dipasaran alasannya karena baterai ini memiliki keunggulan dibanding jenis baterai yang lain diantaranya mudah didapat, efisien, temperature lebih terjaga, dapat di-recharge. Baterai jenis ini biasanya digunakan pada mobil listrik dengan mesin bertipe BEV karena pada tipe ini mobil hanya menggunakan motor listrik saja yang membuat baterai menjadi satu-satunya penyuplai energi.

  • Nickel-Metal Hybrid (NiMH)

​​​​​​​Baterai ini lebih banyak digunakan pada mobil listrik bertipe HEV karena jenis baterai ini tidak bisa di-recharge dari luar sistem. Pengisiannya mengandalkan putaran mesin, roda dan regenerative braking. Masa hidupnya memang lebih lama dibanding baterai jenis Li-On dan SLA, namun baterai ini harganya relative lebih mahal dan menghasilkan temperature yang lebih tinggi juga.

  • Lead Acid (SLA)

​​​​​​​Baterai ini harganya relatif lebih murah namun kalah dalam hal kapasitas dan bobot nya yang lebih berat. Penggunaan baterai jenis ini bisa ditemukan hanya pada kendaraan komersial sebagai sistem penyimpanan cadangan.

  • Ultracapacitor

​​​​​​​Baterai jenis ini juga masih digunakan untuk penyimpanan cadangan karena dapat membantu baterai primer meningkatkan bebannya sehingga memberikan daya ekstra saat kendaraan saat akselerasi dan regenerative braking.

  • ZEBRA (Zero Emissions Batteries Research Activity)

​​​​​​​Baterai jenis ini cocok untuk digunakan pada baterai yang berkapasitas besar sehingga beroperasi pada suhu yang tinggi dan memerlukan pemanasan awal hingga suhu 270º C. Namun baterai jenis ini lebih aman karena dari sodium sulfir dan siklus hidupnya juga tinggi.

3. Harga Relatif Mahal

Meskipun memiliki berbagai macam kelebihan dan keuntungan nyatanya mobil listrik memiliki harga yang relatif lebih tinggi dibandingkan mobil yang menggunakan mesin pembakaran dalam (bensin). Penyebabnya karena mahalnya harga baterai yang ada di pasaran. Masalah ini membuat negara-negara yang ada di dunia sedang fokus melakukan pengembangan pada sektor produksi dan operasi untuk memangkas biaya porduksi supaya harganya jauh lebih murah. 

4. Banyak Keuntungan

Keuntungan utama menggunakan mobil listrik ini adalah jauh lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang dan dapat mengurangi efek rumah kaca yang ada di lingkungan sekitar. Sektor ekonomi juga merasakan dampaknya karena mobil listrik ini tidak menggunakan bahan bakar fosil sehingga harga minyak dunia dapat turun. Karena kenaikan harga minyak bumi yang melonjak dapat berimbas pada terpukulnya perekonomian negara maju dan menghambat pertumbuhan ekonomi pada negara berkembang.

5. Teknologi yang Sedang Berkembang

Pemerintah Indonesia saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan perkembangan pada sektor industri dan operasi agar mobil listrik dapat diproduksi secara masal dan mengatasi berbagai kendala pada mobil listrik. Beberapa kerja sama pun dilakukan untuk kepentingan pengembangan mobil listrik diantaranya adalah pada sektor produksi baterai yang digunakan mobil listrik sebagai media penyimpanan.

Indonesia sendiri memiliki potensi sebagai produsen baterai karena memiliki cadangan nikel terbesar di dunia. Nikel merupakan bahan baku utama dalam pembuatan baterai.

Hal ini diharapkan bisa menarik minat investor untuk berinvestasi sehingga dapat menguntungkan secara finansial dan juga dapat membuka jalan untuk mempelajari teknologinya (alih teknologi).

Demikian ulasan tentang 5 fakta menarik tentang mobil listrik yang saat ini sedang marak dikembangkan oleh beberapa negara salah satunya di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat, like jika kalian suka dan komen untuk ide artikel berikutnya. Terima Kasih.

Share:

0 Komentar