Aspal beton merupakan salah satu jenis material konstruksi yang berasal dari hasil pencampuran agregat halus, agregat kasar, dan bahan filler. Pada aspal beton juga dikombinasikan dengan pengikatan aspal yang bersuhu tinggi sampai menghasilkan panas tingkat tinggi. Aspal beton ini sering dikenal dengan istilah hotmix, concrete asphalt, dan flexible pavement.
Aspal beton menjadi salah satu solusi utama yang digunakan pada konstruksi pembangunan jalan raya, lapangan olahraga, landasan bandara, dan area parkir. Aspal beton pertama kali dikembangkan pada akhir abad ke -19 oleh insinyur dari Belgia yang bernama Edward J. de Smedt. Pada artikel ini akan dijelaskan lebih lanjut tentang aspal beton dan fakta uniknya secara lengkap. Yuk, simak!
Fungsi Aspal Beton
Secara umum, aspal beton berfungsi sebagai lapis pondasi yang bertujuan agar aspal pada jalan raya tidak mudah terkelupas dan rusak. Sehingga, jalan raya lebih kuat dan tahan lama karena memiliki struktur penyusun yang sangat kokoh. Selain itu, aspal beton juga berfungsi sebagai lapisan permukaan aspal yang bisa bertahan terhadap berbagai cuaca maupun tekanan beban.
Bahkan, aspal beton juga bisa melindungi lapisan aspal di bagian bawahnya sehingga aspal lebih tahan dalam menampung udara dan tidak mudah untuk terkikis. Aspal beton juga digunakan sebagai lapisan pembentuk pondasi untuk meningkatkan pemeliharaan jalan raya secara efektif.
Bahan Campuran Aspal Beton
Ada beberapa jenis bahan-bahan yang biasanya digunakan sebagai campuran untuk membuat aspal beton, diantaranya sebagai berikut ini.
1. Asphalt Treated Base (ATB)
Bahan campuran ATB ini biasanya diberikan dengan ketebalan minimal 5 cm pada aspal beton. Bahan ATB ini berfungsi sebagai lapisan pondasi paling atas pada jalan aspal lalu lintas berat atau tinggi yaitu jalan raya utama.
2. Binder Course (BC)
Bahan BC ini merupakan bahan campuran yang diberikan pada aspal beton dengan ketebalan minimal 4 cm. Binder Course ini bermanfaat sebagai lapisan kedua sebelum bahan Wearing Course diberikan.
3. Hot Roller Sheet (HRS)
Bahan HRS ini sering disebut dengan Lataston yaitu bahan campuran aspal beton yang diberikan dengan ketebalan minimal 4 cm. HRS ini berfungsi sebagai lapisan permukaan lapisan paling atas pada konstruksi jalanan.
4. Fine Grade (FG)
Bahan campuran aspal beton yang diberikan untuk pembuatan jalan di lingkungan sekitar perumahan yaitu Fine Grade (FG). Untuk bahan campuran aspal beton ini biasanya tidak diberikan sebanyak pada konstruksi aspal beton di jalan raya utama. Fine Grade ini akan diberikan dengan ketebalan minimal 3 cm.
Keunggulan Aspal Beton
Terdapat beberapa kelebihan yang diberikan oleh aspal beton. Tidak heran jika aspal yang satu ini sangat populer untuk proyek industri konstruksi jalan. Berikut ini keunggulan yang diberikan oleh aspal beton.
1. Tahan Air
Salah satu kelebihan dari aspal beton yaitu tahan air dan kedap udara. Hal ini karena terdapat kandungan bitumen pada aspal beton. Sehingga, tidak mudah tergerus dan retak apabila terjadi pembekuan atau pelebaran.
2. Lebih Cepat Kering
Aspal beton lebih cepat kering sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan proses pengaspalan. Dalam hal ini, aspal beton yang sudah kering bisa dilewati oleh kendaraan yang ringan lebih dulu. Proses pengerjaannya juga lebih cepat yang menjadikannya lebih efisien terhadap penggunaan waktu.
3. Tahan Lama digunakan
Aspal beton mempunyai umur pakai yang lebih panjang. Aspal beton ini bisa menahan beban dengan baik khususnya ketika dilalui oleh kendaraan yang berat. Hal ini karena strukturnya terdiri atas beberapa campuran sehingga mampu menahan beban berat dengan baik. Tentunya, tidak mudah amblas jika terjadi patahan atau retakan.
4. Anti Bising
Aspal beton memiliki kemampuan dalam meredam suara yang sangat baik. Hal ini tentu dapat mengurangi tingkat kebisingan lalu lintas khususnya pada kawasan perkotaan atau ketika terjadi kecelakaan. Sehingga, pengguna jalan tetap nyaman dalam berkendara.
5. Perawatannya Cenderung Mudah
Perawatan pada aspal beton tidaklah sulit dan tergolong mudah. Apabila terdapat lubang jalan maka bisa langsung dilakukan penambalan. Sehingga, tidak perlu memperbaiki keseluruhan jalanan. Dalam hal ini hanya perlu memperhatikan komposisi penambalan jalan agar tetap aman dan nyaman untuk pengendara yang melintasinya.
Aplikasi Aspal Beton
Secara umum, aspal beton ini sering diaplikasikan untuk konstruksi jalan raya utama agar menghasilkan permukaan jalan yang tahan lama dan halus. Selain itu, aspal beton juga digunakan untuk landasan pacu bandara untuk memberikan kekuatan dan ketahanan jangka panjang di kawasan landasan pacu pesawat.
Aspal beton juga diaplikasikan pada pembuatan kawasan parkir agar dalam perawatannya jauh lebih mudah dan lebih tahan lama. Tidak hanya itu saja, aspal beton ini bisa ditemukan pada jalur sepeda untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna sepeda. Bahkan, untuk membangun lapangan olahraga juga digunakan aspal beton agar permukaannya lebih tahan lama.
Kesimpulan
Demikianlah, penjelasan dari aspal beton mulai dari fungsi, bahan campuran, kelebihan, hingga aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Pada dasarnya, aspal beton menjadi salah satu rekayasa teknik yang memberikan manfaat tersendiri bagi pembangunan infrastruktur jalan. Sehingga, diperoleh keamanan, kekuatan, dan kenyamanan jangka panjang.
Nah, kalau ingin belajar lebih mengenai bidang teknik bisa langsung mengikuti program unggulan yang ada di website Anak Teknik sekarang juga! Selain itu, sudah ada berbagai artikel pilihan yang menjelaskan seputar ilmu keteknikan dengan lengkap.
0 Komentar
Artikel Terkait







