Kalau pada umumnya hutan berisi pepohonan hijau yang sejuk dan asri, berbeda dengan hutan batu Shilin di China ini. Hutan ini berisi sekumpulan batuan karst yang unik dan menciptakan kesan magis bagi wisatawan.
Berkat keistimewaannya tersebut, pada tahun 2007 hutan ini menjadi salah satu warisan UNESCO yang sangat berharga. Yuk, jelajahi keindahan fenomena hutan batu ini melalui penjelasan sebagai berikut!
Lokasi Hutan Batu Shilin
Hutan batu Shilin ini berlokasi di Provinsi Yunnan, Kabupaten Otonomi Shilin Yi, China. Berjarak 120 km dari Kunming dengan luas sekitar 500 km2. Hutan ini tersusun atas formasi batu kapur dengan keanekaragaman batuan berukuran besar dan kecil.
Terbentuknya Hutan Batu Shilin
Proses pembentukan hutan batu Shilin ini membutuhkan waktu yang sangat lama yaitu sekitar 270 tahun yang lalu. Tepatnya, pada periode Permian yang dahulunya merupakan laut dangkal. Seiring berjalannya waktu, wilayah ini mengalami proses pengangkatan atau uplift. Aktivitas ini juga diikuti dengan proses erosi oleh tenaga angin dan air secara konstan.
Lama-kelamaan batuan sedimen yang mengendap di dasar laut kemudian membentuk lapisan formasi batu kapur. Dengan bantuan erosi alami tersebut menyebabkan terbentuknya hamparan hutan batu kapur dengan pilar-pilar batuan yang meruncing tajam dan menjulang tinggi.
Formasi batuan ini memiliki bentuk yang unik yaitu menyerupai pohon yang membatu. Tentu saja, pemandangan ini menciptakan pemandangan yang spektakuler. Tidak heran jika banyak wisatawan yang terpukau akan pesona hutan batu ini. Secara umum, batu-batu yang ada di hutan ini seperti stalagmit yang muncul dari dalam tanah.
Para ahli geologi menjelaskan jika pembentukan pilar batuan kapur yang bergerigi dengan ujung runcing ini berasal dari formasi mineral. Tanpa disadari, formasi mineral yang terendam di dalam air ini secara perlahan larut ketika terlalu sering terpapar udara. Bagian puncaknya terbentuk dari susunan pelebaran pori-pori batuan yang mengalami disolusi.
Seluruh batuan yang terdapat di hutan batu Shilin ini tersusun dari batuan karbonat dari periode Devonian, Karbon, dan Permian. Batuan karbonat ini merupakan jenis batuan sedimen yang berasal dari endapan mineral-mineral karbonat. Salah satunya endapan mineral kalsium karbonat (CaCo3).
Daya Tarik Hutan Batu Shilin
Berkat kepopulerannya, hutan batu Shilin ini mendapatkan julukan tersendiri yaitu Stone Forest. Hutan batu ini memberikan pemandangan yang luar biasa istimewa dengan kehadiran pilar-pilar batuan kapur. Hutan ini memuat formasi batuan kapur paling tinggi dengan ketinggian mencapai 30 m. Sementara itu, untuk formasi batuan kapur yang paling rendah memiliki ketinggian 20 m.
Para wisatawan yang berkunjung ke sini, tidak hanya bisa menikmati atmosfer yang berbeda dari hutan batu Shilin saja. Namun, bisa menyusuri jalan-jalan batu yang nyaman dan tidak kalah indah. Selain itu, terdapat objek wisata lainnya yang berdekatan dan menarik untuk dikunjungi. Seperti Hutan Batu Bawah Tanah, Danau Long Lake, hingga menyaksikan Festival Obor tradisional yang menyenangkan.
Hutan batu Shilin ini memiliki bentang alam dengan formasi batuan yang bentuknya aneh. Mulai dari menyerupai pedang yang menembus ke arah langit hingga berbentuk seperti hewan atau sosok manusia. Keanehan inilah yang membuat pengunjung merasakan sensasi mistis selama berwisata.
Kesimpulan
Sejatinya, hutan batu Shilin merupakan keajaiban landskap geomorfologi dengan formasi geologi yang rumit. Namun, memberikan sentuhan keindahan yang abadi mengikuti perkembangan zaman.
Ingin mengeksplorasi perkembangan ilmu teknik dan mahakarya teknik terbaru? Yuk, ikuti terus perkembangannya melalui website resmi anakteknik yang selalu memberikan pengetahuan terbaru!
0 Komentar
Artikel Terkait







