Opini

Matemacinta, Belajar Mencintai dengan Matematika

Pernahkah anda berpikir apa hubungan antara matematika dengan kehidupan sehari-hari? Kebanyakan orang akan memikirkan Facebook dan Algoritma, tapi apa jadinya kalau hubungannya ada dengan cinta?

Vincent Leonhart Setiawan9 Juni 2021

Pernah gak berpikir kalau sebenarnya hidup kita ini sangatlah mirip dengan satu bagian dalam matematika yang kita kenal sebagai asimptot? Sepertinya jarang ya yang berpikir seperti demikian. Tetapi menurut saya, matematika, terkhususnya asimptot sangatlah relate dengan kehidupan kita sehari-hari. Hidup kita terkhususnya kehidupan percintaan sangatlah relate dengan konsep asimptot ini. 

Sebelum kita masuk lebih dalam kita seharusnya mencari tahu dahulu apa itu asimptot? Menurut situs mathisfun.com, asimptot adalah line that a curve approaches. Atau dengan kata lain, asimptot adalah suatu garis yang didekati suatu kurva namun kurva tersebut tidak pernah mengenai garis tersebut. Asimtot sendiri dapat dicari dengan menggunakan konsep limit. 

Nah sesudah mengetahui definisi dari asimptot tersebut, kita sebenarnya sudah dapat melihat apa sih sebenarnya korelasi antara asimptot dengan percintaan. Yap, bahwa terkadang dalam dunia percintaan terjadi hubungan yang seperti asimptot ini. Kamu udah suka si dia, tapi si dianya gak pernah mau untukn didekati sama kamu. Maka kamu harus tidak akan pernah mencapai si dia. 

Menyedihkan bukan?

Akan tetapi, asimptot ini sebenarnya bergantung kepada jenis dari fungsi tersebut. Maka, ini pun bisa kita cocok-cocokkan dengan hubungan percintaan antara kamu dengan si dia. Yang kamu harus lakukan adalah mencari fungsi lain yang tidak menjadikan kamu sebagai suatu garis asimptot. Atau dengan kata lain, mungkin si dia memang tidak cocok dengan kamu, namun kamu memiliki hak untuk mencari wanita/lelaki lain yang bisa membuat kamu bertemu dengannya di satu titik. 

Tetapi, kalau menjadi asimptot sih masih jauh lebih baik daripada fungsi yang satu lagi, yaitu fungsi sejajar. Kalau kamu sudah menjadi fungsi sejajar, wah ini sih udah gak ada obatnya. Karena, mau gimanapun juga kamu gak akan pernah bertemu dengan si dia, bahkan mendekat saja tidak. Alias, kamu sebenarnya sudah ditolak mentah-mentah dari awal. Tidak akan ada kesempatan deh antara kamu dengan si dia.

Nah, gimana? Mulai terlihat kan kalau sebenarnya antara matematika dengan kehidupan manusia itu ada hubungannya, terutama di dalam dunia percintaan. So, gimana, makin tertarik gak kamu sebagai engineer  untuk belajar matematika lebih dalam. Siapa tahu setelah kamu belajar matematika, kamu bisa tersadar kalau kamu dengan si dia sebenarnya adalah hubungan antara sebuah fungsi dengan garis asimptotnya. Siapa tahu juga kan setelah belajar matematika kamu malah dapet pencerahan-pencerahan lainnya soal kehidupan. 

Share:

0 Komentar