Pengetahuan

Ada Perpindahan Energi Panas Dibalik Daging Panggang yang Matang

Belajar asik mengenai perpindahan energi panas dari proses memanggang daging.

Zia Al-haq Ash-shaleh20 Juli 2021

Idul Adha, atau lebih dikenal dengan isitlah Hari Raya Qurban, selalu identik dengan makanan olahan dari daging. Salah satu cara memasak daging paling populer adalah dipanggang diatas bara. Sobat Teknik penasaran ngga sih kenapa daging dapat matang ketika dipanggang diatas bara? Proses apa yang terjadi selama daging dipanggang? 

daging qurban idul adha
seuramoeaceh.com

Hal tersebut dapat dipahami menggunakan materi pelajaran sekolah menengah mengenai Proses Perpindahan Panas. Sedikit mengingat, Teori Perpindahan Panas adalah ilmu yang digunakan untuk memperkirakan perpindahan energi berupa panas (kalor) akibat dari adanya perbedaan suhu diantara dua benda atau material (J.P. Holman, 1994). Secara umum, mekanisme perpindahan energi panas terbagi menjadi tiga yaitu, konduksi, konveksi, dan radiasi. 

1. Perpindahan Panas Secara Konduksi

Konduksi merupakan perpindahan kalor dari daerah yang bertemperatur tinggi menuju daerah bertemperatur rendah dalam satu benda atau fluida diam. Konduksi juga bisa terjadi antar benda yang bersinggungan langsung. 

Perpindahan panas ini disebabkan oleh molekul benda yang bertemperatur tinggi bergetar lebih cepat dibandingkan molekul benda betemperatur lebih rendah. Getaran ini diteruskan ke molekul disekelilingnya sehingga menyebabkan perpindahan panas disekelilingnya. Dilain sisi, molekul dari benda yang dilalui oleh energi panas tersebut tidak ikut berpindah secara fisik dan hanya menjadi perantara perpindahan panas.

2. Perpindahan Panas Secara Konveksi

Konveksi adalah perpindahan panas yang terjadi pada suatu benda menuju benda lain disertai dengan perpindahan molekul benda tersebut secara fisik. Konveksi dapat terjadi karena molekul benda yang bertemperatur tinggi mengalir menuju molekul benda yang bertemperatur lebih rendah sehingga terjadi perpindahan kalor melalui perpindahan massa.

Pada umumnya konveksi terjadi pada benda padat terhadap benda cair ataupun gas, sehingga persamaan perpindahan panas secara konveksi dapat dirumuskan sebagai berikut: 

 

Berdasarkan persamaan tersebut, Sobat Teknik dapat mengetahui bahwa perpindahan panas secara konveksi dipengaruhi dan berbanding lurus dengan koefisien perpindahan panas lokal (h), luas permukaan benda (A), dan perbedaan temperatur antara benda dengan fluida disekelilingnya (Tw-T).   

Aliran fluida pada perpindahan panas konveksi dapat terjadi secara alami maupun akibat gaya luar yang bekerja. Apabila terjadi secara alami disebut sebagai Natural Convection.

Jenis ini fluida mengalir secara alami karena adanya perbedaan temperatur sehingga mengakibatkan perbedaan massa jenis. Adapun yang fluida yang mengalir karena adanya gaya yang bekerja dari luar maka disebut sebagai Forced Convection. Contoh gaya luar ini adalah kipas, pompa dan lain sebagainya.

3. Perpindahan Panas Secara Radiasi 

Perpindahan panas secara radiasi terjadi ketika panas berpindah dari suatu benda menuju benda lain tanpa media perantara. Radiasi dapat bekerja pada kondisi ruang hampa. Hal ini yang membedakan radiasi dengan konduksi dan konveksi, dimana radiasi tidak membutuhkan media perantara untuk memindahkan energi panas.

Radiasi memancarkan energinya dalam bentuk gelombang elektromagnetik ataupun partikel menuju segala arah. Apabila energi radiasi mengenai suatu benda maka energi radiasi akan terbagi menjadi tiga yaitu sebagian dipantulkan, sebagian diserap dan sebagian lagi diteruskan. Contoh sehari-hari yang dapat Sobat Teknik temukan adalah pancaran sinar matahari yang mengenai kulit tubuh akan terasa hangat hingga panas. 

Bagaimana penjelasan diatas? Kira kira kalau daging yang dipanggang diatas bara arang dapat matang itu perpindahan panas jenis apa ya? Tulis jawabanmu di kolom komentar!        

 

Share:

0 Komentar